Istri jurnalis Merdeka.com yang hilang kontak, Arie Basuki, Yanti, menangis usai pertemuan dengan tim SAR gabungan di Carita, Pandeglang, Banten, Kamis (17/9/2026). [ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/kye]
Istri jurnalis Merdeka.com yang hilang kontak, Arie Basuki, Yanti (kiri), dan istri jurnalis iNews, Yudistiro Pranoto, Rodiah Nasution (kanan), menangis usai pertemuan dengan tim SAR gabungan di Carita, Pandeglang, Banten, Kamis (17/9/2026). [ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/kye]
Istri jurnalis ANTARA yang hilang kontak, M Bagus Khoirunas, Desi Purnama Sari (kiri); istri jurnalis Merdeka.com, Arie Basuki, Yanti (tengah); dan istri jurnalis iNews, Yudistiro Pranoto, Rodiah Nasution (kanan), menangis usai pertemuan dengan tim SAR gabungan di Carita, Pandeglang, Banten, Kamis (17/9/2026). [ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/kye]
Istri jurnalis ANTARA yang hilang kontak, M Bagus Khoirunas, Desi Purnama Sari (kiri); istri jurnalis Merdeka.com, Arie Basuki, Yanti (tengah); dan istri jurnalis iNews, Yudistiro Pranoto, Rodiah Nasution (kanan), menangis usai pertemuan dengan tim SAR gabungan di Carita, Pandeglang, Banten, Kamis (17/9/2026). [ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/kye]
Istri jurnalis ANTARA yang hilang kontak, M Bagus Khoirunas, Desi Purnama Sari (tengah), menangis dalam pelukan kerabatnya didampingi istri jurnalis Merdeka.com, Arie Basuki, Yanti (kanan), usai pertemuan dengan tim SAR gabungan di Carita, Pandeglang, Banten, Kamis (17/9/2026). [ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/kye]
Suara.com - Istri jurnalis Merdeka.com yang hilang kontak, Arie Basuki, Yanti, menangis usai pertemuan dengan tim SAR gabungan di Carita, Pandeglang, Banten, Kamis (17/9/2026).
Keluarga para Jurnalis dan awak kapal larut dalam kesedihan setelah mendapat penjelasan dari tim SAR terkait berakhirnya pencarian lima jurnalis dan tiga awak KM Arupadatu I.
Tim SAR gabungan resmi menghentikan operasi pencarian dan pertolongan (SAR) terhadap rombongan jurnalis dan awak kapal cepat KM Arupadatu I yang hilang kontak saat meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda.
Selama 10 hari, tim SAR gabungan menyisir perairan Selat Sunda melalui jalur laut dan udara. Pencarian melibatkan 24 kapal yang dibagi ke 10 sektor dengan cakupan wilayah mencapai 8.509 mil laut persegi.
Meski operasi resmi dihentikan, pemantauan terhadap delapan orang tetap dilakukan. Pencarian dapat kembali dibuka jika muncul informasi atau temuan baru terkait keberadaan lima jurnalis dan tiga awak KM Arupadatu I.[ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/kye]