Suara.com - Dunia perfilman Tanah Air kembali diramaikan dengan kehadiran sebuah film drama romantis terbaru yang unik dan menarik perhatian publik.
Bertajuk Senyum Manies Love Story, film ini mengangkat kisah asmara masa muda sosok Anies Baswedan, ketika ia pertama kali bertemu dengan Fery Farhati, yang kini telah menjadi istrinya.
Poster dan trailer film ini diperkenalkan kepada publik pada Senin (21/4) sore dalam acara peluncuran di Studio 5 Senayan City XXI, Jakarta Pusat.
Disutradarai oleh Rony Mepet, Senyum Manies Love Story dijadwalkan tayang di bioskop seluruh Indonesia pada 12 Juni 2025.
Film ini menceritakan kembali kisah cinta yang bersemi di bangku kuliah Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, di mana Anies dan Fery saling mengenal dan akhirnya jatuh cinta.
Namun, ini bukan sekadar film cinta biasa. Sang sutradara menegaskan bahwa film ini membawa semangat baru dalam genre drama remaja.
"Harapannya, Senyum Manies Love Story bisa menjadi film remaja yang berbeda. Ini bukan hanya soal asmara, tapi juga tentang persahabatan, idealisme, dan nilai-nilai keluarga yang membentuk karakter seseorang," ungkap Rony dalam sesi jumpa pers usai pemutaran trailer perdana.
Menariknya, cerita dalam film ini juga memperlihatkan dinamika kehidupan mahasiswa era 90-an, lengkap dengan perjuangan meraih cita-cita, konflik batin, dan suasana kampus yang hangat namun penuh tantangan.
Hal itu terlihat dari interaksi Anies muda dengan teman-temannya di organisasi, serta peran Fery sebagai mahasiswi yang aktif dan berprestasi.
Baca Juga: Ariel Tatum Bela-belain Ngedate dengan Chicco Jerikho Berbulan-bulan Demi Film Perang Kota
Tisa TS, penulis skenario film ini, mengatakan bahwa ia berusaha menyisipkan banyak pesan moral dalam alur cerita.
"Film ini bukan hanya sekadar tontonan, tetapi juga sebuah tuntunan. Bagaimana seseorang bertumbuh dalam lingkungan yang kompleks, tetap memegang prinsip, dan tidak melupakan sisi kemanusiaannya," tutur Tisa.
Memerankan sosok Anies muda, aktor pendatang baru M. Fahad Haydra, mengaku tantangan terbesar dalam proyek ini adalah membawakan karakter yang begitu tenang, reflektif, namun punya daya tarik tersendiri.
“Akting di film ini tidak menuntut ekspresi berlebihan atau adegan yang terlalu dramatis, karena karakter Pak Anies muda memang dikenal kalem dan dewasa sejak muda,” ujar Fahad.
Cerita bermula dari sebuah pertemuan tak terduga antara Anies dan Fery di kampus UGM.
Anies, yang dikenal sebagai mahasiswa baru yang idealis dan aktif di berbagai kegiatan organisasi, mulai tertarik pada sosok Fery yang cerdas, tenang, dan memiliki pandangan hidup yang luas.
Berita Terkait
-
Ariel Tatum Bela-belain Ngedate dengan Chicco Jerikho Berbulan-bulan Demi Film Perang Kota
-
Jerome Kurnia Syok Dengar Kabar Paus Fransiskus Meninggal Dunia di Tengah Premiere Film Baru
-
Anugerah Kartini Musik dan Film Indonesia Siap Digelar, Bernadya hingga Elvy Sukaesih Masuk Nominasi
-
7 Potret Ulang Tahun Yuki Kato ke-30, Bertema Y2K dan Film Romcom
-
Lee Min Ho Spoiler Film dan Drama Baru di Fan Meeting Indonesia
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Terkini
-
Viral Kasus Pelecehan Seksual Konsumen Paylater, Kredivo Putus Kerja Sama Debt Collector
-
Shin Tae-yong Maklumi Persija Kalah di Laga Perdana Piala Presiden 2026
-
Industri Kreatif Bergeser, Strategi Kampanye Tak Lagi Cukup
-
Ekonom UGM Endus Pola Penggusuran 'Orang Jokowi' di Balik Mundurnya Gubernur BI
-
RI Lobi AS Agar Sawit Bebas Tarif Section 301, Airlangga: Kami Minta Dikecualikan
-
KPK Periksa SF Hariyanto, Eks Ketua KPID Riau hingga Anggota Dewan
-
Teka-teki Kematian Sutrimo, DPR Minta Polisi Tak Sisakan Spekulasi
-
Ketimpangan Relasi Kerja: Mengapa Loyalitas Hanya Berlaku Satu Arah?
-
Perahu Mahasiswa KKN Terbalik di Muratara, Begini Kronologi hingga Satu Korban Hilang
-
Pemuda Sinjai Merantau Demi Biayai Adik, Tewas Dikeroyok Massa