Suara.com - Fitri Salhuteru dikritik karena mengungkit kebaikannya kepada Nikita Mirzani usai ibu tiga anak itu resmi ditahan. Kini, ia memberikan klarifikasi dalam sebuah video.
"Kalau aku memposting bagaimana cara aku menemani Niki itu hanya sebagai pengingat kita semua, jika kalian ingin keadilan dan kebenaran berjuanglah di jalan adil dan benar," kata Fitri Salhuteru.
Dulu, saat Nikita ditahan sebelum sekarang, Fitri jadi orang terdepan yang mendampingi ibunda Lolly tersebut. Hal itulah yang ia ungkit saat Nikita Mirzani diamankan saat ini.
Fitri juga minta pada netizen agar bijak dalam berkomentar.
"Jangan memprovokasi seolah-olah ada keberpihakan atau ketidakadilan di sini. yuk kita gunakan jari-jari kita yang baik," ujar Fitri.
Fitri hanya ingin meluluhkan Nikita Mirzani dengan cara mengingatkan kebaikan yang pernah dia lakukan.
"Aku nggak ada ungkit-ungkit kebaikan. Kalau ada masalah, ada orang marah terus kita ingatkan kebaikan semoga meluluhkan hati yang sedang marah," ujar dia.
"Tapi netizen +62 ini kalau diingatkan yang baik malah marah. Jangan ini bulan puasa," kata dia lagi.
Seperti diketahui, setelah Nikita Mirzani resmi ditahan kasus pemerasan laporan Reza Gladys, Fitri Salhuteru langsung bereaksi. Dalam Insta Stories pribadinya, ia meminta teman-teman Nikita untuk tak meninggalkannya.
Baca Juga: Shella Saukia Sebut Oky Pratama Dalang Kasus Pemerasan yang Tega Jadikan Nikita Mirzani Boneka
"Sudah buka puasa nih. Aku cuma menghimbau kepada teman-temannya Nikita, ke mana kalian? Jangan ditinggal. Biadab kalian kalau ditinggal sendiri," ujar Fitri.
Baru setelahnya, Fitri berpesan kepada Nikita kalau sekarang waktunya untuk merenung. Ia juga mengingatkan kalau dirinya dulu yang paling peduli pada Nikita ketika masuk bui.
"Sekarang kau banyak waktu merenung. Renungkanlah yang pertama siapa yang mengkhawatirkan kau, siapa yang memikirkan kau, siapa yang 24 jam siap disuruh-suruh beli makanan ini itu, siapa yang menenangkan kau, dan siapa yang menjamin semua akan baik-baik saja," tulis Fitri.
Berita Terkait
-
Shella Saukia Sebut Oky Pratama Dalang Kasus Pemerasan yang Tega Jadikan Nikita Mirzani Boneka
-
Omongan Dewi Perssik Terbukti? Pesan WA Nikita Mirzani Diduga Peras Owner Skincare Rp15 M Bocor
-
Chat Pemerasan Bocor, Begini Cara Sosok Diduga Oky Pratama Arahkan Korban Hubungi Nikita Mirzani
-
Belepotan Ungkap Motif Pidanakan Nikita Mirzani, Gaya Bicara Reza Gladys Jadi Perbincangan
-
Belum Puas Penjarakan Nikita Mirzani, Reza Gladys Mau Bikin Laporan Baru ke Polisi: Terkait Penyerangan Martabat
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123
-
BRI dan Kementerian UMKM Perkuat Pembiayaan KUR, Dorong UMKM Bandung Naik Kelas
-
Rambah Hutan Lindung di Batam, PT GTP Jadi Tersangka Korporasi
-
Truk LPG Hantam 11 Kendaraan di Kota Bandung, Pesepeda Wanita Meninggal Dunia
-
TNI Masuk MBG, Aktivis Kritik Pendekatan Militer: Bukan Situasi Perang
-
Atasi Sampah Kabupaten Bogor, PSEL Galuga Siap Dibangun di Atas Lahan Kopassus