Suara.com - Profesi dokter di Indonesia selalu identik dengan citra prestisius, terpandang, dan tentu saja, finansial yang mapan.
Anggapan bahwa menjadi dokter adalah jaminan hidup mewah sudah mendarah daging di masyarakat.
Namun, sebuah pengakuan mengejutkan dari penyanyi sekaligus dokter, Indahkus, berhasil mematahkan mitos tersebut dan membuka mata publik terhadap realita yang jauh dari bayangan.
Dalam sebuah cuplikan video wawancara di kanal YouTube TEMA INDONESIA dalam program "Yang Penting Ngobrol" yang dipandu oleh Coki Pardede, Indahkus blak-blakan soal gaji dokter umum di Indonesia.
Pengakuannya yang jujur dan apa adanya sontak menjadi viral, memicu diskusi panas di media sosial dan membuat banyak orang syok.
Di awal obrolan, Coki Pardede menyinggung persepsi umum tentang kekayaan dokter.
Indahkus pun mengamini bahwa citra itu memang ada. Ia menirukan pandangan orang pada umumnya dengan nada bercanda.
"Ih dokter, kebanggaan Ibu! Wah, Masya Allah, tabarakallah, eh kayaknya kaya nih berarti nih jadi dokter," ucap Indahkus, menggambarkan ekspektasi masyarakat.
Namun, senyumnya cepat berubah saat ia membongkar kenyataan pahit di baliknya.
Baca Juga: Sempat Absen Pemeriksaan Dugaan Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa Bakal Diperiksa Jumat?
"No, no, no, no, no," sanggahnya cepat, sebelum memberikan fakta yang membuat banyak orang terperangah.
Inilah puncak dari pengakuan Indahkus yang menjadi sorotan utama. Ia menceritakan pengalamannya saat bekerja di sebuah klinik sebagai dokter umum.
Besaran pendapatan yang ia terima untuk setiap pasien ternyata sangat jauh dari ekspektasi publik.
"Pasien BPJS itu Rp 2 Ribu ke dokternya, pasien umum Rp 5 ribu," ungkap Indahkus secara gamblang.
Fakta ini sontak membuat heboh. Bayangkan, untuk satu pasien pengguna BPJS, seorang dokter hanya menerima jasa sebesar Rp 2 ribu
Angka ini bahkan tak cukup untuk membeli sebotol air mineral. Ia menambahkan, pendapatan lebih bisa didapat jika ada tindakan medis khusus.
Berita Terkait
-
Sempat Absen Pemeriksaan Dugaan Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa Bakal Diperiksa Jumat?
-
Mau Kulit Halus dan Cerah? Ini Cara Eksfoliasi yang Benar Menurut Dokter Kecantikan
-
6 Sepatu Lari yang Modelnya Timeless Versi Dokter Tirta, Trendy di Segala Zaman
-
Skin Barrier Rusak Harus Pakai Skincare Apa? Ini Saran dari Dokter Kecantikan
-
Rangkaian Skincare GEUT by. Dokter Tompi untuk Cowok: Anti Ribet, Tinggal Sat Set!
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
50 Persen Pengaduan di Jateng Isinya Sama: Perusahaan Nekat Tahan Ijazah Mantan Karyawan
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler