Suara.com - Psikolog Lita Gading menganggap advokat Firdaus Oiwobo sebagai orang halu atau halusinasi. Tidak hanya karena klaim kepemilikan gunung uranium, tetapi juga gelar Sarjana Hukum.
Belum lama ini, Wakil Rektor Universitas Ibnu Chaldun Jakarta, Murtiman, menegaskan bahwa Firdaus Oiwobo bukan alumni Fakultas Hukum perguruan tinggi mereka.
"Setelah kami cek, Firdaus tidak terdaftar di tempat kami, baik sebagai mahasiswa maupun alumni," kata Murtiman, pada potongan video yang diposting Lita Gading di Instagram-nya, Selasa (5/3/2025).
Lita Gading pun terkekeh mengetahui informasi tersebut. Menurutnya, kuasa hukum Razman Nasution itu memang contoh orang-orang yang tergolong aneh.
"Kok ada orang seperti ini? Ya, aneh tapi nyata memang ada. Ini buktinya orangnya. Kita lihat ya, perkembangan berikutnya setelah dia tidak menjadi pengacara, karena udah dipecat, mau halu apa lagi?" komentar Lita Gading.
Psikoterapis itu menambahkan, "Kalau menurut saya sih halu ya, karena terlalu tinggi bahasanya dia itu, tapi tidak sesuai kenyataannya. Itu parah, kan."
Lita Gading pun menegur Firdaus Oiwobo untuk berperilaku sesuai dengan kemampuan serta berhati-hati dalam berbicara, terutama kepada publik. Sebab, menurut Lita Gading, perilaku sang pengacara membuat banyak orang menjadi tidak bersimpati.
"Mudah-mudahan sehat mentalnya, sehat jiwa raganya dan bisa berpikir jernih. Apapun yang dilakukan oleh diri kamu tolong diukur sesuai dengan kemampuan dan diukur juga cara berbicaranya, perilakunya, agar orang bisa simpatik lagi kepada kamu," ujarnya.
Perilaku memang terkadang sulit dikontrol, tetapi bukan berarti tidak bisa dilakukan.
"Jaga wibawa itu, memang menjaga nama baik itu lebih sulit dari kita berperilaku. Berperilaku itu kadang-kadang tidak terkontrol. Ya, Firdaus ya," ujar dia bjiak.
"Mudah-mudahan kamu bisa diberikan jalan yang baik. Saya mendoakan hal yang baik. Mudah-mudahan bisa tenang jiwanya, bisa benar-benar sehat raganya," katanya lagi.
Berita Terkait
-
Langit dan Bumi dengan Firdaus Oiwobo, Video Rudy Salim Ogah Ngaku Kaya kembali Viral
-
Sumber Kekayaan Firdaus Oiwobo: dari Uang Bensin Rp300 Juta Hingga Ditertawakan Hotman Paris
-
Nikita Mirzani Ditahan, Psikolog Beri Sindiran Pedas: Setiap Drama Ada Akhirnya
-
Nasib Pendidikan Firdaus Oiwobo Versus Rudy Salim: Tak Diakui vs Drop Out
-
Bolak-balik Sindir Ahok, FIrdaus Oiwobo Sebut TIngkah Hotman Paris MIrip CIri-ciri Orang Mau Meninggal
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Ibu Fairuz A Rafiq Makin Lemah Akibat Alzheimer, Sering Lupa Anak dan Cucu
-
Dijodohkan dengan Ipar Syahrini, King Nassar Akhirnya Buka Suara Soal Perasaannya
-
Ultah ke-4, Ameena Makin Kritis: Minta Kejutan Tengah Malam hingga Undang Tamu Sendiri
-
King Nassar Siap Gelar Konser Tunggal Perdana, Bakal Lebih Heboh dari Aksi Panjat Tiang
-
Didik Anak Beribadah, Fairuz A Rafiq dan Sony Septian Terapkan 'Rapor Ramadan'
-
Update Kasus Lesti Kejora vs Yoni Dores, Rizky Billar Datangi Polda Metro Jaya
-
Akun TikTok Ini Kritik Kontribusi Tasya Kamila Sebagai Alumni LPDP Selevel Ibu-Ibu PKK: Sampah!
-
Jelang Akad Nikah, Pihak KUA Bocorkan Mahar Virgoun untuk Lindi Fitriyana
-
Produser Delon Tio Tegur Pemilik Usaha Usai Rekaman CCTV Lisa BLACKPINK di Indonesia Tersebar
-
Sudah Go Public, Hubungan Davina Karamoy dan Ardhito Pramono Santer Diduga Pengalihan Isu