Suara.com - Hotman Paris Hutapea mengapresiasi sikap tegas Mahkamah Agung (MA) RI yang memberikan instruksi kepada Pengadilan Negeri Jakarta Utara untuk melaporkan Razman Arif Nasution dan seluruh tim pengacaranya buntut kegaduhan yang ditimbulkan di sidang pekan lalu. Langkah MA dirasa Hotman sudah tepat.
"Terima kasih kepada Mahkamah Agung dan Ketua Pengadilan Tinggi DKI, Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Utara karena benar-benar menjaga marwah dan wibawa dari pengadilan," ujar Hotman Paris Hutapea di kawasan Kelapa Gading, Jakarta, Selasa (11/2/2025).
Di mata Hotman Paris Hutapea, Razman Arif Nasution dan Firdaus Oiwobo sudah tidak pantas menginjakkan kaki di ruang sidang sebagai pengacara. Izin beracara mereka harus dicabut.
"Orang ini tidak ada alasan lagi untuk bisa bersidang. Cabut SK Pengadilan Tinggi tentang Berita Acara Sumpah sebagai salah satu syarat untuk bersidang," kata Hotman Paris Hutapea.
Ketentuan menjaga martabat profesi advokat sudah tercantum dalam Berita Acara Sumpah saat para pengacara dilantik. Dengan demikian, tindakan Razman Arif Nasution dan Firdaus Oiwobo dianggap Hotman Paris Hutapea telah memenuhi unsur pelanggaran sumpah mereka sendiri.
"Dalam Berita Acara Sumpah itu, salah satu isinya adalah, 'Saya akan menjaga martabat saya sebagai seorang pengacara, serta menghormati hukum dan peraturan'. Kalau itu dilanggar, berarti sumpahnya harus dicabut," jelas Hotman Paris Hutapea.
Pencabutan izin beracara untuk seorang pengacara bersifat permanen. Razman Arif Nasution dan Firdaus Oiwobo tidak akan bisa mendampingi klien lagi sampai kapan pun.
"Kalau Mahkamah Agung sampai melakukan hal itu, Firdaus dan Razman selamanya tidak akan lagi bersidang," terang Hotman Paris Hutapea.
Oleh karenanya, Hotman Paris Hutapea menyarankan Razman Arif Nasution dan Firdaus Oiwobo beralih profesi jadi pengawal pribadinya saja saat kelak izin beracara mereka benar-benar dicabut.
Baca Juga: Rocky Gerung Didesak Turun Tangan Hadapi Razman Arif Nasution dan Firdaus Oiwobo
"Nanti setelah BAS kalian dicabut dan ingin mencari pekerjaan, silakan kalian jadi bodyguard saya. Kalian cocok lah, untuk nakut-nakutin tante-tante di Senen," ledek Hotman Paris Hutapea.
Sebagaimana diketahui, pertemuan Razman Arif Nasution dan Hotman Paris Hutapea di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta pekan lalu jadi momen yang sarat ketegangan. Razman marah karena hakim meminta sidang digelar tertutup, hingga membuat suasana tidak kondusif.
Hakim setelahnya memutuskan menskors persidangan sampai situasi dapat dikendalikan. Namun yang terjadi setelahnya, suasana malah semakin ricuh.
Razman Arif Nasution sempat berdebat dengan jaksa penuntut umum terkait teknis pelaksanaan sidang. Ekspresi kekecewaan juga sempat ditampilkan kuasa hukum Razman yang hadir saat itu, lewat berbagai keluhan yang mereka ungkapkan.
Namun di luar dugaan, Firdaus Oiwobo yang tergabung dalam tim kuasa hukum Razman Arif Nasution tiba-tiba naik ke meja untuk para penasehat hukum. Saat ditanya apa alasannya beberapa hari setelah sidang, Firdaus mengaku tidak ingat pasti pemicu tindakan tersebut.
Buntut kegaduhan yang terjadi di sidang, PN Jakarta Utara melaporkan Razman Arif Nasution beserta seluruh tim kuasa hukumnya ke Bareskrim Polri. Selain membuat gaduh di ruang sidang, Razman cs juga dilaporkan atas dugaan menghina badan hukum serta melakukan pengancaman yang disertai kekerasan.
Berita Terkait
-
Firdaus Oiwobo Tantang Hotman Paris Adu Ilmu: Bak Bumi dan Langit, Dia Kecil di Mata Saya
-
Firdaus Oiwobo: Duit Hotman Paris Banyak, Tapi Gue Punya Gunung!
-
Hotman Paris: Hai Firdaus, Lo Ini Apa Sih? Ngaca Dong!
-
Tak Beradab di Ruang Sidang, Firdaus Oiwobo Ternyata Mantan Pencopet sebelum Jadi Pengacara
-
Ingin Jadi Menteri Usai Naik Meja Sidang, Firdaus Oiwobo Bakal Pecat Polisi dan Jaksa Tak Becus
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123
-
BRI dan Kementerian UMKM Perkuat Pembiayaan KUR, Dorong UMKM Bandung Naik Kelas
-
Rambah Hutan Lindung di Batam, PT GTP Jadi Tersangka Korporasi
-
Truk LPG Hantam 11 Kendaraan di Kota Bandung, Pesepeda Wanita Meninggal Dunia
-
TNI Masuk MBG, Aktivis Kritik Pendekatan Militer: Bukan Situasi Perang
-
Atasi Sampah Kabupaten Bogor, PSEL Galuga Siap Dibangun di Atas Lahan Kopassus