Suara.com - Pemain Timnas Indonesia keturunan Belanda, Ragnar Oratmangoen, merupakan seorang mualaf.
Lahir di Belanda pada 21 Januari 1998, Ragnar Oratmangoen dibesarkan sebagai seorang Kristen. Ia putuskan memeluk Islam saat berusia remaja.
Perpindahan keyakinan Ragnar tak lepas dari hijrahnya ia ke Indonesia. Kakek Ragnar kebetulan masih memiliki darah Indonesia, tapatnya Maluku.
Di Indonesia, Ragnar tinggal di lingkungan yang mayoritas muslim. Seorang sahabat mengenalkan ia pada Islam setelah dirinya banyak bertanya.
Ya, Ragnar dan si sahabat sering bertukar pikiran. Hingga pada suatu waktu, Ragnar bertanya tentang agama Islam yang dianut sang sahabat.
"Mereka mengajarkan saya soal Tuhan dan bagaimana agama ini bisa membantu dalam hidup," cerita Ragnar kepada wartawan Hotel Fairmont, Jakarta, Maret tahun lalu.
Tiap hari bertukar pikiran tentang agama, Ragnar mulai tertarik dengan Islam. Meski belum mualaf, ketika itu Ragnar sering mengiyakan kalau diajak salat berjamaah di masjid.
"Teman saya sering ajak saya ke masjid," ujar Ragnar.
Di Indonesia, Ragnar belajar sepak bola di sebuah akademi. Di sana, ia sering kali mendengar azan, panggilan untuk salat ke masjid.
Baca Juga: Beredar Kabar Sarwendah Dulu Beragama Buddha sebelum Dinikahi Ruben Onsu, Benarkah?
Ragnar tak menampik hatinya tenang tiap kali mendengar lanturan azan.
Saat mendapat hak untuk memilih keyakinan secara usia, Ragnar putuskan untuk masuk Islam. Keluarganya di Belanda yang mayoritas beragama Kristen pun tak masalah.
Ingin menjadi muslim yang taat, pria bernama lengkap Ragnar Anthonius Maria Oratmangoen ini juga jalani ibadah puasa di tiap Ramadan.
Kalau tidak salah kata Ragnar, ia sudah lewati Ramadan sebanyak 11 kali di Indonesia.
Ragnar selalu gembira dengan suasana Ramadan di Indonesia yang dia anggap begitu unik. Menurutnya, Ramadan di Indonesia menjadi seru karena dibalut dengan kultur lokal.
Silsilah keluarga
Berita Terkait
-
Adam Alis Yakin Persib Bandung Berjaya di Asia, Kedatangan Sandy Walsh dan Ragnar Jadi Modal Besar
-
Apa Beda Diaspora dan Naturalisasi? Ramai Dibahas usai Ragnar Cs Main di Liga Lokal
-
Apa Itu Diaspora? Ragnar Oratmangoen Cs Kehilangan Statusnya usai Gabung Liga Lokal
-
Persib Kunci Ragnar Oratmangoen 3 Tahun, Sinyal Serius Kuasai Liga dan Asia
-
Ole Romeny Susul Sandy Walsh dan Ragnar Oratmangoen Gabung Persib Bandung? Ini Kodenya
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- DPR Pertanyakan, Pemerintah Menjawab, Dari Mana Datang Isu Kipas Angin Rp1,8 T untuk Kopdes?
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Kulit Sawo Matang Jangan Salah Pilih Warna Lipstik! Ini 8 Pilihan yang Bikin Wajah Cerah Seketika
Pilihan
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
Terkini
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Menembus Macet demi Langit Bersih: Catatan Acara Lintas Komunitas Kemenhub
-
Berawal dari Dapur Rumahan, Camilan BUNCY Kini Mendunia Bersama BRI
-
Terjaring OTT, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini tiba di KPK
-
Banyak Sekolah Rusak? Prabowo Janji Bereskan Semuanya Sebelum 2029
-
Gaji Bukan Hambatan, Pep Guardiola Berpeluang Tangani Timnas Italia
-
Pakar Jelaskan Soal BPA pada Galon Guna Ulang, Benarkah Berbahaya?
-
Green Label Jadi Tren Baru Bangunan, Material Ramah Lingkungan Semakin Diminati
-
Mendagri Tito Heran Banyak Kepala Daerah Kena OTT, Padahal Sudah Ikut Retret
-
Kriminolog: TPPU Pintu Masuk untuk Kasus Eks Jampidsus