Suara.com - Beberapa hari lalu, psikolog Lita Gading sempat mengutarakan ekspresi bahagia Nikita Mirzani dijebloskan ke penjara atas kasus penipuan, pemerasan, dan TPPU.
Akibat komentar tersebut, Lita Gading santer digeruduk oleh warganet. Dia dituding berat sebelah menanggapi kisruh Nikita Mirzani dan Reza Gladys.
Seiring santernya tudingan keberpihakan itu, Lita Gading pun angkat bicara. Dia mengungkap, kasus yang menerpa Nikita Mirzani dan dugaan kasus penipuan skincare Reza Gladys adalah dua hal berbeda.
"Banyak yang nanya kenapa Reza Gladys gak ikut ditangkap. Jadi gini, guys. Permasalahannya ini dua kasus perbeda," ujar Lita Gading.
Menurut Lita Gading, Reza Gladys tidak bisa dipidanakan dalam kasus yang menerpa Nikita Mirzani. Istri Attaubah Mufid itu baru dapat diproses hukum jika BPOM mengambil tindakan.
"Kalau Reza Gladys mau ditangkap, itu yang melaporkan harus BPOM dan orang-orang yang terkena imbasnya krim abal-abal. Kalau kalian mau dia ditanggap juga, push BPOM, kalian lapor," sambung Lita Gading.
Oleh karena itu, Lita Gading mengimbau fans Nikita Mirzani maupun masyarakat yang dirugikan Reza Gladys untuk melapor BPOM.
"Menurut DPR RI Nafa Urbach juga ngomong begitu, yang wajib melaporkan atau me-review skincare di republik ini adalah BPOM. Bukan dokter, bukan siapa pun. Apalagi untuk konsumsi publik dan ujung-ujungnya jualan," ucap Lita Gading.
Cuplikan unggahan video komentar Lita Gading soal kisruh Nikita Mirzani dan Reza Gladys ini mendapat atensi sebanyak 10,5 ribu jumlah tayangan.
Baca Juga: Dinar Candy Kasihan Pada Anak-anak Nikita Mirzani: Ada-ada Aja Kak Niki Mah
"Siapa yang berkepentingan?" tulis akun TikTok @litagading5, ditilik pada Kamis (6/3/2025).
Perihal itu, sejumlah netizen turut memberikan respons dan komentar yang beragam.
"Nah setuju pendapat yang cerdas sekali ini dari dokter Lita," tulis seorang netizen. "Ternak Nikita gak mau terima fakta dok," tutur netizen lain.
"Kepada netizen yang gak ngerti hukum, lebih baik diam aja ya. Kalau mba Lita ini wajar komentar karena dia paham hukum," kata netizen lainnya.
Berita Terkait
-
Diduga Diperas Rp2 Miliar, Sikap Richard Lee Ingin Jenguk Nikita Mirzani di Penjara Tuai Pujian
-
Gelagat Aneh Nikita Mirzani di Penjara Tak Bisa Disembunyikan dari Lucinta Luna, Ada Rasa Kangen Anak
-
Tak Puas Cuma Nikita Mirzani, Reza Gladys Mau Dokter Oky Pratama dan Dokter Detektif Dijadikan Tersangka
-
Fitri Salhuteru Ingatkan Kebaikannya ke Nikita Mirzani Saat Ditahan: Semoga luluhkan Hatinya
-
Dinar Candy Kasihan Pada Anak-anak Nikita Mirzani: Ada-ada Aja Kak Niki Mah
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
Guns N' Roses Kembali ke Jakarta! Ini Jadwal dan Daftar Harga Tiket Konser Termegah 2026
-
Mufli Ananda Umur Berapa? Asisten Raffi Ahmad yang Disorot usai Jadi Komisaris
-
Bangkit dari Persahabatan SMA, This is EQUAL Resmi Debut Lewat EP Kirei
-
Bebizie Pamer Jabatan Baru, Tapi Visi-Misinya Cuma Sebatas Makeup dan Hairdo!
-
Venom: Ketika Tom Hardy Berbagi Tubuh dengan Parasit Luar Angkasa, Malam Ini di Trans TV
-
Kisah Anas Fikry dan Risky Adelia Membangun Konten Berbasis Kejujuran dan Aksi Sosial
-
Sineas Muda Soroti Akses Layar Bioskop, Menekraf Janji Perkuat Ekosistem Film Nasional
-
GJF International 2026: Menikmati Musik Jazz Berasa di Eropa
-
Pulang Kampung Setelah Sukses Go Internasional, Icha Yang Disambut Meriah di Jember
-
Pendidikan Mufli Budi Ananda, Asisten Raffi Ahmad Kini Jadi Komisaris