"Gedek lah, gedek banget. Aku jujur aja sama dia tuh baru delapan bulan waktu itu," lanjutnya.
Ia menduga kuat bahwa kejahatan yang dilakukan Ko Apex terjadi jauh sebelum mereka saling mengenal. Kasus pemalsuan dokumen itu disebutnya terjadi sekitar tahun 2019 atau bahkan sebelumnya.
"Tiba-tiba dia kena kasus kan kayak lah kesalahannya tuh udah dari mungkin ya, dari dia kan terkena dokumen palsu kan," jelas Dinar.
"Tiba-tiba tertangkapnya pas sama aku jadi kayak kayak ah banget kayak gitu," ungkapnya.
Perasaan kesal itu sangat beralasan karena Dinar merasa ikut terseret dalam masalah yang bukan ia ciptakan. Citra dirinya pun ikut terkena imbas negatif dari kasus hukum mantan kekasihnya.
Selain kerugian mental dan citra, Dinar juga mengakui adanya kerugian finansial. Ia tidak menampik bahwa kasus yang menimpa Ko Apex berdampak buruk pada keuangannya. Ya, dia merasa ditipu.
"Kalau itu kan gimana ya kalau orang terkena kasus itu ya jadi semua kena imbas kayak gitu ya. Kalau aku sih ya punya kerugian, kerugiannya ya uang kayak gitu," pungkas Dinar.
Kini, dengan semua pelajaran pahit yang telah ia lalui, Dinar Candy memilih untuk fokus pada penyembuhan dirinya sendiri. Ia memprioritaskan ketenangan batinnya di atas segalanya.
Pintu hatinya mungkin akan tetap tertutup untuk sementara waktu hingga ia benar-benar pulih. Penolakan terhadap lamaran pria kaya raya menjadi bukti bahwa kebahagiaan baginya kini memiliki arti yang berbeda.
Baca Juga: Lina Mukherjee Mesra dengan Pacar Bule, Dinar Candy sampai Nyolot
Berita Terkait
-
Lina Mukherjee Mesra dengan Pacar Bule, Dinar Candy sampai Nyolot
-
Dinar Candy Tak Terpancing Emosi Dibilang Beli Hewan Kurban Pakai Uang Haram
-
Diancam Mafia Bisnis, Dinar Candy Takut Speak Up: Dia Bisa Turunkan Oknum Berseragam buat Ganggu Aku
-
Dinar Candy Bongkar Tipis Status Hubungannya dengan Ko Apex
-
Dinar Candy Miris Lihat Kondisi Nikita Mirzani: Lagi Viral Banyak Didekati, Sekarang Kok Menjauh?
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Bukan Indonesia! Vietnam Disebut Negara ASEAN Paling Siap Jadi Tuan Rumah Piala Dunia
-
Danantara Housing Expo 2026 Hadir untuk Wujudkan Rumah Idaman, Tawarkan DP Mulai 1%
-
5 Rekomendasi Drama China Tayang Agustus 2026: Dari Romansa Modern hingga Costume Drama
-
5 Serum Vitamin C dan Niacinamide untuk Cerahkan Kulit Kusam, Mulai Rp20 Ribuan
-
BRI Dorong Remitansi PMI Jadi Modal Usaha Produktif Melalui Pelatihan Kewirausahaan di Taiwan
-
Bupati Pemalang Kena OTT KPK, Golkar Tegaskan Komitmen Sanksi Bagi Kader Bermasalah
-
Rp11,3 Triliun Digelontorkan, BNPP Fokus Benahi Empat Masalah Besar Kawasan Perbatasan RI
-
Lewat BRI Peduli, PMI di Taiwan Dibekali Literasi Keuangan dan Strategi Mengembangkan Usaha
-
Putusan MK soal Usia Wapres Langsung Berlaku 3 Hari, Kenapa Anggaran MBG Harus Tunggu 2 Tahun?
-
Presiden Argentina Ribut dengan Presiden Brasil: Dia Pencuri dan Korup