Suara.com - Video saat Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) mengusir jemaah yang berada di saf depan untuk memberikan tempat kepada Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka viral di media sosial.
Kejadian tersebut terjadi pada saat Gibran berada di Masjid Raya Baiturrahman, Semarang, Jawa Tengah untuk melaksanakan salat Jumat bersama dengan pejabat setempat lainnya.
Gibran yang hadir bersama rombongan itu terlihat menuju ke arah saf depan, padahal saat itu saf sudah dipenuhi oleh jemaah lainnya.
Tidak lama kemudian beberapa orang Paspampres terlihat mengusir para jemaah yang ada di saf depan untuk ditempati oleh wapres dan rombongannya.
Aksi Paspampres tersebut lalu menuai kecaman. Banyak yang menyinggung soal adab dan pemahaman agama sang wapres dalam kasus tersebut.
Salah seorang netizen lalu membagikan potongan video ceramah Buya Yahya. Dalam ceramahnya, Buya Yahya menjelaskan hukum bagi orang yang merebut saf jemaah lain di masjid.
"Kalau geser orang, ‘minggir sana, saya di situ’ ini haram. Sudah ada orang duduk, gara-gara ada pejabat datang, lalu diusir, haram,” kata Buya Yahya dalam ceramahnya dikutip dari unggahan yang dibagikan akun @Nuraniakalsehat pada Selasa (17/12/2024)
Namun jika ada jemaah yang memesan lebih dulu saf di dalam masjid menurut Buya Yahya hukumnya makruh.
“Tapi kalau pesen lebih dulu makruh” ujarnya menambahkan.
Buya Yahya kembali menekankan jika mengusir jemaah saat berada di masjid hukumnya haram. Karena siapapun berhak mendapatkan posisi terbaik untuk mendekatkan diri kepada Allah.
“Mengusirnya itu yang haram, tidak diperkenankan, karena semua punya hak untuk mendekatkan diri kepada Allah," terang Buya Yahya.
Penjelasan Buya Yahya tentang hukum orang yang mengusir jemaah untuk mendapatan saf di dalam masjid itu mendapatkan respon beragam dari netizen.
“Saya yakin gak semua orang tahu ada hadist tentang mengusir jemaah. Tapi ini masalah adab, walau gak tahu haditsnya minimal tau lah kalo ngusir orang di masjid itu perbuatan ga beretika,” komen akun @doro***
“Jangankan di masjid. Di kelas kuliah saja yang bangkunya ga dibagi seperti sekolahan, bila kita sudah duduk maka yang ngusir kalo ga tukang bully pasti kurang adab,” ujar akun @Nura***
Berita Terkait
-
Berapa Gaji Paspampres? Viral Usir Jemaah Demi Gibran Salat Jumat di Saf Depan
-
Keutamaan Salat di Saf Pertama, Sampai Bikin Paspampres Usir Jemaah Demi Wapres Gibran
-
Hukum Menggusur Barisan Salat Seperti yang Dilakukan Paspampres Gibran
-
Paspampres Diduga 'Gusur' Jemaah Salat Jumat Demi Gibran, Netizen Protes Soal Adab: Semua Sama di Mata Tuhan
-
Staf Gibran Gusur Jemaah Lain di Masjid Demi Wapres Salat di Saf Depan, Buya Yahya: Haram!
Terpopuler
Pilihan
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
Terkini
-
Jerry Aurum Kaget Banget, Baru Tahu Denada Sudah Punya Anak sebelum Menikah
-
Adik Ipar Serang Pesulap Merah usai Pengakuan Poligami, Keberadaan saat Istri Sakit Dipertanyakan
-
Jatuh Cinta Duluan, Ratu Rizky Nabila Awalnya Tak Tahu Pesulap Merah Punya Istri
-
Tolak Banyak Job, Al Ghazali Ingin Jadi Suami Siaga buat Alyssa Daguise
-
Pesulap Merah Murka Dituduh Abaikan Almarhumah Istri yang Berjuang Melawan Penyakit
-
Setelah Selingkuh dan Poligami, Video Insanul Fahmi Joget Bareng Teman Viral, Istri Ikut Nge-like
-
Nonaktif dari Anggota DPR, Eko Patrio Kini Punya Tugas Baru: Antar Istri ke Pasar
-
Sinopsis dan Fakta Menarik Pearl in Red, Aksi Balas Dendam Park Jin Hee dan Nam Sang Ji
-
Review Heat: Detektif Kriminal vs Perampok Gila, Malam Ini di Trans TV
-
Hard to Kill: Steven Seagal Bangkit dari Kubur untuk Balas Dendam, Malam Ini di Trans TV