Suara.com - Aktris Israel, Shira Haas tengah menjadi sorotan dunia menyusul perilisan film "Captain America: Brave New World." Film keempat "Captain America" tersebut sudah bisa disaksikan di Indonesia mulai 12 Februari 2025.
Karakter Sabra alias Ruth Bat-Seraph yang diperankan Shira Haas memicu kontroversi. Seruan boikot datang dari kalangan pro-Palestina, yang menilai karakter tersebut memiliki keterkaitan dengan konflik Israel-Palestina.
Kontroversi ini membuat sosok Shira Haas turut menerima sorotan. Lantas seperti apa profil dan perjalanan karier sang aktris?
Profil Shira Haas
Lahir di Tel Aviv, Israel pada 11 Mei 1995, Shira Haas tumbuh dalam keluarga berdarah Yahudi Polandia. Kakeknya adalah seorang penyintas Holocaust yang pernah ditahan di kamp konsentrasi Auschwitz.
Sejak usia satu tahun, keluarganya pindah ke Hod HaSharon, tempat dia tumbuh bersama kakak-kakaknya. Pada usia dua tahun, Haas didiagnosis kanker ginjal dan berhasil pulih setelah dua tahun menjalani perawatan intensif.
Haas menempuh pendidikan di Thelma Yellin High School of Arts di Givatayim dengan fokus pada teater. Meskipun mendapat pengecualian medis dari wajib militer, dia tetap mengikuti program layanan sukarela dalam Pasukan Pertahanan Israel (IDF) untuk waktu singkat.
Perjalanan Karier Shira Haas
Haas mengawali karier aktingnya dengan tampil dalam teater di usia 14 tahun, sebelum akhirnya debut di dunia televisi dalam serial "Shtisel" (2013).
Dia kemudian mendapatkan peran utama dalam film "Princess" (2014), yang mengantarkannya meraih penghargaan Aktris Terbaik di Jerusalem Film Festival.
Karier internasionalnya mulai berkembang ketika dia berperan dalam "The Zookeeper’s Wife" (2017) bersama Jessica Chastain.
Baca Juga: 6 Superhero Marvel yang Ada versi Cowok dan Cewek, Ada Hulk dan Captain America
Namun, titik puncak kesuksesannya datang melalui "Unorthodox" (2020), di mana Haas memainkan karakter Esther "Esty" Shapiro, seorang wanita Yahudi yang melarikan diri dari pernikahan yang diatur dalam komunitas ultra-Ortodoks di New York.
Perannya dalam serial tersebut dipuji oleh berbagai kritikus dan membuatnya menjadi aktris Israel pertama yang mendapatkan nominasi Primetime Emmy Award.
Kontroversi di Captain America: Brave New World
Pada 2022, Marvel Studios mengumumkan bahwa Haas akan memerankan karakter Sabra dalam "Brave New World" yang dibintangi Anthony Mackie sebagai Sam Wilson sang Captain America baru.
Rencana kemunculan Sabra, yang dalam versi komik adalah agen Mossad, menimbulkan reaksi keras di kalangan pro-Palestina, terutama setelah konflik yang terjadi di Gaza pada 2023.
Saat pemutaran perdana film tersebut, puluhan pengunjuk rasa berkumpul di luar lokasi acara dengan membawa spanduk bertuliskan "Sabra has got to go (Sabra harus pergi)" dan "Disney supports genocide (Disney mendukung Genosida. Mereka juga menyerukan boikot terhadap film ini.
Marvel sendiri telah menyatakan bahwa mereka mengambil pendekatan baru terhadap karakter Sabra. Produser Nate Moore menegaskan bahwa dalam "Brave New World," Sabra bukan agen Mossad, melainkan bekerja untuk pemerintah AS di bawah Presiden Thaddeus Ross (Harrison Ford).
Berita Terkait
-
5 Fakta Sabra, Superhero Israel yang Bikin Captain America: Brave New World Diboikot
-
Segini Gaji Anthony Mackie vs Chris Evans yang Jadi Captain America, Siapa Paling Kaya?
-
Beda Nasib dengan Marion Jola, Tutur Kata Alyssa Daguise Wawancara 'Captain America' Dipuji
-
3 Film MCU Ini Siap Menggemparkan Bioskop di 2025, Catat Tanggalnya!
-
Captain America: Brave New World Segera Tayang, Ini Film dan Serial MCU yang Wajib Ditonton!
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Jateng Jadi Basis Pelanggan Terbesar Indosat, Trafik Data Naik 10,4 Persen
-
DFSK E5 Plus Resmi Meluncur di GIIAS 2026 dengan Harga Spesial Mulai Rp479 Juta
-
Karhutla Hanguskan 40 Hektare Lahan di Palangka Raya
-
50 Persen Pengaduan di Jateng Isinya Sama: Perusahaan Nekat Tahan Ijazah Mantan Karyawan
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?