Suara.com - Yama Carlos mengambil langkah berani keluar dari zona nyaman sebagai seorang aktor.
Dikenal luas dengan peran-peran macho dan gahar di berbagai film laga, Yama Carlos menjelma menjadi seorang penari tradisional profesional dalam film horor terbaru berjudul Narik Sukmo.
Transformasi ini bukan sekadar perubahan penampilan, melainkan pendalaman karakter yang menuntut totalitas fisik dan mental.
Dalam film yang disutradarai oleh Findo Purwono HW ini, Yama Carlos memerankan Banyu, seorang tokoh sentral yang menjadi sumber konflik.
Saat berkunjung ke kantor Suara.com untuk mempromosikan filmnya, Yama Carlos memberikan bocoran mengenai alur cerita dan kompleksitas karakter yang ia perankan.
Menurutnya, Narik Sukmo tidak hanya menjual ketegangan, tetapi juga mengangkat isu yang relevan.
"Film Narik Sukmo mengisahkan negara yang carut marut. Hahaha, enggak. Mengisahkan konflik di desa Helewangin," kata Yama Carlos saat bertandang ke kantor Suara.com di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan pada 27 Juni 2024.
Yama menjelaskan lebih lanjut bahwa konflik tersebut berakar dari masalah yang telah lama terpendam di desa fiktif tersebut.
"Konflik di Desa Helewangin itu ada isu sosial, dendam yang belum terjawab selama bertahun-tahun. Dendamnya itu harus terselesaikan," kata Yama Carlos.
Baca Juga: Aslinya Penakut, Febby Rastanty Malah Foto Bareng Makhluk Halus Saat Syuting Film Narik Sukmo
Yama Carlos menggambarkan karakternya sebagai sosok antagonis yang dibenci oleh penduduk desa.
"Sementara itu, peran saya di sini sebagai Banyu, tertuduh antagonis, pembuatan onar, pokoknya biang kerok di desa," tutur bapak dua anak ini.
Namun, dia enggan membeberkan lebih jauh dan mengajak penonton untuk menyaksikan sendiri di bioskop. "Tapi selengkapnya, kalian harus nonton," imbuh aktor 44 tahun ini.
Puncak tantangan bagi Yama Carlos datang dari tuntutan peran Banyu yang merupakan seorang penari profesional.
Ini adalah hal yang sama sekali baru baginya, sebuah antitesis dari citra yang telah melekat padanya selama ini.
"Mengenai peran, ini yang menarik. Saya menjadi penari tradisional yang profesional," ucap aktor pemilik tinggi 168 cm ini.
Untuk meyakinkan penonton, Yama tidak main-main. Ia mendedikasikan waktu khusus untuk belajar menari dari nol.
Yama Carlos sadar betul bahwa untuk bisa terlihat sebagai penari andal, dibutuhkan latihan intensif dan pemahaman mendalam.
"Terima kasih kepada sutradara dan produser karena sudah memberikan saya waktu belajar kurang lebih satu bulan," tutur Yama Carlos.
Proses adaptasi ini tidaklah mudah. Ia harus melatih tubuhnya yang terbiasa dengan gerakan cepat dan eksplosif menjadi lemah gemulai dan penuh penjiwaan, sesuai dengan kaidah tari tradisional.
"Belajarnya susah, tubuh saya terbiasa merespons hal-hal yang cepat (action) tapi ini harus seperti (lemah gemulai), jarinya lentik," kata nominator FFI ini.
Lebih dari sekadar gerakan fisik, Yama Carlos juga menyelami esensi dari tarian itu sendiri. Ia menemukan bahwa menari adalah sebuah ritual yang memiliki ruh dan nyawanya sendiri, terutama saat diiringi musik yang mendukung.
"Menari itu kan apa ya, ya semua juga harus butuh penjiwaan. Ada unsur ritualnya, kesakralannya, ada nyawanya di situ, ada ruhnya di situ. Apalagi ketika sudah melakukan dengan iringan musiknya, wah itu semuanya beda rasanya," ucap Yama memaparkan.
Lalu, seperti apa cerita selengkapnya? Silakan nonton di bioskop karena film ini sudah tayang sejak 3 Juli 2025.
Berita Terkait
-
Aslinya Penakut, Febby Rastanty Malah Foto Bareng Makhluk Halus Saat Syuting Film Narik Sukmo
-
Sinopsis dan Fakta-Fakta Menarik Film Narik Sukmo, Ungkap Mistisnya Desa Kelawangin
-
Tampil Brewokan Hingga Gondrong, Aliando Syarief Bantah Jadi Dukun
-
Narik Sukmo, Sebuah Kisah Sekte dan Ritual Keramat: Inilah Film Misteri dan Dendam Masa Lalu
-
Segera Tayang di Bioskop, Begini Kisah di Balik Penggarapan Film Terikat Jalan Setan
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
-
Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
Terkini
-
DMS+ Rayakan Ulang Tahun Lewat "Ruang Tamu", Siap Luncurkan Film Hingga Konten Horor di TikTok
-
Deretan Film Horor yang Akan Diparodikan di Scary Movie 6, Ada Nominasi Oscar
-
Puasa Belum Genap Seminggu, King Nassar Sudah Siapkan THR hingga Baju Lebaran
-
Lagi Asyik Jalan-Jalan di Grand Indonesia, Lisa BLACKPINK Nyaris 'Nyusruk'
-
Sempat Berniat Laporkan Mawa ke Komnas Anak, Insanul Fahmi Kini Diizinkan Temui Buah Hati
-
Siap-siap! Variety Show Legendaris The Traitors Bakal Hadir di Indonesia
-
Viral Guru Bule Nangis Lihat 4 Bocah SD Salat di Ruangannya: Ada Simfoni yang Indah
-
Jaga Citra Polisi, Kasus Kematian Kurt Cobain Tak Akan Dibuka Lagi
-
Sinopsis Getih Ireng, Baru Menyusul Puncaki Daftar Terpopuler Netflix Hari Ini
-
Sinopsis dan Fakta Menarik Phantom Lawyer, Yoo Yeon Seok Jadi Pengacara yang Bisa Melihat Hantu