Suara.com - Mamat Alkatiri turut buka suara terkait pemecatan Shin Tae Yong sebagai pelatih kepala Tim Nasional (Timnas) Indonesia.
Usai Erick Tohir mengumumkannya secara resmi, Mamat Alkatiri langsung membuat cuitan terima kasih kepada Shin Tae Yong di akun X-nya.
"Ya sudahlah ya, pada akhirnya terima kasih STY!" tulis Mamat Alkatiri, Senin (6/1/2025).
Mamat Alkatiri hanya berharap pelatih baru Timnas Indonesia pengganti Shin Tae Yong nantinya tidak diperlakukan sama. Karena sebelumnya, beberapa pelatih Timnas Indonesia juga sempat dipecat dengan cara yang sama.
"Hanya berharap pelatih baru diperlakukan dengan adil, hal-hal begini sudah pernah terjadi pada RD, Luis Milla dan sekarang justru STY," ujar Mamat Alkitiri.
Pelawak 32 tahun ini pun mencoba memahami bahwa pelatih baru Timnas Indonesia nantinya yang berasal dari Eropa mungkin lebih cocok untuk pemain naturalisaasi.
"Mungkin betul pelatih baru dari Eropa akan cocok dengan pemain diaspora kita karena dari tempat yang sama," ujarnya.
Namun, Mamat Alkatiri juga beranggapan bahwa Shin Tae Yong lebih memahami para pemain Timnas Indonesia yang berkembang di liga 1.
Selain itu, Mamat Alkatiri juga beranggapan Shin Tae Yong lebih memahami lawan Timnas Indonesia di Asia dan Asia Tenggara. Meskipun, menahan pelatih asal Korea ini juga tak akan menjamin kemenangan melawan tim Asia dan Asia Tenggara.
Baca Juga: Adu Mewah Koleksi Tas Anak Hotman Paris dan Alvin Lim, Sama-Sama Harga Selangit
"Point 1, iya sama-sama gak pasti. Tapi point memahami pemain yang berkembang di liga 1 ya jelas waktu STY udah lebih lama disini. Anggaplah sama-sama gak pasti, berarti kembali ke target yang dikasih aja kan? Ya sesuai target nggak STY?" ujar Mamat Alkatiri.
Mamat Alkatiri lantas menyoroti alasan Erick Tohir memecat Shin Tae Yong, karena memerlukan pelatih yang bisa membuat strategi yang disepakati pemain.
Menurutnya, pernyataan Erick Tohir itu lucu dan bisa membuat Gian Piero Gasperini, pelatih Atalantas tertawa mendengarnya.
"'Strategi yang disepakati pemain' Gasperini pelatih Atalanta ketawa melihat statement ini," ujar Mamat Alkatiri.
Berita Terkait
-
Di Hadapan Jenazah, Jhon LBF Janji Jaga Keluarga Alvin Lim
-
Adu Mewah Koleksi Tas Anak Hotman Paris dan Alvin Lim, Sama-Sama Harga Selangit
-
Sempat Berseteru, Yolo Ine Takut Digentayangi Arwah Alvin Lim: Jangan Cari Masalah di Sana
-
Tak Ada Sekat, Posisi Duduk Jemaah Wanita dan Pria di Kajian Gus Miftah Tuai Sorotan
-
Cara Tengil Gus Miftah Jawab Tudingan Pengajiannya Sepi Usai Hina Pedagang Es Teh
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Siap-Siap Merinding Sekaligus Ngakak, Film Dukun Magang Tampilkan Kuntilanak Hitam
-
Nama Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Bea Cukai Rp61,3 Miliar, Amy Qanita Akui Sempat Syok
-
Harumkan Nama Bangsa, Pelatih Vokal Marvel Marlon Sabet Penghargaan di Malaysia
-
Pintu Didobrak Hingga Dibentak Oknum Pejabat, Choky Sitohang Alami Intimidasi
-
Sarwendah Kirim Surat Ajak Ruben Onsu Bertemu, Pengacara Jadwalkan Bulan Depan
-
Yuka Theo dan Niko Junius Bakal Pandu Fan Meeting Win Metawin di Jakarta
-
Kolaborasi dengan Artis Korea Makin Dilirik, KACA 2026 Umumkan Deretan Pemenang
-
Betrand Peto ke Sarwendah: Bun, Pernah Ingat Bagaimana Kalian Hasut Keluargaku di NTT?
-
Lutesha Kehilangan Suara Usai Adegan Kesurupan di Film Cerita Lila
-
Heboh Curhat Betrand Peto Bela Ruben Onsu, Singgung soal Tamparan