"Bilang aja kalo kesel mantu lo dicoret dan nggak masuk lineup kan?" tulis netizen.
Reaksi netizen terhadap kritik Andre Rosiade menunjukkan bahwa publik tidak hanya menyoroti performa tim, tetapi juga mempertanyakan motif di balik kritik tersebut.
Beberapa netizen menilai bahwa kritik tersebut lebih didasarkan pada kepentingan pribadi terkait menantunya, Pratama Arhan, yang tidak dimainkan dalam pertandingan melawan Australia.
Ini bukan pertama kalinya Andre Rosiade melontarkan kritik terkait Timnas Indonesia.
Sebelumnya, dia juga pernah mengungkapkan alasan di balik keputusan Erick Thohir dalam penunjukan Patrick Kluivert sebagai pelatih kepala Timnas Indonesia menggantikan Shin Tae Yong.
Andre menyebut bahwa Erick Thohir tidak puas dengan kinerja Shin Tae Yong, sehingga memutuskan untuk mengganti pelatih demi meningkatkan performa tim.
Selain itu, Andre Rosiade juga pernah menyinggung alasan tidak adanya asisten pelatih lokal dalam tim kepelatihan Patrick Kluivert.
Meskipun PSSI telah mengajukan beberapa pelatih lokal potensial untuk mendampingi Kluivert, tetapi kualitas pelatih lokal belum memenuhi standar yang diharapkan.
Hal ini menyebabkan tidak adanya asisten pelatih lokal dalam tim kepelatihan saat ini.
Baca Juga: Ibnu Jamil Salahkan Taktik Patrick Kluivert di Laga Kontra Australia: Terlalu Percaya Diri
Di sisi lain, kekalahan dari Australia menambah catatan evaluasi bagi Timnas Indonesia.
Publik berharap agar tim pelatih dan manajemen PSSI dapat segera melakukan perbaikan dan evaluasi menyeluruh untuk meningkatkan performa tim di pertandingan selanjutnya.
Pertandingan melawan Bahrain akan menjadi ujian berikutnya bagi skuad Garuda untuk membuktikan kemampuan mereka dan meraih poin penting dalam kualifikasi Piala Dunia 2026.
Dukungan dan kritik konstruktif dari berbagai pihak diharapkan dapat menjadi motivasi bagi Timnas Indonesia untuk terus berbenah dan mencapai prestasi yang lebih baik di kancah internasional.
Kontributor : Chusnul Chotimah
Berita Terkait
-
Cara Semen Padang Rekrut Stefano Lilipaly: Dari Video Call hingga Bujuk dengan Ini
-
Andre Rosiade Curiga Promosi ke Super League Sudah Diatur, Minta Championship Berjalan Adil
-
Kecewa Pratama Arhan Pilih Persija, Perjanjian Tertulis dengan PSIS Semarang Diungkit
-
3 Sosok di Persija yang Bikin Pratama Arhan Yakin Cepat Nyetel Bareng Macan Kemayoran
-
Pratama Arhan Ungkap Alasan Gabung Persija Jakarta, Shin Tae-yong Jadi Faktor Kunci
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga