Suara.com - Taskya Namya kembali hadir dalam film horor, Hotel Sakura. Ia akan berperan sebagai Nida, sahabat Sarah yang menginginkan bertemu dengan mendiang ibunya.
Taskya Namya bercerita, secara garis besar, film Hotel Sakura mengisahkan seorang anak yang menempuh berbagai cara untuk bertemu mendiang ibunya. Namun hal yang menarik adalah, bahwa kisah ini akan melibatkan hantu Jepang.
"Biasanya kan kita ngambil film horor itu nggak jauh-jauh sama mba Kun (kuntilanak) atau pocica (pocong). Tapi di sini yang kita highlite adalah hantu Jepang," tutur Taskya Namya saat datang ke kantor Suara.com di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan pada Jumat, 13 Juni 2025.
Selain hantu Jepang, hal yang menarik lainnya bahwa proses syuting dilakukan di hotel kawasan Semarang, Jawa Tengah, di mana tempat itu merupakan saksi bisu atas peristiwa yang diangkat dalam cerita Hotel Sakura.
Inilah yang kemudian membuat adrenalin Taskya Namya tertantang. Mereka harus berakting di film tersebut, menceritakan hal-hal yang dulu terjadi di hotel.
"Karena kita harus menceritakan apa yang ada di hotel pada lokasi syuting, jadi lumayan merinding sebenarnya," kata artis 31 tahun ini.
Meski merasa seram, Taskya Namya berhasil menyelesaikan proses syuting. Hanya saja kemudian dirinya baru tersadar, bahwa ada momen di mana pacar Ari Irham yang biasanya 'rame' justru menyendiri.
"Jadi yang menarik adalah saat aku lihat foto BTS (behind the scene), melihat aku yang sering sendirian di jalanan," beber Taskya Namya.
Lebih detail ia mengatakan, "ada foto lagi duduk, diem dan cuma main handphone aja gitu."
Baca Juga: Postingan Terakhir Gustiwiw di Medsos, Ngomongin Film GJLS
Saat ditanya mengapa Taskya Namya bertingkah sesuatu yang tak biasa dari pribadinya yang ceria dan ramah kepada banyak orang, bintang film Lembayung ini menuturkan, alasannya karena beberapa scene yang menurutnya sulit.
"Salah satunya ada scene bareng Rukman Rosadi, mas Rosa juga acting coach aku, deg-degannya lebih dari menjalani mental di film ini," terang Taskya Namya.
Perasaannya makin gugup karena bertemu aktor besar seperti Donny Damara hingga Tio Pakusadewo. Sebab sebagai informasi, meski film ini baru tayang di tahun ini, proses syuting berlangsung di kala pandemi.
Periode itu pula adalah tahun-tahun awal Taskya Namya terjun dalam genre horor. Di mana sebelumnya ia sering tampil di drama dan komedi.
"Didudukin sama mereka, jantungku deg-degan," ucapnya.
Belum lagi kata Taskya Namya, ada scene bersama Rukman Rosadi, yang mana obrolan mereka sangat terbatas. Tujuannya untuk membangun chemistry dalam film.
Berita Terkait
-
Kini Rilis di Netflix, Film Perayaan Mati Rasa Kembali Trending
-
Bintangi Film Horor Hotel Sakura, Taskya Namya Malah Deg-degan Kendarai Mobil Tua
-
Tayang 10 Juli, Film Hotel Sakura Angkat Kisah Nyata Hotel Seram di Semarang
-
Deretan Fakta dan Sinopsis Film 28 Years Later, Bangkitnya Teror Zombie Mematikan
-
Peran Utama di Film Tak Seindah Bayangan Keanu Angelo: Gila, Udah Kayak Kru Gue
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Ulasan Novel Kudasai, Ketika Kesetiaan Rumah Tangga Diuji oleh Masa Lalu
-
Pergeseran Gaya Hidup Kelas Atas: Saat Konsumen Kaya Lebih Pilih 'Experience' ketimbang Pamer Logo
-
3 Two Way Cake untuk Kulit Berjerawat: Ringan Tanpa Menyumbat Pori-Pori!
-
Review Film 'Sajen Satu Suro': Bukan Sekadar Horor Mistis, Ini Sisi Gelap Dosa Manusia!
-
Tolak Daftar Grammy 2027, Bos Recording Academy Respons Keputusan BTS
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Mei 1998: Luka Kolektif yang Tak Boleh Dikalahkan oleh Lupa
-
5 Sepatu Long Run Terbaik 2026, Nyaman untuk Latihan hingga Maraton
-
Mengulas Forest of Noise, Kesaksian Puitis dari Tengah Perang Gaza
-
Tayang 2027, Anime Bertema Musik Studio Cabana Buka Audisi Seiyu Utama Pria