Suara.com - Laporan dugaan pencemaran baik terhadap Dokter Detektif atau Doktif dari Denise Chariesta mulai diproses di Polres Metro Jakarta Selatan. Denise selaku pelapor dipanggil untuk memberikan keterangan ke penyidik, Rabu (26/2/2025).
Pemandangan tak biasa tampak saat Denise Chariesta datang ke Mapolres Metro Jakarta Selatan. Janda satu anak itu memakai topeng layaknya Doktif untuk menyamarkan identitas.
"Iya, kalau ke mana-mana, gue pakai topeng," kata Denise Chariesta.
Denise Chariesta juga sempat memparodikan gaya Doktif setiap membuat konten di media sosial. Ia memelesetkan singkatan Dokter Detektif jadi Dokter Fiktif.
"Kembali lagi bersama saya Dokter Fiktif. Bukan dokter dong ya, tukang bunga gue ya. Tukang Bunga Fiktif apa Tukang Baju Fiktif nih?," imbuh Denise Chariesta.
Usai bertemu penyidik, Denise Chariesta masih memakai topengnya. Lagi-lagi, Denise meniru Doktif lewat pernyataannya beberapa waktu lalu soal menunjukkan wajah hanya di depan penyidik kepolisian.
"Karena menghargai kepolisian, jadi tadi gue lepas," ujar Denise Chariesta.
Tak banyak pertanyaan yang diberikan penyidik ke Denise Chariesta. Ia cuma disodori 15 pertanyaan seputar inti laporannya ke Doktif.
"Tadi, BAP itu aku dikasih 15 pertanyaan terkait laporan aku ke Dokter Detektif, soal fitnah ke anak aku," jelas Denise Chariesta.
Baca Juga: Bela Shella Saukia, Denise Chariesta Ternyata Pernah Dapat Kado Duit Segepok dari Sang Selebgram
Seiring laporan yang mulai diproses, Denise Chariesta mengingatkan Doktif atas ancaman masuk penjara. Sang selebgram menyatakan tidak akan berdamai dengan pelaku fitnah ke putranya, Jaden Bowen atau Baby Jaden. Harus ada efek jera untuk itu.
"Sebagai dokter, harusnya dia membimbing masyarakat ya. Bukan fitnah, apalagi penggiringan opini. Ini enggak bagus buat contoh," ucap Denise Chariesta.
Denise Chariesta melaporkan Doktif pada 16 Februari lalu. Ia keberatan dengan cara Doktif menudingnya sebagai buzzer suruhan sosok berinisial R dengan bayaran Rp100 juta di tengah huru-hara industri skincare lokal.
Tak berhenti sampai di situ, Doktif juga menyerang anak Denise Chariesta, Baby Jaden. Ia menyebut balita tersebut setiap hari minum susu dari uang haram hasil bayaran Denise Chariesta jadi buzzer.
Dalam laporan Denise Chariesta, Doktif dikenakan Pasal 27 ayat (3) juncto Pasal 45 UU ITE dengan ancaman 2 tahun penjara.
Berita Terkait
-
Bela Shella Saukia, Denise Chariesta Ternyata Pernah Dapat Kado Duit Segepok dari Sang Selebgram
-
Denise Chariesta Semprot Doktif usai Buat Laporan Polisi: Memang Anak Gue Minum Susu Babi?
-
Bayinya Ikut Disindir Doktif, Denise Chariesta Ngamuk: Dokter Apaan Begitu?
-
Denise Chariesta Resmi Polisikan Doktif, Imbas Difitnah Terima Rp100 Juta Sebagai Bayaran Jadi Buzzer
-
Denise Chariesta Sambangi Polres Metro Jakarta Selatan, Ada Apa?
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Bangkit dari Persahabatan SMA, This is EQUAL Resmi Debut Lewat EP Kirei
-
Bebizie Pamer Jabatan Baru, Tapi Visi-Misinya Cuma Sebatas Makeup dan Hairdo!
-
Venom: Ketika Tom Hardy Berbagi Tubuh dengan Parasit Luar Angkasa, Malam Ini di Trans TV
-
Kisah Anas Fikry dan Risky Adelia Membangun Konten Berbasis Kejujuran dan Aksi Sosial
-
Sineas Muda Soroti Akses Layar Bioskop, Menekraf Janji Perkuat Ekosistem Film Nasional
-
GJF International 2026: Menikmati Musik Jazz Berasa di Eropa
-
Pulang Kampung Setelah Sukses Go Internasional, Icha Yang Disambut Meriah di Jember
-
Pendidikan Mufli Budi Ananda, Asisten Raffi Ahmad Kini Jadi Komisaris
-
Dari Tulus hingga Hindia, Sunset di Kebun Tawarkan Pengalaman Festival Musik di Tengah Ruang Hijau
-
Andai Waktu Bisa Diulang Kembali: Dilema Davina Karamoy Antara Cinta dan Kehormatan