Suara.com - Jirayut belum lama ini menjadi objek roasting. Meski bukan kali pertama, namun yang kemarin cukup membuat artis asal Thailand tersebut syok.
Bagaimana tidak merasa kaget, Jirayut yang hadir sebagai bintang tamu tidak tahu kalau dirinya akan di-roasting. Belum lagi, kata-kata komika Bayu Wibowo yang menyebut sang artis 'Banci Thailand'.
"Kan kita nggak tau kalau di-roasting, aku pikir bercanda aja. Tapi aku yaudah mau gimana lagi, namanya roasting," kata Jirayut ditemui di Senayan City, Jakarta Selatan pada Kamis (19/12/2024).
"Kalau ditanya syok, syok nggak? Pasti syok. Karena aku nggak pernah merasakan yang begitu," ucapnya menambahkan.
Jirayut bahkan sampai membatin, "aku merasa ini roasting atau pembully-an? Aku mikir lagi, ngomong tapi takut salah."
Untungnya, sebelum Jirayut melontarkan kata-kata tersebut, Oki Rengga yang hadir sebagai juri sudah memberikan nasihat.
"Sebenernya mau tanya, tapi bang Oki sudah bertanya duluan. Aku paham, oh berarti harus bisa mengatur lagi kata-katanya," jelas Jirayut.
Jirayut pun tak mempersoalkan materi sang komika. Meski syok, artis yang dikabarkan dekat dengan Halda ini sudah menganggap hal tersebut suatu kewajaran.
"Aku fine aja, kan kerja. Roasting nggak masalah, aku bukan orang baper. Tapi harus diatur lagi kata-katanya, lebih enak lagi," kata artis 23 tahun ini.
Baca Juga: Halda Rianta Sudah Dikenalkan Jirayut ke Orangtuanya, Bakal Menikah Muda?
Sebagai informasi, hebohnya roasting ini bermula dari penampilan Bayu Wibowo di salah satu acara stand up comedy.
"Kisah cinta Halda dan Banci Thailand,” ujar Bayu dikutip dari potongan video yang diunggah ulang akun @rumpi_gosip pada Kamis (19/12/2024).
Ia menambahkan, "Tapi jujur saya salut banget sama Jirayut teman-teman, sumpah salut. Karena Jirayut ini sekarang terkenal di Indonesia, padahal dulu dia tuh tinggal di pelosok banget, miskin. Tapi sekarang lihat beliau kan sudah berhasil loh, jadi ngondek."
Berita Terkait
-
Roasting Jirayut dengan Sebutan 'Banci Thailand', Komika Bayu Wibowo Banjir Kritikan
-
Kerja Kerasnya Berbuah Manis, Jirayut Pamer Mobil Seharga Milyaran Rupiah
-
Hadirkan Komedi Romantis dengan Beby Tsabina di Film Jadi Tuh Barang, Oki Rengga Jamin Penonton Bakal Baper
-
Jirayut Tiru Gaya Selebrasi Marselino Saat Main Bola Lawan El Rumi cs: Tolong Naturalisasi!
-
Eiliminasi Comic 8 Revolution Makin Sengit, Bocil Harus Tersingkir
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Inara Rusli Diduga Sindir Istri Sah Insanul Fahmi, Bahas Cadar dan Nafkah
-
Lesti Kejora Tak Terbukti Langgar Hak Cipta, Polisi Resmi Hentikan Laporan Yoni Dores
-
Bosan Jadi Duda, Nassar Buka Peluang Menikah Sebelum Gelar Konser Solo: Laki-Laki Butuh Pendamping
-
Ibu Fairuz A Rafiq Makin Lemah Akibat Alzheimer, Sering Lupa Anak dan Cucu
-
Dijodohkan dengan Ipar Syahrini, King Nassar Akhirnya Buka Suara Soal Perasaannya
-
Ultah ke-4, Ameena Makin Kritis: Minta Kejutan Tengah Malam hingga Undang Tamu Sendiri
-
King Nassar Siap Gelar Konser Tunggal Perdana, Bakal Lebih Heboh dari Aksi Panjat Tiang
-
Didik Anak Beribadah, Fairuz A Rafiq dan Sony Septian Terapkan 'Rapor Ramadan'
-
Update Kasus Lesti Kejora vs Yoni Dores, Rizky Billar Datangi Polda Metro Jaya
-
Akun TikTok Ini Kritik Kontribusi Tasya Kamila Sebagai Alumni LPDP Selevel Ibu-Ibu PKK: Sampah!