"Tahun depan ya, pokoknya di tahun depan," tutur Reza Arap.
Konten live streaming Marapthon sendiri sebenarnya saat ini sudah cukup populer. Reza Arap mengekor pencapaian konten kreator dunia iShowSpeed di urutan kedua live streaming YouTube global.
Dari season ketiga Marapthon nanti, Reza Arap pede bisa mengungguli iShowSpeed untuk jadi pelaku live streaming nomor satu di dunia.
"Entar aja lihat, gimana season tiga. Sebenernya gue bisa nomer satu sih," kata Reza Arap.
Tahun ini, Reza Arap tertahan di urutan kedua karena kalah jumlah penonton dari iShowSpeed. Di konten berikutnya, mantan suami Wendy Walters pede bisa mengungguli lelaki yang pernah ia bawa ke Indonesia itu.
"Kan itu massa-nya dari Indonesia doang. Coba kalau global," tutur Reza Arap.
Reza Arap lewat Marapthon sempat mendatangkan nama-nama besar seperti Shin Tae-yong hingga Jackson Wang hingga Rich Brian.
Agenda Marapthon baru akan dilanjutkan tahun depan karena Reza Arap masih punya tugas lain yang harus diselesaikan lebih dulu.
"Fokus bisnis sih. Marapthon itu udah sebesar itu, jadi di tahun ini pokoknya bakal banyak program yang dibikin sama kami. Nggak kayak streaming panjang berpuluh-puluh hari gitu, nggak. Cuma program-program kecil di channel gue sama temen-temen," jelas Reza Arap.
Baca Juga: Jejak Digital Dukung 02 Viral Lagi, Reza Arap Bela Diri: Saya Minta Maaf
"Di luar itu, masih ada project juga. Terus Weird Genius masih jalan juga. Pokoknya, saya tahun ini digerus," lanjutnya.
Masih ada juga kegiatan CSR yang masih jadi bagian Marapthon, untuk memberangkatkan empat orang ke Tanah Suci untuk melaksanakan ibadah haji.
"Yang di-plan itu yang naikin haji. Empat orang yang naik haji," ucap Reza Arap.
Reza Arap sendiri sebelumnya sudah menorehkan prestasi dengan membawa iShowSpeed datang ke beberapa kota di Indonesia, seperti Jakarta dan Yogyakarta.
Berita Terkait
-
Apakah Guinness World Records Bisa Dibeli? Viral Bigmo Sindir Rekor Member Marapthon
-
Tiket Ludes, Segini Biaya Nonton Online Festivaaal Marapthon: The Last Tale
-
Jadwal Lengkap Rundown Festivaaal Marapthon: The Last Tale di Istora Senayan, Open Gate Jam Berapa?
-
Daftar Lengkap Lineup Festivaaal Marapthon: The Last Tale di Istora Senayan
-
Ada Sponsor Siap Bayar Rp1 Triliun Buat Marapthon Season 4, Reza Arap Diingatkan Soal Pencucian Uang
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
Terkini
-
Bangkit dari Persahabatan SMA, This is EQUAL Resmi Debut Lewat EP Kirei
-
Bebizie Pamer Jabatan Baru, Tapi Visi-Misinya Cuma Sebatas Makeup dan Hairdo!
-
Venom: Ketika Tom Hardy Berbagi Tubuh dengan Parasit Luar Angkasa, Malam Ini di Trans TV
-
Kisah Anas Fikry dan Risky Adelia Membangun Konten Berbasis Kejujuran dan Aksi Sosial
-
Sineas Muda Soroti Akses Layar Bioskop, Menekraf Janji Perkuat Ekosistem Film Nasional
-
GJF International 2026: Menikmati Musik Jazz Berasa di Eropa
-
Pulang Kampung Setelah Sukses Go Internasional, Icha Yang Disambut Meriah di Jember
-
Pendidikan Mufli Budi Ananda, Asisten Raffi Ahmad Kini Jadi Komisaris
-
Dari Tulus hingga Hindia, Sunset di Kebun Tawarkan Pengalaman Festival Musik di Tengah Ruang Hijau
-
Andai Waktu Bisa Diulang Kembali: Dilema Davina Karamoy Antara Cinta dan Kehormatan