Suara.com - Iis Dahlia akhirnya ikut menanggapi laporan Yoni Dores terhadap Lesti Kejora yang dianggap tak izin ketika membawakan lagunya.
Iis Dahlia menegaskan dirinya tak tahu secara detail permasalahan antara Lesti Kejora dan Yonis Dores sebagai pencipta lagu "Bagai Ranting yang Kering".
Ibu dua anak ini mengatakan istri Rizky Billar itu belum lama ini bercerita padanya kalau disomasi oleh Yoni Dores, karena menyanyikan lagu "Bagai Ranting yang Kering".
Setelah itu, Iis Dahlia baru mengetahui Lesti Kejora membawakan lagu ciptaan Yoni Dores tersebut di acara TV Indosiar.
"Kalau soal cipta-mencipta kayak yang bang Yoni sekarang lagi iniin ke Lesti gitu ya, aku gak tahu nih detailnya gimana. Dede baru bilang sama aku kemarin kalau disomasi. Aku tanya Dede nyanyi di mana? Katanya di Indosiar," ujar Iis Dahlia dilansir dari YouTube Starpro Indonesia, Sabtu 31 Mei 2025.
Menurut penyanyi dangdut 53 tahun tersebut, masalah royalti tersebut seharusnya menjadi tanggung jawab pihak Indosiar.
Sebab, Lesti Kejora membawakan lagu milik Yoni Dores tersebut ketika mengisi acara di Indosiar.
"Kalau di Indosiar mah yang bertanggung jawab harusnya TV ya, cuman kadang mungkin orang kan maunya langsung ke penyanyi," tutur Iis Dahlia.
Iis Dahlia juga berusaha memberi pengertian pada Yoni Dores bahwa penyanyi biasanya membawakan sebuah lagu sesuai dengan permintaan tim kreatif ketika tampil di TV.
Baca Juga: Gagal Haji Tahun ini, Wendi Cagur dan Istri Dihibur Ivan Gunawan Hingga Habib Jafar
Seperti dirinya dan penyanyi lainnya ketika mengisi acara di ajang pencarian penyanyi dangdut.
Iis Dahlia mengatakan biasanya tim kreatif sudah mengarahkan para peserta dan jurinya akan menyanyikan lagu apa saja selama acara tersebut berlangsung.
"Kalau kita tuh bang Yoni di TV, creative yang nyuruh kita buat nyanyi ini itu. Seumpanya hari ini nih, saya nyanyi "Liku-Liku" sama peserta didik saya, nanti ibu Hetty nyanyi "Yang Penting Happy", Inul sama anak-anaknya Ayu nyanyi "Domba Kuring" jadi begitu," jelas Iis Dahlia.
Selain itu, ibu Devano Danendra tersebut menjelaskan royalti untuk pencipta lagu ini juga seharusnya dibayarkan melalui LMK (Lembaga Manajemen Kolektif) yang menjadi perantara.
Dalam hal ini, Iis Dahlia mengatakan pihak TV biasanya membayar royalti untuk para pencipta lagu yang karyanya dibawakan di acara TV-nya ke LMK.
Karena itu, Iis Dahlia berharap Yoni Dores sudah mendaftarkan semua lagu ciptaannya ke LMK sehingga bisa mendapatkan hak royaltinya secara rutin.
Berita Terkait
-
8 Potret Lesti Kejora Ngopi di London, Santai di Tengah Konflik Hak Cipta Lagu
-
Dulu Mencibir Lesti Kejora, Kini Asisten Yoni Dores Ngaku Idolakan Istri Rizky Billar
-
Yoni Dores Tak Masalah Lagunya Diboikot Semua TV: Emang Karier Saya Harus Tamat Mungkin
-
Lesti Kejora Tak Pernah Unggah Cover Lagu, Laporan Yoni Dores Salah Alamat?
-
Parade Juara Liverpool Memakan Korban, Kondisi Rizky Billar dan Lesti Kejora Terjawab
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan