Suara.com - Pengacara muda sekaligus suami Jessica Mila, Yakup Hasibuan tengah menjadi sorotan hangat di media sosial X.
Bukan karena kehidupan pribadi atau statusnya sebagai suami aktris terkenal, melainkan karena peran profesionalnya di bidang hukum.
Yakup diketahui menjadi salah satu pengacara yang menangani kasus dugaan ijazah palsu mantan Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi).
Yakup Hasibuan adalah anak dari Otto Hasibuan, pengacara senior yang kini menjabat sebagai Wakil Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan.
Kiprahnya di dunia hukum perlahan mulai menarik perhatian publik, apalagi setelah dirinya masuk dalam jajaran Tim Kuasa Hukum Jokowi.
Sebagaimana diketahui, Jokowi diperkarakan karena masalah keaslian ijazah Jokowi dari Universitas Gadjah Mada (UGM).
Isu ijazah palsu yang dialamatkan kepada Jokowi kembali mencuat ke publik meskipun sudah dibantah secara resmi dan telah melalui proses hukum sebelumnya.
Yakup Hasibuan dipercaya menangani kasus yang cukup sensitif ini bersama Firmanto Laksana, Rivai Kusumanegara, dan Andra Reinhard Pasaribu.
Pengacara muda kelahiran 1995 itu menyampaikan bahwa isu mengenai ijazah palsu tersebut bukan hanya tidak berdasar, tetapi juga dapat dikategorikan sebagai bentuk fitnah dan penyebaran informasi palsu atau hoaks.
Baca Juga: Analis Sebut Jokowi Masuk Daftar Musuh Megawati, Sulit Keduanya untuk Berlebaran
Dia menjelaskan bahwa sejak 2023, tim hukum telah menangani dua gugatan terkait keaslian ijazah Jokowi dan semuanya dimenangkan oleh pihak Jokowi.
Oleh karena itu, kemunculan kembali isu ini setelah Jokowi tidak lagi menjabat sebagai presiden dinilai sangat tendensius.
Yakup Hasibuan juga mengimbau agar masyarakat tidak terus menyebarkan informasi palsu yang tidak berdasar hukum dan fakta.
Namun, di tengah keseriusan penanganan kasus ini, peran Yakup hasibuan juga mengundang berbagai reaksi dari publik di media sosial.
Akun X bernama @Opposisi6890 membagikan data pribadi Yakup, termasuk nama lengkap, tanggal lahir, agama, nama orang tua, hingga daftar saudara kandungnya.
Aksi ini memicu perdebatan di dunia maya. Tidak sedikit yang menyeret nama Jessica Mila.
Beberapa netizen lantas mencurigai bahwa Yakup mencoba memanfaatkan kasus ini untuk mengerek namanya sendiri di dunia hukum dan publik.
"Bisa jadi dia bukan cari bayaran, tapi cari popularitas karena nama besar Jokowi. Namun, kalau kasus yang ditangani jeblok, bukan popularitas yang didapat, harga dirinya pun bisa ikut luntur," tulis salah satu netizen.
Komentar lainnya menyebut bahwa Yakup tengah mencoba "mencari panggung" dan menggunakan ilmunya dari sang ayah, Otto Hasibuan, untuk tampil di hadapan publik.
"Ilmu dari ayahnya 'bikin sensasi publik'," kata pengguna yang lain.
Meski begitu, ada pula yang mendukung langkah Yakup dan menilai bahwa penanganan kasus ini akan membawa namanya lebih dikenal karena menyangkut sosok sekelas mantan Presiden RI.
"Dia akan terkenal menangani kasus ini karena akan dilihat seluruh orang Indonesia," tulis seorang pengguna.
Netizen juga mengungkit kasus kopi sianida Jessica Wongso yang ditangani oleh ayah Yakup, Otto Hasibuan.
Penangangan kasus pembunuhan berencana yang merenggut nyawa Mirna Salihin ini diduga sudah diatur sedemikian rupa untuk menaikkan nama beberapa orang.
Teori konspirasi ini membuat netizen menduga apakah kasus ijazah palsu Jokowi dijadikan panggung oleh sejumlah pihak.
Popularitas yang datang seiring penanganan kasus besar memang bukan hal baru di dunia hukum, terlebih bila menyangkut figur penting seperti mantan kepala negara.
Dalam hal ini, Yakup Hasibuan bisa dibilang tengah menapaki jalur yang juga pernah dilalui ayahnya, dikenal sebagai pengacara publik yang menangani kasus-kasus besar nasional.
Kontributor : Chusnul Chotimah
Berita Terkait
-
Menteri Prabowo Masih Anggap Jokowi Sebagai Bos, PKS Wanti-wanti: Tak Boleh Ada Matahari Kembar
-
Jokowi Kenang Momen Disuruh-suruh Titiek Puspa: Menteri Saja Gak Ada yang Berani
-
Jokowi Siap 'Bertarung' di Pengadilan, Gugatan Esemka Jadi Sorotan
-
Isi Surat Hasto PDIP di Penjara: Prabowo Terpaksa Efisiensi karena Jokowi Salah Urus Negara!
-
Usai Ditemui Prabowo, PSI Berharap Megawati Bisa Bertemu dengan Jokowi dan SBY
Terpopuler
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
Pilihan
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
Terkini
-
Bintang Dawson's Creek, James Van Der Beek Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker Kolorektal
-
Cari Brondong di Dating Apps Lewat Series Baru, Tatjana Saphira Sempat Penasaran Jajal Aplikasinya
-
Ananda Zhafira Beri Klarifikasi usai Dituduh Halangi Okin Dukung Anaknya Lomba
-
Konten Lokal Saingi KDrama di Platform Streaming Asia Tenggara, Vidio Ekori Netflix
-
Profil Annisa Dalimunthe, Diva Cilik yang Guncang Panggung The Catwalk Master Asia 2026
-
Ratu Rizky Nabila Dituding 'Menari' saat Istri Pertama Pesulap Merah Meninggal
-
Tristan Molina 'Nembak' Olla Ramlan di Ranjang?
-
Sinopsis Canvas of Blood, Kim Nam Gil dan Park Bo Gum Berebut Kekuasaan di Film Sejarah Baru
-
Sinopsis Film Mandarin The Lost Bladesman, Kisah Epik Jenderal Pemberani Guan Yu
-
Terlalu Mesra dengan Fadi Alaydrus, Tatjana Saphira Bicara Kemungkinan Cinlok