Suara.com - Iffet Veceha Sidharta atau Bunda Iffet meninggalkan banyak kenangan manis semasa hidup. Tak terkecuali bagi para personel GIGI, yang juga tumbuh besar berkat peran Bunda Iffet.
"Sejarahnya sangat besar," beber bassis GIGI, Thomas Ramdhan di rumah duka Bunda Iffet di Gang Potlot III, Duren Tiga, Jakarta, Minggu (27/4/2025).
Rumah yang juga dijadikan markas Slank itu turut jadi tempat berkumpul bagi para personel GIGI di masa awal mereka merintis karier.
"Dekatnya sebegitunya, support banget ke anak-anak semuanya. Tiap dari mana, kumpul di sini," kenang Thomas.
Bunda Iffet pun terbilang salah satu penggemar GIGI semasa hidup. Ia jarang sekali melewatkan konser Armand Maulana dan kolega.
"Banyak banget kesannya kalau diungkapin. Bunda selalu datang kalau GIGI sama Slank manggung. Pasti kan GIGI duluan tuh, baru Slank. Bunda di panggung pasti selalu nonton GIGI," beber Armand.
"Aku sampai tanya, 'Kenapa sih bund lihat GIGI? Kan ada jeda sebelum Slank'. Dia bilang, 'Aku seneng lihat GIGI'," imbuhnya.
Masih membekas juga ingatan Armand tentang bagaimana kebiasaan Bunda Iffet setiap GIGI selesai manggung.
"Itu dari bener-bener lagu pertama. Habis manggung, pasti minta peluk. Udah terlalu dekat ya bisa dibilang," kenang suami Dewi Gita itu.
Baca Juga: Giginya Dicabut Tanpa Anastesi, Seorang Wanita Nekat Lompat dari Atap Rumah Sakit
Begitu besar peran Bunda Iffet untuk band-band yang tumbuh di era 90-an. Ia bukan cuma jadi sosok ibu bagi para personel Slank.
"Bener yang Thomas bilang, beliau ibu dari semua anak band di tahun 90-an. Terutama scene pop rock, itu udah lah, kayaknya emang ibu kami," jelas Armand.
Bahkan menurut cerita Armand, kehadiran Bunda Iffet pernah dinanti para Slankers di salah satu panggung konser Slank.
"Bunda itu kan waktu tahun 90 sampai 2000 awal sosok manajer Slank. Itu belum pernah ada, gue nggak tahu di seluruh dunia ada nggak, tapi manajer dipanggil sama seluruh penonton, disuruh ke stage, belum pernah ada kayaknya," kenang Armand.
"Itu semua, satu lapangan sepak bola minta Bunda ke stage,disuruh ngomong. Itu di tengah-tengah Slank main," jelas Armand.
Pun bagi GIGI sendiri, pelukan hangat Bunda Iffet setiap selesai manggung akan jadi sesuatu yang mereka rindukan.
Berita Terkait
-
Meninggal Dunia, Pelukan Hangat Bunda Iffet Dirindukan Personel GIGI
-
Profil dan Jasa Bunda Iffet di Balik Kesuksesan Slank
-
Ganjar Pranowo Bersimpuh di Dekat Jenazah Bunda Iffet, Ungkap Penyesalan Terbesar
-
Kini Berpulang, Kisah Bunda Iffet Selamatkan Slank dari Jeratan Narkoba
-
Bunda Iffet Ibunda Bimbim Slank Meninggal Dunia
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
Terkini
-
Bangkit dari Persahabatan SMA, This is EQUAL Resmi Debut Lewat EP Kirei
-
Bebizie Pamer Jabatan Baru, Tapi Visi-Misinya Cuma Sebatas Makeup dan Hairdo!
-
Venom: Ketika Tom Hardy Berbagi Tubuh dengan Parasit Luar Angkasa, Malam Ini di Trans TV
-
Kisah Anas Fikry dan Risky Adelia Membangun Konten Berbasis Kejujuran dan Aksi Sosial
-
Sineas Muda Soroti Akses Layar Bioskop, Menekraf Janji Perkuat Ekosistem Film Nasional
-
GJF International 2026: Menikmati Musik Jazz Berasa di Eropa
-
Pulang Kampung Setelah Sukses Go Internasional, Icha Yang Disambut Meriah di Jember
-
Pendidikan Mufli Budi Ananda, Asisten Raffi Ahmad Kini Jadi Komisaris
-
Dari Tulus hingga Hindia, Sunset di Kebun Tawarkan Pengalaman Festival Musik di Tengah Ruang Hijau
-
Andai Waktu Bisa Diulang Kembali: Dilema Davina Karamoy Antara Cinta dan Kehormatan