Suara.com - Komisi IX DPR RI melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) tentang huru-hara skincare di Tanah Air di DPR RI, Rabu (6/2/2025). Uya Kuya sebagai salah satu anggota komisi tersebut berkesempatan bertanya pada Kepala BPOM Taruna Ikrar.
"Bagaimana langkah strategis BPOM untuk mengatasi huru-hara skincare ini?" kata Uya bertanya.
Gaduh skincare membuat Uya khawatir memakai produk lokal. Ini karena banyak skincare overclaom dan berbahaya. Akhirnya, Uya memilih produk dari luar negeri.
"Saya pribadi jadi ragu-ragu kalau pakai skincare lokal, terus terang jadi bingung, ada yang katanya berbahaya tapi dengar dari sini baik, dari ini jelek, overclaim, jadi saya terpaksa emang beberapa bulan ini jadi pakai skincare dari luar negeri," ujar Uya Kuya.
Uya juga yakin kekhawatirannya dirasakan masyarakat Indonesia, yaitu memilih produk luar negeri ketimbang buatan lokal. Kalau sudah begini, kata Uya, pabrik-pabrik skincare lokal bakal gulung tikar sehingga pasar dikuasai perusahaan asing.
"Kalau huru hara ini tidak diselesaikan BPOM yang dikhawatirkan justru industri-industri lokal atau produk-produk lokal kita yang akan mati dan pabrik-pabriknya juga mungkin akan mati, nanti justru yang akan mendapatkan manfaatnya adalah produk-produk luar, ujung-ujungnya pabrik-pabrik besar dari China yang nanti akan menguasai di Indonesia gitu," katanya menjelaskan.
Uya Kuya setuju jika BPOM saja yang berhak menentukan apakah produk skincare tertentu aman atau tidak untuk dipakai masyarakat. Menurut Uya, influencer yang mengulas produk skincare dibayar hingga ratusan juta sehingga penilaiannya tak akan objektif.
"Mereka (influencer) dari perusahaan diendorse Rp100 juta sampai Rp150 juta. Ini artinya mereka sudah diragukan lagi objektivitasnya," kata Uya.
Menjawab pertanyaan Uya, Taruna menjelaskan bahwa BPOM sudah secara tegas membuat aturan influencer mengulas produk skincare di hadapan publik. Ia mengimbau agar masyarakat membuat aduan ke BPOM tanpa membeberkan hasil ulasannya ke publik.
"Masyarakat tetap terlindungi dengan bisa menyampaikan segala sesuatu kalau berhubungan dengan produknya orang lain tidak boleh diumumkan di publik karena itu melanggar Peraturan Undang Undang Nomor 30 Tahun 2000 tentang Rahasia Dagang. Jadi wajar kalau misal saling menuntut," kata dia.
Taruna juga menegaskan agar para influencer tak lagi mereview di depan publik apalagi dengan menunjukkan hasil laboratorium. BPOM menyarankan untuk langsung melaporkan pada mereka bukan membagikannya pada publik.
Interaksi Uya dan Taruna ini memantik komentar netizen. Ada saja yang menilai Uya Kuya tak netral.
"Uya kuya: Dewan Perwakilan Owner," kata netizen.
Sementara yang lain menganggap Uya justru hendak melindungi masyarakat dari skincare berbahaya dengan meminta BPOM lebih bertindak tegas.
Berita Terkait
-
Ria Ricis Pakai Gamis Shella Saukia Sambil Nyindir Ada yang Panas, Auto Disemprot Nikita Mirzani: Mulai...
-
Pembukaan Butik Shella Saukia Ramai Didatangi Artis, Nikita Mirzani Julid: Semua Dibayar
-
Raline Shah hingga Ria Ricis Ramaikan Launching Butik Shella Saukia, Nama Nikita Mirzani dan Doktif Terseret
-
Buka Butik Pertama, Shella Saukia Hadirkan Koleksi Eksklusif Jelang Ramadan
-
Pakai Baju Shella Saukia yang Dituding Harga Ratusan Ribu tapi Dijual Jutaan, Ria Ricis: Saya Tahu...
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
Terkini
-
Kilas Balik 10 Karya Ikonik Wim Wenders, Sang Presiden Juri Berlinale 2026
-
Kisah Kelam Aurelie Moeremans Diminta Mantan Bertato Agar Gagal Ikut Kontes Kecantikan
-
Segera Tayang di Indonesia, Papa Zola The Movie Angkat Peran Ayah dalam Film Animasi Keluarga
-
7 Fakta Perceraian Kristy dan Desmond Scott yang Bikin Geger, Ada Perselingkuhan?
-
Fakta Film Bidadari Surga: File Sempat Hilang hingga Dinda Hauw Syuting dalam Kondisi Baby Blues
-
Sintya Marisca Pamer Foto Cincin di Jari Manis, Resmi Tunangan?
-
Sinopsis Crime 101, Chris Hemsworth Jadi Pencuri Ulung Paling Diburu Polisi
-
5 Aktris yang Paling Diunggulkan untuk Peran Mother Gothel di Live-Action Tangled
-
5 Momen Ikonik GDA 2026: Daesang Jennie hingga Aksi 'Loading' CORTIS!
-
Apa Itu Child Grooming? Pengalaman Traumatis Aurelie Moeremans di Buku Broken Strings