Suara.com - Publik mulai beranjak dari pilihan menyukai hingga mengidolakan Raffi Ahmad. Skandal mobil dinas pelat RI 36 yang diiringi tudingan penyalahgunaan menjadi pemantik.
Suara untuk melengserkan Raffi dari jabatan Utusan Khusus Presiden mulai disuarakan. Jejak-jejaknya berurusan dengan hukum kembali diungkit.
Usai penggerebekan oleh BNN pada tahun 2013 lalu, ada satu lagi skandal Raffi Ahmad yang tidak bisa diabaikan. Sebagai seorang influencer, apa yang dilakukan Raffi pada tahun 2021 lebih mengecewakan.
Lantas, apa yang sebenarnya terjadi pada tahun 2021 dalam hidup Raffi Ahmad hingga pria tersebut berakhir dipolisikan?
Berdasarkan penelusuran Suara.com pada Rabu (16/1/2025), apa yang dilakukan oleh Raffi Ahmad tidak bisa dibilang sepele. Ayah tiga anak ini terciduk menghadiri pesta usai melakukan vaksinasi Covid-19.
Padahal tak selang sebelumnya, Raffi mempromosikan vaksinasi yang krusial tersebut. Lebih mirisnya, vaksinasi yang dilakukan oleh Raffi adalah yang pertama di Indonesia dan digelar di Istana Kepresidenan.
"Vaksin itu baik untuk kita, untuk keluarga, dan untuk Indonesia. Ini juga salah satu tugas saya untuk Indonesia untuk banyak orang, karena kebetulan saya jadi influencer saya diundang dan di sini saya menceritakan pengalaman saya," ucap Raffi saat itu, pada tahun 2021.
Namun viralnya foto Raffi didampingi Nagita Slavina di sebuah pesta mengundang amarah dari publik. Bahkan teguran dari pihak istana sempat disampaikan kepada Raffi.
Beberapa figur lainnya seperti Sherina Munaf turut melayangkan kritikan. Sherina mendesak Raffi untuk mempertimbangkan banyaknya pengikut di media sosial yang bisa jadi menjadikan aktivitas Raffi sebagai contoh.
Baca Juga: Beraninya Baim Wong Nyelonong Masuk Kamar Walau Raffi Ahmad Tak di Rumah
Teguran dan kritikan itu masih kalah dari gugatan yang dilayangkan pria bernama David Tobing. David menggunakan landasan yang sependapat dengan Sherina, mengenai influence yang dimiliki seorang Raffi Ahmad.
"Apa yang Raffi lakukan dapat berdampak signifikan karena dia punya banyak pengikut, punya banyak fans, nanti dianggap habis vaksin boleh bebas tanpa protokol seenaknya. Seharusnya tindakan Raffi memberikan dampak positif bukan negatif seperti ini," ujar David Tobing.
Gugatan David Tobing ini merupakan reaksi atas tidak cukupnya permohonan maaf Raffi Ahmad yang dilakukan secara terbuka. Pada permohonan maafnya, Raffi menjelaskan jika ia datang ke pesta dari sosok yang dianggap sebagai ayah angkat.
Raffi Ahmad kemudian dianggap melanggar sejumlah aturan mengenai protokol kesehatan, di antaranya Pergub DKI Jakarta Nomor 3 Tahun 2021, Perda DKI Jakarta Nomor 2 Tahun 2020, atau Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan.
Alih-alih dinyatakan bersalah, Raffi justru menang pada 7 Juli 2021. David Tobing sebagai penggugat kemudian diminta membayar biaya perkara senilai Rp 550 ribu.
Berita Terkait
-
Mertua Raffi Ahmad Belajar Makeup Privat, Guru yang Diundang Bukan Kaleng-kaleng
-
5 Artis Indonesia yang Adopsi Anak, Terbaru Ada Zaskia Sungkar dan Irwansyah
-
Raffi Ahmad Maksa Dikawal Patwal Demi Pamer Suzuki Jimny ke Rekan Sesama Artis
-
4 Bulan Direhabilitasi BNN Bikin Raffi Ahmad Jatuh Miskin, Tabungan Ludes dan Utang Hampir Rp1 Miliar
-
Ada yang Bilang Kampungan, Beda Sindiran 2 Menteri Era Jokowi untuk Raffi Ahmad
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
100 Ribu Jemaah Diperkirakan Padati Monas, Kemenag Minta Peserta Zikir Kebangsaan Datang Lebih Awal
-
IHSG Masih Perkasa di Level 6.200, Saham TINS Diincar
-
Today History 31 Juli, Calon Astronot Wanita Pertama Asia Lahir hingga Naruto Shippuden Rilis
-
Siswi SD Peraih Emas Olimpiade Asia Dihadiahi Rumah hingga Beasiswa oleh Gubernur Bobby
-
Dari Distro ke Pasar Global, Ini Rahasia Brand Lokal Asal Banyuwangi
-
Dorong Transformasi Satpol PP, Sekjen Kemendagri Tegaskan Pentingnya Pendekatan Humanis
-
Pilot Malaysia Sudah Langganan Selundupkan Narkoba, Dibayar Rp220 Juta Sekali Kirim
-
Survei: Kopi Tetap Jadi Favorit, Tren Minuman Siap Saji Terus Tumbuh
-
Usung Genre Romcom, Drama Korea-Jepang 'Merry Berry Love' Tayang Oktober
-
AS Selidiki Keterlibatan Peretas Iran dalam Serangan Siber Fasilitas Air Minnesota