Menurutnya, langkah tersebut bukan hanya tidak akan menyelesaikan masalah, tetapi juga berpotensi menunda penanganan medis yang seharusnya.
"Yang jelas, saya kasih tips ke masyarakat. Jangan pergi ke dukun, jangan pergi ke orang pintar. Karena enggak akan sembuh," ucap dr Richard Lee.
Dokter Richard menekankan bahwa penyakit medis harus diselesaikan dengan pendekatan medis. Mencari solusi di luar nalar medis untuk masalah kesehatan adalah sebuah kekeliruan fatal.
Sebagai gantinya, ia mendorong masyarakat untuk mempercayakan masalah kesehatannya kepada para ahli di bidangnya.
"Datang lah ke tempat yang tepat. Datang ke klinik, cari dokter, periksa dengan baik, dapatkan masalahnya apa dan diobati. Pasti, Insya Allah sembuh," tutur dr Richard Lee.
Dokter Richard Lee sendiri sebelumnya juga coba memberikan analisis terkait penyakit kulit yang saat ini diderita Jokowi.
Dia melihat, ada tiga kemungkinan yang memicu timbulnya bercak-bercak di kulit mantan orang nomor satu di Indonesia sejak 2014 sampai 2024 itu.
Pertama, ada drug eruption atau alergi akibat obat yang mungkin diderita Jokowi. Setiap obat memang bisa memancing reaksi alergen dari mereka yang meminumnya.
Kemungkinan kedua, menurut dr Richard Lee, adalah photoallergic eruption yakni reaksi alergi yang dipicu oleh paparan sinar matahari. Ia mengaitkan kemungkinan itu dengan aktivitas Jokowi baru-baru ini.
Baca Juga: Richard Lee Ikut 'Bedah' Kondisi Kesehatan Jokowi, Sebut 3 Kemungkinan Penyebabnya
Adapun kemungkinan ketiga yang tidak bisa dikesampingkan adalah kondisi autoimun, di mana sistem kekebalan tubuh menyerang sel-sel sehatnya sendiri.
Sampai hari ini, belum ada penjelasan resmi tentang pemicu penyakit kulit yang diduga dialami Jokowi.
Publik di media sosial pun masih ramai berspekulasi tentang apa yang sebenarnya Jokowi derita saat ini.
Berita Terkait
-
Richard Lee Ikut 'Bedah' Kondisi Kesehatan Jokowi, Sebut 3 Kemungkinan Penyebabnya
-
Kisah Jurnalis Indonesia Ditawan Hizbullah, Ungkap Kisah Menegangkan di Lebanon
-
Imbas Laporan Richard Lee, Akun TikTok Doktif Disita Polisi
-
Verra Oktavianti Bantah Tudingan Pemerasan 6 Oknum Dokter oleh Richard Lee: Ini Fitnah!
-
Dituduh Danai Terorisme, Intip 3 Sudut Apartemen Sederhana Zakir Naik di Malaysia
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Prambanan Jazz 2026 Siapkan Konsep 'Playing Jazz', Sejumlah Musisi Lintas Genre Akan Tampil Beda
-
Boby Berliandika X Factor dan Istri Rajut Karier Musik hingga Bisnis di Tengah Gempuran Digitalisasi
-
Pulang Umrah, Ruben Onsu Akhirnya Buka Suara soal Gugatan Hak Asuh Anak ke Sarwendah
-
Agna Rangkum Perihnya Perpisahan Sunyi dalam Lagu 'Diluar Hal Biasa'
-
DNA Rilis Album Aurora, Realita Kehidupan DJ Aloy dan JayJax dalam 18 Lagu
-
Ruben Onsu Resmi Perjuangkan Hak Asuh Anak dari Sarwendah, Sidang Digelar 15 Juli 2026
-
Seni Membalas Hujatan: Bule Real 'Comeback' dengan Single Dangdut Komedi 'Hayati'
-
Musisi Ramai Kritik Lagu Lalaki Langit Lalanang Bejat Bupati Purwakarta, Beri Sindiran Menohok
-
Serahkan Uang ke Polisi, Awkarin Tegaskan Ada di Pihak Korban Hanania Travel
-
Saemen Fest 2026: Festival Musik Lintas Genre Siap Guncang Jogja pada 19 Juli 2026