Suara.com - Aurelie Moeremans kini menjadi perbincangan setelah merilis buku memoar berjudul 'Broken Strings: Fragments of a Stolen Youth'.
Karya tersebut menarik perhatian warganet karena memuat kisah personalnya yang sebelumnya tidak pernah disampaikan secara terbuka kepada publik.
Dalam buku bersampul hitam ini, ia menyampaikan pengakuannya sebagai seorang korban grooming.
“Buku ini adalah kisah nyata tentang aku. Tentang bagaimana aku di grooming waktu umur 15 tahun oleh seseorang yang usianya hampir dua kali umurku. Tentang manipulasi, kontrol, dan proses pelan-pelan belajar menyelamatkan diri sendiri,” tulis Aurelie Moeremans pada 3 Januari 2026 lalu dalam unggahannya.
Adapun dalam buku tersebut, Aurelie menceritakan kisahnya yang bertemu dengan sosok laki-laki bernama Bobby, bukan nama sebenarnya, yang kala itu sudah berusia 29 tahun.
Pertemuan di lokasi syuting iklan menjadi awal dari proses grooming. Ia mengungkapkan bagaimana Bobby perlahan memisahkan dirinya dari teman-temannya, saudara kandungnya, bahkan orang tuanya sendiri.
Laki-laki yang beda usianya lebih dari 10 tahun itu juga mengontrol cara Aurelie berpakaian, sampai membatasi komunikasinya dengan dunia luar.
Broken Wings adalah sebuah catatan penyembuhan Aurelie sekaligus peringatan bagi publik tentang bahaya laten grooming, dan manipulasi dalam hubungan. Namun, apa itu grooming?
Apa Itu Grooming?
Baca Juga: Aurelie Moeremans Hamil, Suami Nangis sambil Jingkrak-Jingkrak Saking Bahagianya
Melansir Alo Dokter, child grooming adalah teknik yang dilakukan orang dewasa untuk memanipulasi pikiran anak.
Tujuannya untuk mengeksploitasi atau melecehkan anak secara seksual. Child grooming bisa berdampak pada kesehatan fisik dan mental anak.
Child grooming terjadi ketika orang dewasa melakukan upaya-upaya tertentu untuk membangun kepercayaan dan mengikat emosi anak atau remaja dengan tujuan memanipulasi, melecehkan, dan mengeksploitasi mereka.
Seseorang dikatakan mengalami child grooming jika pelaku memang punya tujuan khusus untuk memanipulasi pikiran anak sejak kecil.
Pelaku yang kita sebut dengan istilah predator ini akan menargetkan anak untuk diatur cara pikirnya supaya patuh dan lebih nurut dengan arahan dan perintahnya.
Proses ini biasanya tidak sebentar dan kebanyakan korban yang dipilih adalah anak atau remaja yang punya kepercayaan diri rendah.
Berita Terkait
-
Usai Pengakuan Grooming Aurelie Moeremans, Roby Tremonti Mendadak Singgung Jerat Hukum Tokoh Fiktif
-
Siapa Mantan Aurelie Moeremans? Viral Pengakuan Di-Grooming Sejak 15 Tahun
-
Baru Tayang, Serial 'I Love You, My Teacher' Dikecam Gegara Dianggap Romantisasi Child Grooming
-
Aurelie Moeremans Diancam dan Diteror Orang dari Masa Lalu Usai Rilis Buku Baru
-
Nyaris jadi Caleg, Tompi Beber 6 Alasan Mundur di Detik-detik Terakhir
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Sinopsis Film Mudborn: Kisah Boneka Tanah Liat Pembawa Petaka, Tayang di Netflix
-
Sinopsis Kala, Film Joko Anwar yang Bikin Manoj Punjabi Rugi Miliaran Rupiah
-
Segera Tayang! Sinopsis Film Yang Lain Boleh Hilang Asal Kau Jangan
-
Baru Bebas, Doni Salmanan Dipastikan Berpenghasilan Rp150 Juta per Bulan
-
Review Film Yohanna, Kisah Krisis Iman dan Kemanusiaan yang Gagal Mengguncang Perasaan
-
Sinopsis Film Sarahs Oil: Dari Kemiskinan ke Jutaan Dolar, Kisah Nyata yang Menginspirasi
-
Menantea Pamit Total April 2026, Jerome Polin Bongkar Skandal Penipuan Internal Tembus Rp38 Miliar
-
Denise Chariesta Ungkap Anaknya Jadi Sasaran Hujatan, Sudah Terjadi Sejak Dalam Kandungan
-
Tak Langsung Punya Lagu, 5 Musisi Dunia Awali Karier Lewat Cover Lagu
-
Enda Ungu Murka! Netizen Komentar Jorok ke Anak, Langsung Ancam ke Jalur Hukum