Suara.com - Park Jaehyung atau yang sekarang dikenal sebagai Eaj Park berikan aksi bela Palestina ketika tampil sebagai headliner di Prambanan Jazz pada Jumat 4 Juli 2025.
Eaj melakukan aksi tersebut dengan cara meneriakan "Free Palestine" untuk menutup penampilannya di panggung Prambanan Jazz hari pertama.
Aksi Eaj mendukung Palestina ini juga dilakukan ketika membawakan lagu "When The Rain Stop".
Eaj juga melakukan aksinya bela Palestina tersebut sambil turun panggung dan berjalan di tengah kerumunan penonton.
Saat dirinya hendak kembali naik ke atas panggung, Eaj pun meneriakan dukungan untuk Palestina.
"Free Free Palestine, Free Free Palestine, Free Free Palestine," ujar Eaj kala itu.
Penonton pun kompak menyambut seruan Eaj untuk bela Palestina dengan meneriakan hal serupa.
"Free Palestine," teriak para penonton mengikuti aksi Eaj.
Tak hanya itu, kru Prambanan Jazz juga turut menyebarkan balon berukuran besar warna merah, hijau, hitam dan putih yang menggambarkan bendera Palestina di tengah aksi panggung Eaj tersebut.
Baca Juga: Ahmad Dhani Bukan Ditegur Parti, Ini Alasan Penyebab Video Ucapan Maia Yang Dianggap Gibah Hilang
Bahkan, kru Prambanan Jazz juga menampilkan tulisan bentuk penolakan terhadap genosida Israel pada layar LED di akhir penampilan Eaj tersebut.
"No Child Deserves to Die," tulisan pada layar LED yang berarti 'Tidak Ada Anak yang Layak Mati' ketika Eaj tampil.
Sebelumnya, Eaj salah satu musisi di luar Indonesia yang memahami kultur sosial dan politik, termasuk dukungan masyarakat Indonesia terhadap kemerdekaan Palestina atas genosida Israel.
Eaj dalam event Prambanan Jazz 2025 ini juga dijadwalkan tampil sebagai headliner pada Jumat dan Sabtu, 4 dan 5 Juli 2025.
Di momen pertamanya tampil di event Prambanan Jazz 2025 ini, Eaj juga membawakan lagu-lagu populernya seperti “When The Rains Stop”, “Castle in the Sky”, “Visions”, "Pause" dan "Ruin My Life”.
Bahkan, Eaj juga memberikan kejutan spesial untuk penonton Prambanan Jazz dengan membawakan lagu cover dari band pop punk asal Amerika Serikat, Paramore, berjudul “The Only Exception”.
Berita Terkait
-
Bernadya 2 Kali Gugup untuk Alasan Berbeda saat Debut di Prambanan Jazz 2025
-
Lebih dari Sekadar Musik, UMKM Lokal Ramaikan Prambanan Jazz Festival 2025
-
Kagumi Keindahan Candi Prambanan, Eaj Park Tak Sabar Bawakan Lagunya di Prambanan Jazz 2025
-
Prambanan Jazz 2025 Kembali Menggema, Hadirkan Maestro Kenny G dan eaJ!
-
Tewas Dirudal Israel, Isak Tangis Selimuti Pemakaman Jenazah Direktur Rumah Sakit Indonesia di Gaza
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
Terkini
-
Kilas Balik 10 Karya Ikonik Wim Wenders, Sang Presiden Juri Berlinale 2026
-
Kisah Kelam Aurelie Moeremans Diminta Mantan Bertato Agar Gagal Ikut Kontes Kecantikan
-
Segera Tayang di Indonesia, Papa Zola The Movie Angkat Peran Ayah dalam Film Animasi Keluarga
-
7 Fakta Perceraian Kristy dan Desmond Scott yang Bikin Geger, Ada Perselingkuhan?
-
Fakta Film Bidadari Surga: File Sempat Hilang hingga Dinda Hauw Syuting dalam Kondisi Baby Blues
-
Sintya Marisca Pamer Foto Cincin di Jari Manis, Resmi Tunangan?
-
Sinopsis Crime 101, Chris Hemsworth Jadi Pencuri Ulung Paling Diburu Polisi
-
5 Aktris yang Paling Diunggulkan untuk Peran Mother Gothel di Live-Action Tangled
-
5 Momen Ikonik GDA 2026: Daesang Jennie hingga Aksi 'Loading' CORTIS!
-
Apa Itu Child Grooming? Pengalaman Traumatis Aurelie Moeremans di Buku Broken Strings