Suara.com - Jaja Miharja tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit St. Carolus, Jakarta Pusat. Sang putri, Vita Miharja memberikan penjelasan terkait awal mula sang ayah dibawa ke rumah sakit.
Vita Miharja menerangkan, Jaja Miharja merasa kedinginan selepas salat ashar pada Rabu, 30 Mei 2025. Dua selimut yang digunakan pun tak mampu membendung rasa dingin.
"Hari Rabu menggigil, dua selimut juga enggak mempan. Terus enggak sadarkan diri," kata Vita Miharja dihubungi awak media pada Sabtu, 31 Mei 2025.
Karena tak mau sesuatu hal buruk terjadi, keluarga membawa Jaja Miharja ke Rumah Sakit St. Carolus, Jakarta Pusat.
"Langganannya memang di rumah sakit itu. Masuk IGD, dapat penanganan sejam setengah, habis itu sadar," ujar anak Jaja Miharja.
Jaja Miharja sebenarnya dirujuk untuk menjalani perawatan intensif di HCU. Hanya saja ruangan tersebut penuh saat mau digunakan seniman 84 tahun ini.
"Penuh kan, tapi ayah enggak mau pindah dari rumah sakit. Ya sudah bismillah sehat tanpa (masuk ruang) HCU," tutur Vita Miharja.
Vita Miharja menerangkan, Jaja Miharja juga sebenarnya ogah masuk ruang HCU. Sebab di sana, pelantun "Cinta Sabun Mandi" tersebut akan sendirian.
"Ayah itu enggak bisa masuk ruangan sendirian," ucapnya.
Baca Juga: Jenguk Jaja Miharja, Ruben Onsu Mohon Doa
Maka, keluarga pun memaksimalkan tindakan medis di ruang perawatan. Vita Miharja bersyukur, kondisi ayahnya berangsur membaik.
"Alhamdulillah mulai membaik. Badannya sudah hangat, nggak dingin lagi," kata Vita Miharja.
Vita Miharja mengungkap dropnya kondisi sang ayah juga karena faktor usia.
"Usianya sudah 84 tahun, di atas Rhoma Irama. Ya doakan membaik," pinta Vita Miharja.
Dari keterangan dokter, Jaja Miharja mengalami sakit pada bagian paru dan ginjal. Hal ini juga membuat bintang film Get Married tersebut sulit makan.
"Kemarin enggak mau makan, sekarang Alhamdulillah pelan-pelan," tutur Vita Miharja.
Berita Terkait
-
Jenguk Jaja Miharja, Ruben Onsu Mohon Doa
-
Kesehatan Menurun, Jaja Miharja Harus Rutin Suntik Tiap Bulan Agar Bisa Berjalan
-
Interview: Perjalanan Karier Jaja Miharja, Dibayar Rp 1 Hingga Asal Usul Jargon 'Apaan Tuh'
-
Jaja Miharja Patenkan Jargon 'Apaan Tuh', Boleh Digunakan tapi Begini Syaratnya
-
Jaja Miharja Dibantu Tongkat buat Berjalan, Kakinya Harus Disuntik Tiap Bulan
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan