Suara.com - Inul Daratista mengubah kebijakan kantor Inul Vizta di kawasan Sunter, Jakarta usai barang-barang inventaris raib di tangan salah satu office boy (OB) bernama Leon Tada.
Kini, Inul Daratista tak lagi mengizinkan OB atau karyawan lain menginap di kantor, seperti yang sebelumnya dilakukan Leon Tada.
“OB dan kawan-kawan, setelah bersih dan karyawan pulang, semua juga harus pulang,” ungkap Inul Daratista di kawasan Tendean, Jakarta baru-baru ini.
Sama seperti perkantoran atau tempat usaha pada umumnya, Inul Daratista cuma mengizinkan petugas keamanan untuk berjaga malam sampai berganti hari.
“Yang sisa cuma satpam aja,” tutur Inul Daratista.
Kebijakan yang kini diterapkan Inul Daratista sebenarnya sudah berlaku sejak lama. Namun, Leon Tada sempat diberi kelonggaran karena Inul percaya sang OB tidak akan berbuat aneh-aneh.
“Harusnya emang OB tuh sebelum orang dateng mereka bersih-bersih, pas orang-orang pulang OB juga pulang. Nggak boleh ada yang di kantor. Tapi, dia lama-lama di sana udah kayak rumah sendiri. Jadi tidur di sana, nggak pulang, karena capek,” jelas Inul Daratista.
“Di okein aja, karena dia juga nggak bisa keluar misalkan tidur di sana. Kan security ada di luar, resepsionis ada 24 jam dan ada CCTV,” imbuh istri Adam Suseno.
Inul Daratista percaya ke Leon Tada karena ia merupakan salah satu karyawan yang kinerjanya bagus. Bahkan, Inul sengaja menugaskan Leon di kantor Inul Vizta agar terhindar dari PHK.
Baca Juga: Terinfeksi Bakteri Langka di Usus, Inul Daratista Dilarikan ke Rumah Sakit
“Memang kerjanya dia tuh bagus awal-awal. Makanya dipindah karena kami saling percaya,” beber Inul Daratista.
Sayang, kepercayaan Inul Daratista disalahgunakan Leon Tada. Barang-barang kantor seperti mobil dan laptop Leon gadaikan untuk memenuhi kebutuhan pribadi sejak Mei 2024.
Inul Daratista, yang baru mengetahui aksi kriminal Leon Tada pada Juni 2024, langsung bergerak cepat dengan membuat laporan polisi. Leon ditangkap di bulan yang sama, dan kini sedang menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Utara.
“Sudah dua kali sidang. Tanggal 5 pembacaan pembacaan dakwaan, tanggal 19 pemeriksaan saksi. Nanti tanggal 26 sudah pembacaan tuntutan,” jelas Humas Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Maryono dalam sebuah wawancara.
Inul Daratista sendiri berharap Leon Tada dijatuhi hukuman maksimal dari pasal pencurian yang dikenakan kepadanya. Sang pedangdut ingin memberikan efek jera ke karyawan nakal seperti Leon.
Berita Terkait
-
Nangis Sesenggukan Bareng Inul Daratista di TV, Muka Sedih Adam Suseno Tuai Sorotan
-
Aksi Pencurian OB Inul Daratista Ternyata Sempat Ditutupi Karyawan Lain
-
Bertabur Bintang, Perayaan Konser Ultah MNC Group ke-35 Berlangsung Megah dan Meriah
-
Kerugian Ditaksir Capai Rp 500 Juta, Inul Daratista Pastikan Proses Hukum Mantan OB yang Curi Mobil Tetap Dilanjutkan
-
Inul Daratista Beri Hati, Malah Dimakan Hati: OB Gasak Rp500 Juta
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam
-
Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?
-
Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas
-
Presiden Prabowo Diminta Segera Evaluasi Kinerja Mendag, Ada Apa?
-
Abdul Wahid Menunggu Vonis, Berharap Putusan Benar-benar Adil