Pergantian nama tersebut dipercaya oleh orangtuanya bisa membawa keberuntungan dan kesehatan. Akhirnya, nama Sumarti pun digunakan hingga masa remaja.
Di masa kecilnya, Titiek Puspa sebenarnya bercita-cita menjadi guru taman kanak-kanak. Namun, jalan hidup berkata lain.
Setelah beberapa kali memenangkan lomba menyanyi, dia mulai serius menekuni dunia tarik suara di usia 14 tahun. Sayangnya, niat tersebut ditentang keras oleh ayahnya.
"Karena saya enggak boleh nyanyi, saya bikin nama sendiri. Bapak saya bilang, 'Jangan jadi tukang nyanyi, memalukan keluarga,'" katanya mengenang.
Lahirnya Nama Titiek Puspa
Ketika hendak mengikuti kompetisi Bintang Radio, yang saat itu sangat bergengsi, Sumarti memutuskan menggunakan nama samaran agar tak diketahui keluarga.
Seorang temannya menyarankan nama "Titiek Puspo," gabungan dari panggilannya sehari-hari "Titiek" dan "Puspo," yang diambil dari nama ayahnya.
Belakangan, Titiek mengganti "Puspo" menjadi "Puspa," yang dianggap lebih manis dan puitis.
Namun rencana itu terbongkar karena panitia lomba meminta surat izin orangtua.
Baca Juga: Jenazah Titiek Puspa Tiba di Rumah Duka, Penjagaan Diperketat
Dia pun meminta bantuan kakaknya, yang akhirnya meyakinkan sang ayah agar mengizinkannya bernyanyi.
"Saya panggil kakak saya yang sudah di Gama, tolong dong bilangin bapak, aku mau nyanyi. Bapak bilang 'enggak bisa.' Kakak bilang 'saya yang tanggung jawab,'" ujarnya.
Sejak saat itu, nama Titiek Puspa tak hanya menjadi identitas panggung, tetapi juga nama legal yang tertera di akta kelahirannya.
Nama ini pula yang digunakannya untuk menamai orkes pengiringnya, Puspa Sari, yang menjadi awal mula karier profesionalnya.
Perjalanan hidup Titiek Puspa mencerminkan perjuangan seorang perempuan yang gigih mengejar mimpinya di tengah keterbatasan dan tekanan sosial.
Dari nama yang terus berganti, hingga perjuangan melawan larangan keluarga, dia akhirnya menjelma menjadi ikon seni Indonesia.
Kini, meskipun raga telah tiada, karya dan semangatnya akan terus hidup dalam sejarah budaya bangsa.
Kontributor : Chusnul Chotimah
Berita Terkait
-
Jenazah Titiek Puspa Tiba di Rumah Duka, Penjagaan Diperketat
-
Potret Kenangan Titiek Puspa Bersama Lensois, Grup Musik Gagasan Soekarno
-
Seto Mulyadi Kawal Jenazah Titiek Puspa Masuk Ambulans: Nggak Bisa Antar ke Makam
-
Agama Titiek Puspa Dulu dan Sekarang, Penyanyi Legendaris yang Kini Telah Tiada
-
7 Potret Muda dan Nostalgik Titiek Puspa, Bukti Kecantikan Tak Lekang Waktu
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Kejati Lampung Pulihkan Rp1,14 Triliun Uang Negara, Ada Tumpukan Dolar dan Emas
-
Tak Melulu Malioboro, 5 Hidden Gem Jogja yang Wajib Masuk Wishlistmu
-
Besaran Dana PIP 2026 untuk Siswa SD, SMP, dan SMA, Ada yang Dapat Rp1,8 Juta!
-
92 Ribu Warga Jatim Lepas dari Kemiskinan, Apa Rahasianya?
-
Strategi Mitsubishi Fuso Jamin Operasional Truk Tanpa Henti di GIIAS 2026
-
Dari Hobi Saat Pandemi, Raditya Dika Kini Jadi Duta Marvel Hero Rush TCG
-
Viral Video Demo Ternyata Rekaman Lama, Pemerintah Buru Penyebar Hoaks
-
5 Pilihan Sabun Cuci Muka Glad2Glow Sesuai Review, Mengatasi Kulit Berjerawat hingga Kusam
-
Ramai Dibahas! Apa Itu Universitas Republik Indonesia? Begini Penjelasan Lengkapnya
-
Fakta Baru Mutilasi Depok: Saepul Diduga Penyuka Sesama Jenis, Motif Masih Teka-teki