Suara.com - Polda Metro Jaya terus mendalami kasus dugaan ijazah palsu Presiden ke-7 RI, Joko Widodo. Hinga saat ini, sudah 6 saksi yang telah diperiksa, termasuk Roy Suryo dan Eggi Sudjana.
Sementara satu saksi, dokter Tifauzia Tyassuma alias dokter Tifa, belum memenuhi panggilan penyidik.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi, mengatakan bahwa absennya dokter Tifa membuat penyidik menjadwalkan ulang pemeriksaannya.
“Ada satu saksi yang diundang dalam rangka klarifikasi tidak hadir, yaitu dokter TT. Dengan alasan ketidakhadiran, ada agenda yang sudah terjadwal sebelumnya,” kata Ade Ary kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Selasa (8/7/2025).
Dokter Tifa dijadwalkan akan dipanggil kembali oleh penyidik pada Jumat, 11 Juli 2025.
“Terhadap yang bersangkutan menyatakan kesediaan untuk dilakukan klarifikasi nanti hari Jumat tanggal 11 Juli 2025 pukul 10,” jelas Ade Ary.
Sebelumnya, Roy Suryo dan 5 orang lainnya telah menjalani pemeriksaan sebagai saksi di Polda Metro Jaya terkait laporan dugaan ijazah palsu Presiden Joko Widodo.
Roy Suryo menyebut dirinya mendapatkan 85 pertanyaan selama pemeriksaan.
Namun, ia mengaku hanya menjawab pertanyaan seputar identitas pribadi.
Baca Juga: Aksi Bungkam Roy Suryo di Polda Metro: Dicecar 85 Pertanyaan Ijazah Jokowi, Jawab Cuma Identitas
“Saya ada 85 pertanyaan dengan 55 halaman, maka bisa diselesaikan dengan sangat cepat,” kata Roy kepada awak media di Polda Metro Jaya, Senin (7/7/2025).
Ia menegaskan bahwa sebagai terlapor, dirinya berhak tidak menjawab pertanyaan yang dianggap tidak relevan dengan kasus.
"Cuma (pertanyaan) seputar identitas saja yang saya jawab, yang lain karena nggak ada hubungannya, nggak saya jawab,” katanya.
“Makannya prosesnya (pemeriksaan) singkat karena mereka nggak punya legal standing, tempus dan locus-nya," imbuh Roy Suryo.
Ia juga mempertanyakan legalitas laporan yang menjerat dirinya. Menurutnya, pelapor tidak memiliki hubungan langsung secara hukum dengan Presiden Jokowi.
“Bahwa mereka itu yang lapor-lapor ini, yang lapor-lapor ini aneh gitu, karena itu adalah tidak ada kaitan hukumnya, tidak ada saudara, hubungan saudara, hubungan darah dia dengan Joko Widodo," ucap Roy.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- 4 Shio Beruntung Hari ini 21 Agustus 2026 yang Diprediksi Terbebas dari Masalah Keuangan
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Karhutla 600 Hektare di Way Kambas Padam, Menhut Klaim Gajah Liar Aman
-
Tanpa Jarum dan Operasi, Ini Rahasia Kencang Kulit Yuni Shara di Usia Setengah Abad
-
Rilis Bloody Paradise: ENHYPEN Temukan Surga di Tengah Kekacauan Dunia
-
Karhutla Kalimantan Makin Mengkhawatirkan, Pemerintah: Insyaallah Gak Perlu Satgas Khusus
-
Carlos Espi Jadi Pahlawan Kemenangan Real Madrid, Jose Mourinho: Kami Beruntung
-
Viral Kembalikan Uang COD Rp92 Juta, Kurir Syarif Dapat Apresiasi Renovasi Rumah oleh SPX
-
Review Film Mutiny: Ketika Jason Statham Terjebak di Kapal Neraka, Masih Bisa Selamat?
-
Review Drama Beyond Evil, Misteri Hilangnya Warga Munju
-
Apakah Rice Cooker Low Carbo Efektif Kurangi Karbohidrat? Awas Tertipu, Ini Faktanya
-
Prabowo Bakal Datang ke NTT, Istana: Dalam Waktu Dekat