Suara.com - Setelah sukses dengan "Black Panther" dan "Black Panther: Wakanda Forever," sutradara Ryan Coogler kembali dengan karya terbarunya berjudul "Sinners."
Film thriller supernatural ini dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 16 April 2025.
"Sinners" mengusung latar era 1930-an di wilayah Selatan Amerika yang penuh konflik rasial.
Film ini bukan hanya menjanjikan pengalaman horor yang mencekam, tetapi juga membawa kedalaman cerita yang sarat makna filosofis dan sosial.
Penasaran bagaimana kisahnya? Sebelum nonton langsung di bioskop, simak dulu sinopsis dan deretan fakta menarik "Sinners" berikut ini.
Sinopsis Sinners
Plot cerita "Sinners" berfokus pada sepasang saudara kembar yang kembali ke kampung halaman mereka untuk memulai hidup baru.
Namun, alih-alih kedamaian, mereka justru disambut oleh kekuatan jahat yang jauh lebih besar.
Michael B. Jordan memerankan dua karakter sekaligus, Elijah dan Elias, saudara kembar yang memiliki kepribadian berbeda namun terikat oleh masa lalu kelam yang belum selesai.
Demi mencapai hasil terbaik, Ryan Coogler bahkan merekrut sepasang sutradara kembar, Logan dan Noah Miller.
Baca Juga: Siapa Anak TChalla? Rumornya Muncul di Credit Scene Black Panther Wakanda Forever
Mereka dipercaya menjadi konsultan untuk membantu menciptakan nuansa otentik dari relasi saudara kembar tersebut.
Lebih dari Sekadar Kisah Vampir
"Sinners" menyuguhkan kisah dengan unsur vampir di dalamya. Namun sang sutradara menegaskan kisahnya tidak hanya mengangkat elemen vampir semata.
Film ini menyisipkan unsur supernatural lainnya dan menjadi wadah bagi Coogler untuk mengeksplorasi pertanyaan-pertanyaan filosofis dan eksistensial dalam balutan sinema.
Menariknya, "Sinners" juga diperkirakan melibatkan kelompok Ku Klux Klan, yang menambah lapisan ketegangan dan konfrontasi sosial ke dalam cerita.
Ku Klux Klan yang dikenal juga sebagai The Klan adalah sebuah kelompok teroris/ormas supremasi kulit putih aliran gereja sesat ekstrem di Amerika Serikat.
Kelompok yang berdiri pada 24 Desember 1865 ini berkeyakinan bahwa ras kulit putih adalah ras yang terbaik.
Berita Terkait
-
Mengintip Game Marvel 1943: Rise of Hydra, Petualangan Captain America dan Black Panther di Perang Dunia II
-
Captain America dan Black Panther Bersatu di Marvel 1943: Rise of Hydra!
-
7 Rekomendasi Film Vampir di Netflix, Ada Horor hingga Action
-
Ulasan The Symbiotic Relationship Between the Rabbit and the Black Panther, Manhwa Romance Fantasy dan Penuh Humor
-
Tayang 24 Oktober 2023, Ini 10 Pemain Series Horor Twisted: The Sinners
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik
-
55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia
-
Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak
-
Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya
-
Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar
-
Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?
-
Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi
-
Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi