Gandhi Fernando juga menyoroti peran para VIP di balik permainan Squid Game yang buruk, baik secara akting maupun dialognya.
Menurutnya, kualitas akting para bule yang menjadi VIP dalam permainan tersebut seperti akting bule yang main drama pendek di media sosial.
"Gue kaget banget sih sama kualitas aktor bule yang main. Kayak lo nonton seri-seri satu menit pendek di Dramabox anjir," katanya.
Gandhi Fernando merasa dirinya mungkin akan memberikan akting yang berkali lipat lebih bagus, bila diberi kesempatan main dalam serial Squid Game.
Gandhi Fernando pun heran dengan Netflix yang seolah tak memperhatikan kualitas akting para pemainnya, sedangkan Squid Game salah satu serial terbesar yang paling dinantikan banyak orang.
"Gue gak tahu ini Netflix pusat gak punya quality control sama pemain-pemain Internasional, sebelum crew di Korea syuting. Padahal Netflix ini kan series terbesarnya Netflix, harusnya kan lebih strike untuk jaga kualitasnya gak sih," ujar Gandhi Fernando.
3. Ending membagongkan dan karakter Gi Hun yang useless
Gandhi Fernando juga sepakat dengan pendapat banyak orang mengenai akhir cerita Squid Game season 3 yang mengherankan.
Menurutnya, karakter Gi Hun sebagai pemain terakhir di season ini juga cukup useless, seperti Jun Ho.
Baca Juga: Dituding Tak Lagi Sayang Thariq Halilintar Usai Punya Anak, Aaliyah Massaid Klarifikasi
Salah satu scene Gi Hun yang paling membuat Gandhi Fernando heran ketika dirinya memilih tak membunuh pemain lain saat diberi tawaran oleh frontman dan berakhir bunuh diri di permainan terakhir demi selamatkan bayi 222.
Gandhi Fernando menilai alur cerita Gi Hun tersebut jauh dari gambaran awalnya yang kembali datang, karena ingin menghentikan permainan tersebut.
"Gue paham konsep manusia selfless kayak Gi Hun ini, tapi come on lah dia datang ke game ini untuk menghentikan supaya gak lebih banyak orang mati," ujarnya.
Namun kenyataannya, Gandhi Fernando menilai alur cerita membuat sosok Gi Hun menjadi useless karena gagal dalam banyak hal, baik dalam menghentikan permainan maupun menjadi ayah terbaik untuk anaknya.
Selain itu, Gandhi Fernando juga menilai upaya Gi Hun sejak awal sampai akhir dalam permainan kedua ini hanya membuang-buang waktu.
"Bukan hanya gagal total, dia pun memutuskan untuk mati juga. Jadi, apapun yang dia lakukan dari awal itu useless dan buang-buang waktu," ujar Gandhi Fernando.
"Harusnya dia bisa ke Amerika aja dan mulai menjadi bapak yang baik untuk anak perempuannya. Itu juga dia gagal," lanjutnya.
Gandhi Fernando menyayangkan alur cerita Gi Hun ini, karena karakter kepempimpinannya sudah dibangun cukup bagus sejak awal.
"Sayang aja sih, karakter development-nya padahal bagus tapi berakhirnya sad ending," katanya.
Kira-kira bagaimana pendapatmu tentang Squid Game 3?
Berita Terkait
-
Cek Fakta: Benarkah Akan Ada Squid Game Cinematic Universe?
-
5 Momen di Squid Game Season 3 Paling Menyayat Hati, Antara Cinta dan Tekanan Permainan
-
Squid Game Akhirnya Tamat, Karakter Ini Dinobatkan Paling Tak Berguna
-
5 Fakta Cameo Cate Blanchett di Squid Game 3, Jadi Sinyal Versi Amerika?
-
Review Jujur Squid Game 3 dari Penonton: Hype Tinggi tapi Bikin Kecewa Berat
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
Saemen Fest 2026: Festival Musik Lintas Genre Siap Guncang Jogja pada 19 Juli 2026
-
Venom: Let There Be Carnage,saat Tom Hardy Bertemu Lawan Seimbang
-
Berawal dari Keterbatasan, Wiraswasta Asal Situbondo Ini Sukses Jadi Bintang eFootball Nasional
-
Guns N' Roses Kembali ke Jakarta! Ini Jadwal dan Daftar Harga Tiket Konser Termegah 2026
-
Mufli Ananda Umur Berapa? Asisten Raffi Ahmad yang Disorot usai Jadi Komisaris
-
Bangkit dari Persahabatan SMA, This is EQUAL Resmi Debut Lewat EP Kirei
-
Bebizie Pamer Jabatan Baru, Tapi Visi-Misinya Cuma Sebatas Makeup dan Hairdo!
-
Venom: Ketika Tom Hardy Berbagi Tubuh dengan Parasit Luar Angkasa, Malam Ini di Trans TV
-
Kisah Anas Fikry dan Risky Adelia Membangun Konten Berbasis Kejujuran dan Aksi Sosial
-
Sineas Muda Soroti Akses Layar Bioskop, Menekraf Janji Perkuat Ekosistem Film Nasional