"Jikalau tidak memenuhi target pembayaran gaji pun harus direlakan para karyawan maupun direksi untuk dibayarkan tidak secara penuhu. Bahkan, sampai penerimaan gaji yang sampai di 40-30 persen dari yang seharusnya dibayarkan," tuturnya.
Rupanya, pemotongan gaji dengan jumlah besar itu sudah terjadi selama beberapa bulan terakhir akibat kondisi perusahaan yang tidak stabil.
Gedung PFN Sudah Tua dan Minim Peralatan
Selain masalah keuangan, PFN juga menghadapi masalah lain dalam segi fasilitas gedung dan peralatannya. Banyak alat-alat untuk syuting sudah sangat tua sehingga tidak bisa lagi dipakai sejak lama.
"Dikarenakan shifting dari analog ke digital yang begitu cepat, membuat banyaknya peralatan syuting di PFN yang sudah tidak lagi bisa dipakai sejak lama. Di antara gedung-gedung tua dan banyaknya ruangan rusak, PFN punya satu studio besar yang alhamdulillah masih bisa dipakai untuk syuting, namanya 'Black Box', tapi sifatnya lebih disewakan," katanya.
Alat yang masih sering digunakan adalah sebuah kamera Sony A 6700 untuk produksi sehari-hari.
"Selama ini PFN bisa 'hidup perlahan' hanya dengan menyewakan ruangan-ruangan di bangunan tuanya. Ada yang disewakan dari coffee shop, LBH, travel umrah, billiard sampai ke tempat lomba kicau burung," tuturnya.
Tujuan Ifan Seventeen menjelaskan permasalahan-permasalahan di atas supaya publik memahami bahwa dirinya tengah berusaha keras membangun lagi sebuah perusahaan yang selama ini dianggap "anak tiri" oleh negara.
Selain itu, pria 42 tahun itu juga tidak mau drama penolakannya sebagai Dirut PFN berlanjut.
Baca Juga: Ifan Seventeen Bertemu Garin Nugroho, Bahas Amanah Direktur Utama PFN di Tahun Kecemasan
Penjelasan Ifan di atas rupanya mendapat beberapa sambutan baik dari warganet. Beberapa mendukung supaya PFN tumbuh menjadi lebih baik lagi.
"Sebenarnya makin banyak orang meragukan, makin semangat untuk membuktikan kinerja bang. Semoga segala nya dimudahkan, diberikan keberkahan, tetap semangat dan membuka masukkan dari berbagai pihak," kata seorang warganet.
"Bismillah, luruskan niat, ikhtiar sepenuh hati, kita pastinya support untuk amanah besar ini," imbuh warganet yang lain.
"Bismillah bisa. Bangkitkan lagi PFN mas bro. Bikin kami bangga," ujar warganet lain memberi dukungan.
Berita Terkait
-
Ifan Seventeen Bertemu Garin Nugroho, Bahas Amanah Direktur Utama PFN di Tahun Kecemasan
-
Gandhi Fernando Tantang Ifan Seventeen Jawab Soal Distribusi Film: Politiknya Cuma Bagi-Bagi Jatah
-
Mantan Dirut Pertamina Diperiksa KPK, Ini Sosok Anaknya yang Pernah Dekat dengan Fuji
-
Dianggap Bukan Hal Baru, Arie Kiriting Soroti Visi dan Misi Ifan Seventeen Sebagai Dirut PFN
-
Ifan Seventeen Jadi Dirut PT Produksi Film Negara, Arie Kriting: Kita Harus Sadar Kapabilitas
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123