Suara.com - Grup Podcast GJLS yang terdiri dari Hifdzi Khoir, Rigen Rakelna dan Ananta Rispo siap merilis film. Disutradarai sineas ternama Monty Tiwa, film tersebut berjudul GJLS: Ibuku Ibu-ibu.
Film GJLS: Ibuku Ibu-ibu terinspirasi dari kisah nyata salah satu personelnya, Hifdzi Khair. Namun kata Ananta Rispo, cerita tersebut tidak dibuat sangat mirip.
"Jadi bapaknya Hifdzi nikah lagi. Inspired by Hifdzi. Kalau bapaknya Hifdzi 4 bulan, kalau kita 6 bulan," kata Ananta Rispo dalam konferensi pers di Kota Kasablanka, Jakarta Selatan pada Jumat, 23 Mei 2025.
Cerita ini kemudian dikolaborasikan dengan imajinasi Monty Tiwa sebagai sutradara. Sosok yang juga ada di balik kesuksesan film Danur ini akhirnya memiliki ide judul.
"Ide awalnya, saya lupa. Kalau nggak salah saya awalnya tanya, judul yang cocok apa? Karena sudah berbagai opsi kita obrolin," kata Monty Tiwa.
Setelah berdiskusi, tercetus nama 'Ibuku Ibu-ibu'. Terdengar aneh memang, namun bagi Monty Tiwa judul itu mewakili identitas trio GJLS alias nggak jelas.
"Kalau dengar kan, aneh banget, nggak jelas, yasudah itu GJLS. Ukurannya, goblok banget. Ini memang kita patenkan film tergoblok, orang-orangnya goblok," terang Monty Tiwa.
Monty Tiwa lantas menyoroti diksi 'goblok' yang diucap. "Kedengerannya, goblok, tapi nggak juga," tuturnya.
Selain diksi, ketertarikan Monty Tiwa menggarap film GJLS karena apa yang terjadi di set syuting, kadang melanggar aturan yang berlaku.
Baca Juga: 4 Fakta Menarik Zootopia 2, Hadirkan Banyak Karakter dan Lokasi Baru
"Saya berani bilang film ini yang berani menabrak aturan, pakem. Tapi, bukankah begitu, Indonesia?" kata Monty Tiwa.
"Tapi, bukankah begitu, Indonesia? Aturannya kayak apa? Kok dilanggar? Kayaknya undang-undangnya gitu, tapi kok boleh?" imbuhnya.
Merujuk pada fenomena ini, Monty Tiwa mengatakan, sekaligus saja dirinya membuat film yang melanggar pakem tapi serasa seperti yang dialami masyarakat.
"Jadi setiap hari kita kalau baca berita seperti digoblok-goblokin sekalian aja, jangan-jangan kalau film ini keluar, penonton akan.. wah kayak kita nih," tutur sineas 48 tahun ini.
Mengenai kisahnya, GJLS: Ibuku Ibu-Ibu merupakan film drama-komedi keluarga. Menggambarkan dinamika tiga bersaudara, Rigen Rakelna, Ananta Rispo, dan Hifdzi Khoir.
Mereka yang tidak bisa diandalkan dan sama-sama memiliki sifat absurd dan egois, kompak melakukan sebuah misi, menggagalkan pernikahan ayahnya.
Tag
Berita Terkait
-
Simon Pegg Tolak Film Shaun of the Dead Dibuatkan Sekuel, Ini Alasannya
-
Luna Maya Dimanfaatkan Raffi Ahmad Belikan Tas untuk Wanita Lain: Tahu Gitu Gue Jual Aja
-
Review Film Angkara Murka: Horor dan Kekuasaan di Balik Gelapnya Tambang
-
Sinopsis dan Fakta Menarik Film Sore: Istri dari Masa Depan Garapan Yandy Laurens
-
Mengenal Lebih Dalam Dunia Film Surealis yang Aneh tapi Memikat
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan