Suara.com - Maxima Pictures yang bekerja sama dengan Sinergi Pictures dan VLP Indonesia siap merilis film horor berjudul Godaan Setan yang Terkutuk.
Film yang disutradarai oleh Fahmy J Saad ini diketahui siap tayang di bioskop mulai 15 Mei mendatang.
Film Godaan Setan yang Terkutuk sendiri merupakan film horor yang menyuguhkan cerita mendalam tentang godaan iblis yang menguji iman dan keharmonisan keluarga.
Penasaran dengan fakta menarik dan sinopsis film ini? Simak ulasannya berikut ini.
1. Bertabur Bintang
Film Godaan Setan yang Terkutuk ini dibintangi oleh sederet artis Tanah Air, yakni Donny Alamsyah, Poppy Sovia, Azela Putri, Aline Fauziah, Claresta Taufan, Jefan Nathanio, dan Aden Bajaj.
Donny Alamsyah yang memerankan karakter Ustaz Ahmad merasa bahwa film ini merupakan proyek yang menarik baginya.
"Saya tertarik karena film ini memberikan kesempatan untuk mengeksplorasi peran seorang kepala keluarga yang berjuang melindungi keluarganya dari godaan spiritual. Ini adalah tantangan yang sangat menarik bagi saya sebagai aktor," ungkap Donny Alamsyah.
Sementara itu, Poppy Sovia, yang berperan sebagai istri Ustaz Ahmad, mengakui bahwa merasa sangat terhubung dengan karakter yang dimainkannya itu.
Baca Juga: Daftar Pemeran Pengepungan di Bukit Duri, Ada Anak Artis
"Saya merasa sangat terhubung dengan karakter istri Ustadz Ahmad, karena film ini mengangkat dinamika keluarga yang sangat mungkin terjadi dalam kehidupan nyata," ujarnya.
Selain itu, Poppy Sovia juga merasa film Godaan Setan yang Terkutuk menyampaikan pesan moral yang mendalam.
"Lebih dari itu, film ini menyampaikan banyak pesan moral yang mendalam," kata Poppy.
2. Tak Hanya Menyajikan Teror
Film Godaan Setan yang Terkutuk diketahui tidak hanya menyajikan teror, tetapi juga menceritakan tentang pentingnya peran iman dalam keharmonisan dalam keluarga.
"Kami ingin menyajikan horor yang tidak hanya mengandalkan jumpscare, tetapi juga horor yang mengganggu pikiran dan perasaan penonton. Ini adalah cerita tentang ujian spiritual, godaan yang nyata, dan perjuangan menjaga harmoni dalam keluarga," ungkap Phillip Lesmana.
Berita Terkait
-
Terinspirasi dari Yayu Unru, Fatih Unru Ingin Punya Sekolah Akting Gratis
-
Kenalan dengan 4 Karakter Utama Drakor Resident Playbook, Ada Mantan Idol K-Pop
-
4 Karakter Penting di Drama The Haunted Palace
-
Ariel Tatum Bela-belain Ngedate dengan Chicco Jerikho Berbulan-bulan Demi Film Perang Kota
-
Anugerah Kartini Musik dan Film Indonesia Siap Digelar, Bernadya hingga Elvy Sukaesih Masuk Nominasi
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Gegara Kereta Cepat, Laba Bersih KAI Anjlok 73,9% Jadi Rp305,3 M di Semester I-2026
-
ShopeeFood Angkat Kisah Mie Sapi Gajahan dan Nasi Telur Bahagia, Dua Kuliner Lokal Yogyakarta
-
Meta AI Muse Spark 1.1 Kini Bisa Eksekusi Tugas Nyata, Bukan Sekadar Jawab Prompt
-
Transformasi Industri Butuh SDM Siap Pakai, Sharp Perluas Program Sharp Class
-
Rupiah Semakin Terpuruk Hari Ini, Betah di Level Rp18.111
-
Jelang Hadapi Timnas Indonesia, Pelatih Vietnam Putar Otak Matikan Pergerakan Mitchell Baker
-
Jatim Media Summit 2026: Masa Depan Media Ada di Kolaborasi, Bukan Sekadar Pemberitaan
-
GIIAS 2026 Dinilai Jadi Gambaran Industri Otomotif Indonesia
-
Termasuk Kajari Kota Bekasi, Ini Daftar 90 Kajari Kena Mutasi Kejagung
-
APKASI Desak Pemerintah Hentikan Pemotongan Dana Daerah, Beban Kepala Daerah Makin Berat