Selain Gus Dur, ada tiga narasumber lain. Mereka antara lain Yakub Utama, Romo Muji Sutrisno, dan Rudini.
Tiba di lokasi, Gus Dur memilih tidur di ruangan lain. Kata Said, Gus Dur waktu itu meminta agar tiga narasumber yang bicara lebih dulu di atas podium.
"(Gus Dur) Tidur, nyenyap, berkeringat," ujar Said yang ketika itu bersamanya.
Kemudian, tiba waktunya bagi Gus Dur untuk naik podium. Said pun membangunkan dan menuntunnya ke ruangan yang dijadikan tempat acara.
Begitu Gus Dur di bicara di atas podium, Said dan orang-orang yang tahu kalau ulama tersebut tidur, kaget bukan main. Ini karena Gus Dur mengomentari topik yang dibahas ketiga narasumber tadi.
"Naik ke atas itu omongannya tiga orang dikomentari semua. Orang pun tepuk tangan," ujar Said.
"Tadi orang sudah tahu Gus nyenyak tidur. Tapi (Gus Dur tahu) perkataannya Yakub Utama, Pak Rudin," katanya lagi.
Menurut Said, itu adalah kelebihan dari seorang Gus Dur. Bukan cuma itu, ada banyak kisah ajaib lainnya dari Gus Dur yang juga diketahui orang banyak
Sekilas tentang Gus Dur
Baca Juga: Soeharto dan Gus Dur Kembali Dicalonkan Jadi Pahlawan Nasional! Ini Kata Mensos
Gus Dur yang memiliki nama lengkap Abdurrahman Wahid lahir pada 7 September 1940 dan meninggal pada 30 Desember 2009.
Gus Dur merupakan politisi dan pendiri Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Puncak karier politiknya ketika ia menjabat Presiden ke-4 RI.
Trah Gus Dur juga tak main-main. Ia merupakan putra dari Menteri Agama Wahid Hasyim dan cucu dari pendiri Nahdlatul Ulama,, Hasyim Asya'ari.
Berita Terkait
-
Gus Dur dalam Lensa Greg Barton: Potret Utuh Presiden Keempat Indonesia
-
Pernah Ditolak Paspampres Masuk Istana, Penampilan Nyentrik Inayah Wahid Saat Remaja Bikin Kaget
-
Menteri PPPA Jadikan Keluarga Gus Dur Contoh Rumah Tangga Tanpa Kekerasan dan Bias Gender
-
Membaca Kelakar Madura Buat Gus Dur: Sebuah Buku Tentang Indonesia yang Menggelitik
-
Mohamad Sobary Tegas Bantah Gus Dur Pernah Puji Prabowo Orang Paling Ikhlas: Tak Ada Kitabnya!
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis
-
Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura
-
Mengapa Direktur Bus ALS Jadi Tersangka? Polisi Periksa 50 Saksi sebelum Naikkan Kasus ke Penyidikan
-
Polda Metro Jaya Siap Ladeni 'Serangan' Praperadilan Keempat Roy Suryo
-
Ada Anomali dalam Kebakaran BYD Seal di Cikampek, Investigasi Masih Berlangsung
-
30 Juta Cowok di China Jomblo, Mak Comblang Jadi Ladang Bisnis Cuan
-
Jogja Run'nShine 2026 Bidik 3.500 Pelari, Ada Hadiah Umroh hingga Trip ke Turki
-
Guru Biologi Madrasah Didorong Kuasai Pembelajaran Berbasis Riset
-
Profil Tim Danaskos Wasit Timnas Indonesia vs Vietnam, Akun IG Digembok