"Syahrini dinobatkan mendapat penghargaan dari USC (United Society Council) yang terafiliasi dengan UNESCO," kata Aisyahrani.
Bagi Syahrini, penghargaan itu merupakan hal yang luar biasa. Bahwa apa yang dilakukan sang kakak mendapat perhatian warga dunia. "Itu menurut aku penghargaan yang luar biasa," katanya.
Selain Aisyahrani, ada beberapa pihak lain yang juga memberikan pembelaan ke Syahrini. Ketua United Society Council, Jessica Chaijaya menerangkan, penghargaan tersebut dibuat atas kerjasama USC dengan UNESCO. Maka tidak salah jika Syahrini juga mengucapkan terima kasih ke UNESCO dalam pidatonya.
"Saya menekankan bahwa kami benar-benar bekerjasama dengan UNESCO. Dia (Syahrini) berdiri di sini sebagai kebanggaan Indonesia," kata Jessica Chaijaya.
Mantan Director UNESCO Community Association, Raida Syukur juga angkat bicara. Ia mengatakan masyarakat harusnya bangga saat ada perwakilan Indonesia yang mendapat penghargaan di luar negeri.
"Kita perlu qoute on qoute bangga kepada Syahrini mewakili Indonesia, jalan di red carpet, menggunakan baju nusantara dan mengenakan hijab," kata Raida Syukur.
Raida Syukur menambahkan, Syahrini juga tidak sepenuhnya salah mengucapkan terima kasih kepada UNESCO karena memiliki kesamaan tujuan.
"Nggak salah juga dia berterima kasih kepada UNESCO karena kesamaan visi," ucapnya.
Dibela Sahabat
Baca Juga: Fotonya di Instagram dan Getty Images Beda, Syahrini Tak Masalah Dijuluki Ratu Edit 2025
Cibiran publik Indonesia terhadap Syahrini cukup berdengung. Namun, beberapa orang terdekat memberikan pembelaan.
Salah satunya, Jessica Chaijaya yang menjabat Ketua United Society Council. Ia menerangkan, penghargaan tersebut dibuat atas kerjasama USC dengan UNESCO.
Maka tidak salah jika Syahrini juga mengucapkan terima kasih ke UNESCO dalam pidatonya.
"Saya menekankan bahwa kami benar-benar bekerjasama dengan UNESCO. Dia (Syahrini) berdiri di sini sebagai kebanggaan Indonesia," kata Jessica Chaijaya.
Mantan Director UNESCO Community Association, Raida Syukur juga angkat bicara. Ia mengatakan masyarakat harusnya bangga saat ada perwakilan Indonesia yang mendapat penghargaan di luar negeri.
"Kita perlu qoute on qoute bangga kepada Syahrini mewakili Indonesia, jalan di red carpet, menggunakan baju nusantara dan mengenakan hijab," kata Raida Syukur.
Raida Syukur menambahkan, Syahirini juga tidak sepenuhnya salah mengucapkan terima kasih kepada UNESCO karena memiliki kesamaan tujuan. "Nggak salah juga dia berterima kasih kepada UNESCO karena kesamaan visi," ucapnya.
Berita Terkait
-
Angelina Jolie Akui Belum Berkencan sejak Cerai, Ingin Fokus Urus Hal Ini
-
Those Who Wish Me Dead Malam Ini: Angelina Jolie Terjebak dalam Kepungan Api dan Pembunuh
-
Suara Syahrini Dinilai Beda Tampil di Pernikahan Kerabat, Diminta Setop Nyanyi
-
Putri Angelina Jolie Debut di MV Baru Dayoung, Terpilih Tanpa Privilege
-
Angelina Jolie Bagikan Surat dari Perempuan di Gaza, Ingin Dunia Tak Lepaskan Perhatian
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan