Suara.com - Uya Kuya memberi tanggapan mengenai Komedian Komeng yang sempat protes ditempatkan di Komite II yang cenderung memperhatikan bidang pertanian.
Uya Kuya mengaku kasihan setelah tahu Komeng di tempatkan di Komite II. Menurutnya, sejak lelaki berdarah Betawi itu terpilih sebagai anggota DPD, dia berharap ditempatkan di Komite III yang membidangi seni dan budaya.
"Menurut saya sih kasihan juga. Karena saya pernah ngomong kita temen-temen di DPR Ri akan bantu dan support untuk mewujudkan hal tersebut (Hari Komedi Nasional)," ungkap Uya Kuya seperti dikutip di YouTube InsertLive.
Sebagai seorang artis dan seniman, Komeng ingin mewujudkan adanya Hari Komedi Nasional.
"Dia (Komeng) berharap masuk ke komite di DPD yang berhubungan dengan kesenian. Tapi dia ditaruh di pertanian," sambung Uya.
Keinginan Komeng ingin mewujudkan Hari Komedi Nasional diungkapnya langsung ke Uya Kuya melalui telepon.
"Komeng sempet nelpon aku, untuk bantu bahwa dia ingin ada hari Komedi Nasional di Indonesia," tutur Uya Kuya.
Uya Kuya mengaku merasakan rasa kecewa seorang Komeng.
"Saya merasakan kekecewaan Komeng. Intinya bang Komeng ingin menunjukan artis di DPR itu punya idealisme, punya sikap," terang Uya.
Baca Juga: Dikritik Bikin Konten Negatif setelah Jadi Anggota Dewan, Uya Kuya Muak Jadi Orang Munafik
Sebelumnya, dalam rapat paripurna ke-6 masa sidang I TMS 2024/2025 pada Kamis (10/10/2024), anggota DPD Alfiansyah Komeng, mengajukan protes kepada Ketua DPD RI, Sultan B. Najamudin, terkait penugasannya di Komite II.
Saat itu komedian yang memiliki anak kembar itu merasa Komite tersebut dianggap tidak sesuai dengan minat dan keahliannya.
Komeng juga menyampaikan harapannya untuk ditugaskan di Komite III, yang lebih relevan dengan bidang yang dia kuasai, yaitu seni dan kebudayaan.
Komeng juga mengaku bingung hingga minta arahan pada pimpinan soal cara memperdalam pengetahuannya terkait tugas yang diamanahkan padanya di komite tersebut.
"Nah tadi kan pimpinan bilang itu harus mempelajari cepat. Pimpinan bisa mengarahkan saya, saya harus belajar ke mana? Nah itu. Terima kasih pimpinan," pinta Komeng dalam rapat tersebut.
Berita Terkait
-
Dikritik Bikin Konten Negatif setelah Jadi Anggota Dewan, Uya Kuya Muak Jadi Orang Munafik
-
Gaya Komeng Bacakan Hasil Reses Mirip Penyiar Radio, Undang Gelak Tawa Peserta Sidang Paripurna
-
Pergi ke Gedung DPR Naik Mobil Klasik, Uya Kuya: Dari Dulu Gue Doyan Mobil Tua
-
Dituding Belum Lengkap Melapor Harta Benda ke LHKPN, Uya Kuya Beri Klarifikasi Menohok
-
Jadi Anggota DPR, Uya Kuya Bakal Ganti Gaya Rambut Sebulan Sekali
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga