Suara.com - Perkembangan internet dan media sosial yang pesat telah mengubah pandangan Gen Z tentang kesuksesan. Bagi mereka kebanyakan, definisi sukses terlihat hanya dari luar.
Hal itu disampaikan oleh YouTuber Andovi Da Lopez. Menurutnya, banyak anak muda sekrang menilai, apa yang tampak indah di media sosial dapat digapai dengan mudah tanpa adanya usaha yang penuh perjuangan.
"Sejujurnya saya berpikir karena apa yang kalian lihat di internet, anak-anak muda saat ini berpikir bahwa kesuksesan itu seperti, 'oh semua orang (yang tampak di medsos) itu sukses ya," kata Andovi Da Lapoz di depan puluhan mahasiswa, saat menjadi pembicara di acara Let Your True Colours Shine: Leadership Series bersama Mowilex di Museum MACAN di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Rabu (13/2/2025).
Padahal menurut laki-laki 31 tahun ini, sebelum menjadi YouTuber seperti sekarang ini, ia butuh waktu dan tenaga untuk berjuang yang tidak sebentar.
"Mungkin banyak orang yang tidak tahu kalau saya butuh waktu lima tahun untuk bisa menghasilkan uang dari YouTube," ujar adik Jovial da Lopez ini.
Selain itu menurut Andovi, anak muda juga menilai kesuksesan sebagai konten kreator dilihat dari jumlah pengikut hingga eksistensi di media sosial.
Ketergantungan anak muda terhadap ponsel dan internet juga membuat kekhawatiran tersendiri buat Andovi. Bintang film Dear Nathan: Thank You Salma ini pun berharap Gen Z lebih bijak dalam menggunkan internet dan media sosial. Karena media sosial dan internet bukan segalanya.
"Hidup kita saat ini tergantung seperti apa Anda menggunakan alat media sosial. Anda harus mengatur diri sendiri dalam pengunaan media sosial," imbuhnya.
"Ini adalah alat. Anda harus menggunakan dengan bijak dan Anda perlu menerapkan sistem untuk mengingatkan diri Anda sendiri bahwa ini, ponsel Anda, bukan lah segalanya," tutur Andovi menambahkan.
Baca Juga: Ngefans Berat, Andovi dan Jovial Da Lopez Meriahkan Acara Linkin Park Night
Selain Andovi da Lopez, acara yang mengangkat tema ketangguhan dan kreativitas, serta mengajak semua generasi melihat tantangan sebagai peluang untuk bertumbuh, juga menghadirkan Annabelle Williams, atlet Paralimpiade peraih medali emas.
Dalam sesi ini, Annabelle tidak hanya berbicara tentang rintangannya, tetapi juga tentang bagaimana ia mengubah keterbatasan menjadi kekuatan.
"Setiap hambatan bukanlah penghalang, melainkan peluang untuk tumbuh, tergantung dari sudut pandang yang kita pilih. Dengan memahami akar dari tantangan, membangun pola pikir yang lebih kuat, berani menghadapi ketidakpastian, dan percaya pada kemampuan diri. Saya percaya setiap orang bisa melangkah lebih jauh dari yang mereka bayangkan," ujarnya.
Berita Terkait
-
Ngefans Berat, Andovi dan Jovial Da Lopez Meriahkan Acara Linkin Park Night
-
Tuai Kontroversi, Najwa Shihab Sebut Jokowi Nebeng Pesawat TNI Pulang ke Solo
-
Andovi da Lopez Bilang Ingin Jadi Ketua KPK, Ahok: Nggak Takut Dimusuhin?
-
Pandji Pragiwaksono Girang Tak Masuk Daftar Artis Terancam Nganggur: Bakal Gelar Syukuran
-
Reaksi Andovi da Lopez Bikin Ngakak, Gebrak Meja Disebut Bakal Miskin Gegara Kritik Rezim
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam
-
Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?
-
Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas
-
Presiden Prabowo Diminta Segera Evaluasi Kinerja Mendag, Ada Apa?
-
Abdul Wahid Menunggu Vonis, Berharap Putusan Benar-benar Adil
-
Puluhan Tangki Tiap Musim Kemarau Tak Selesaikan Masalah, Warga Kemesu Minta Pencarian Sumber Air
-
Kasus Hutan Lindung Tanjung Piayu, PT GTP Resmi Jadi Tersangka Korporasi
-
9 Rekomendasi Parfum yang Cocok untuk Zodiak Taurus, HMNS hingga Mykonos
-
Kebakaran Hebat Landa Permukiman Padat di Kebayoran Lama, 28 Unit Damkar Dikerahkan