Suara.com - Komika Arafah Rianti belum lama ini ditegur oleh beberapa tetangganya karena persoalan parkir. Belakangan, dia tahu persoalan parkir sempat dibahas di grup WhatsApp (WA) penghuni kompleks.
Arafah mengaku tak mengetahuinya sampai dia kemudian ditegur, lantaran tak ada di grup WA tersebut.
"Sebelumnya ada (bahas parkiran) karena gara-gara aku nggak masuk grup jadi nggak tahu," kata Arafah saat menjadi bintang tamu Rumpi belum lama ini.
Arafah bukan tanpa alasan tak masuk grup WA. Alasan pertama, isi grup tersebut hampir semua bapak-bapak.
"Di grup itu, isinya bapak-bapak yang pertama," ujar Arafah.
Arafah juga bukan tipikal orang yang suka memiliki grup WA. "Aku tidak sepeduli itu dengan grup-grup WA yang share misalnya, aku nggak tahu bapak-bapak nge-share apaan," ujar Arafah.
Untuk mengatasi hal tersebut, Arafah memasukan nomor telepon manajernya di grup tersebut.
"Ya udah kalau nggak merasa nyaman, bawa manajer ke situ," katanya.
"Jadi yang tahu apa pun dari manajer. Aku masuk grup benar-benar pasif banget," ujarnya lagi.
Baca Juga: Arafah Rianti Sebut Tetangga Sempat Melarang Parkir Mobil di Depan Rumah
Sebelumnya, Arafah membagikan kabar dia dilabrak oleh lima orang lelaki tetangganya. Semula, dia cuma mengaku ditegur karena punya tiga mobil.
Belakangan terungkap, teguran tersebut karena Arafah memarkir mobil sembarangan di depan rumah. Tetangga merasa terganggu.
Tapi kini, persoalan tersebut sudah diselesaikan secara baik-baik. Arafah mengambil pelajaran dari maalah ini.
Satu mobil yang tak bisa diparkir di dalam carport sekarang dibawa ke rumah satunya di Depok.
Berita Terkait
-
Arafah Rianti Sebut Tetangga Sempat Melarang Parkir Mobil di Depan Rumah
-
Sudah Berdamai, Ini Klarifikasi Arafah Rianti usai Dilabrak Tetangga Gegara Parkir Sembarangan
-
9 Potret Rumah Arafah Rianti, Benarkah Tak Punya Garasi Mobil?
-
Penampakan Rumah Elit Arafah Rianti, Diamuk Tetangga karena Parkir Sembarangan
-
Bikin Tetangga Ngamuk, Arafah Rianti Bisa Terancam 2 Bulan Penjara karena Parkir Mobil Sembarangan
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis