Suara.com - Kabar penahanan kapal bantuan ke Gaza, Palestina yang membawa Greta Thunberg dan 11 aktivis lain oleh militer Israel sudah tersiar ke seluruh dunia.
Publik internasional pun ramai mengecam tindakan militer Israel, yang dinilai tidak berhak melakukan penahanan di wilayah laut internasional.
Israel sendiri merespons kritik lewat sebuah video yang diunggah akun resmi Kementerian Luar Negeri mereka di X, Senin, 9 Juni 2025.
Terlihat dalam video, tentara Israel membagikan roti dan air kepada para aktivis yang diklaim publik internasional sebagai tahanan setelah kapalnya diberhentikan paksa.
"Semua penumpang selfie yacht aman dan tidak terluka. Mereka bahkan diberi roti lapis dan minuman," bunyi keterangan dalam unggahan akun X Kementerian Luar Negeri Israel.
Masih dalam unggahan yang sama, Kementerian Luar Negeri Israel meminta isu penculikan 12 aktivis dari kapal bantuan untuk penduduk Gaza segera disudahi.
"Pertunjukan sudah berakhir," kata mereka dalam pernyataan resminya.
Unggahan tentang kondisi 12 aktivis yang diamankan dari upaya mengirim bantuan ke Gaza pun membuat pemerintah Israel semakin panen kecaman.
Mengingat sebelum mereka mengunggah video resmi, banyak pengguna X yang sudah menyaksikan sendiri bagaimana militer Israel masuk secara paksa ke kapal dan memutus akses komunikasi para aktivis dari dunia luar.
Baca Juga: Pusat Bantuan AS-Israel di Gaza Palestina Jadi 'Jebakan Pembantaian' Warga Sipil
Baskara Putra atau yang dikenal sebagai Hindia pun ikut menyuarakan kritiknya terhadap dugaan upaya memutarbalikkan fakta dari pemerintah Israel, atas berita penahanan 12 aktivis yang ingin mengirim bantuan ke Gaza.
"'Hey guys, lihat betapa baiknya kami', setelah menghalangi misi kemanusiaan untuk populasi yang sedang menderita setelah mereka bantai," cibir Baskara saat mengomentari unggahan Kementerian Luar Negeri Israel.
Cara pemerintah Israel menggambarkan kapal bantuan untuk warga Gaza sebagai selfie yacht pun dianggap Baskara Putra layaknya sesuatu yang sangat tidak pantas.
"Selfie yacht dan pertunjukkan sudah berakhir. Pilihan kata-kata yang menurut saya juga sangat tidak pantas, dan bahkan menjijikan," tutur Baskara.
Di penghujung tulisannya, Baskara Putra mengingatkan publik bahwa bangsa yang sama sedang diupayakan untuk menjalin kerja sama dengan Indonesia.
"Sekali lagi, ini adalah cerminan bangsa yang membuat presiden kalian tertarik untuk membangun hubungan diplomatik," jelas Baskara.
Berita Terkait
-
Tentara Israel Larang Azan Subuh di Betlehem, Usir Paksa Jemaah Masjid Desa Husan
-
Aktivis Perempuan Vietnam Bikin Sejarah di Jalur Gaza Usai Lakukan Ini
-
Jet Tempur Israel Jatuhkan Bom ke Gaza, 2 Warga Palestina Luka Parah
-
Orang Dekat Donald Trump Bongkar Kelicikan Israel di Balik Perang AS - Iran
-
Satu Keluarga Palestina Tewas Dibom Israel di Deir el-Balah Jalur Gaza
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Awas Bingungkan Pengendara Lain! Kenali Waktu yang Salah untuk Pakai Lampu Hazard
-
Emiten RAAM Pangkas Utang dan Pulihkan Kinerja Operasional, Pendapatan Naik Jadi Rp 128,6 Miliar
-
BGN Suspend Dapur MBG di Semarang usai 707 Siswa dan Guru Diduga Keracunan
-
Ulasan Novel Kudasai, Ketika Kesetiaan Rumah Tangga Diuji oleh Masa Lalu
-
Pergeseran Gaya Hidup Kelas Atas: Saat Konsumen Kaya Lebih Pilih 'Experience' ketimbang Pamer Logo
-
3 Two Way Cake untuk Kulit Berjerawat: Ringan Tanpa Menyumbat Pori-Pori!
-
Review Film 'Sajen Satu Suro': Bukan Sekadar Horor Mistis, Ini Sisi Gelap Dosa Manusia!
-
Tolak Daftar Grammy 2027, Bos Recording Academy Respons Keputusan BTS
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Mei 1998: Luka Kolektif yang Tak Boleh Dikalahkan oleh Lupa