Schweighofer yang sukses berkarier di Jerman dan Amerika Serikat kerap merangkap banyak peran dalam proyek-proyeknya.
Beberapa proyek terbaru Schweighofer antara lain film Brick (2025), pengisi suara Ambassador Tegmen di Elio (2025), dan Oppenheimer (2023) sebagai Werner Heisenberg.
Ia juga menyutradarai dan membintangi film Army of Thieves (2021).
Sementara Ruby O. Fee, aktris kelahiran 7 Februari 1996, merupakan keturunan Jerman-Kosta Rika yang dikenal melalui berbagai film dan serial TV.
Selain Brick, proyek-proyek terkenal lainnya yang dibintangi Fee termasuk film Army of Thieves (2021) dan Polar (2019).
Selain dua pemeran utama tersebut, film Brick juga dibintangi Frederick Lau (Marvin), Salber Lee Williams (Ana), Sira-Anna Faal (Lea), dan Axel Werner (Oswalt).
Murathan Muslu sebagai karakter Yuri, Josef Berousek sebagai Anton, dan Alexander Beyer sebagai Friedman juga mewarnai film Brick.
Jangan lewatkan pula penampilan Daniele Rizzo, Nader Ben-Abdallah, Daniela Galbo, dan Markus Ransmayr meski tidak menjadi sorotan utama.
3. Fakta Menarik Film Brick
Dilihat dari sinopsis ceritanya, orang-orang yang menderita fobia terhadap ruangan sempit atau klaustrofobia disarankan tidak menonton film Brick.
Baca Juga: Tak Ada di Netflix, Ini Cara Legal Nonton Drakor Viral S Line
Film produksi LEONINE Studios dan berbahasa Jerman ini disutradarai Philip Koch yang sebelumnya pernah mengarahkan serial TV Tribes of Europa (2021) dan Tatort (2017).
Philip Koch juga sutradara film Outside the Box (2015) dan Picco (2010).
Film Brick berdurasi 99 menit dengan rating usia 18+ yang tayang eksklusif di Netflix.
Bukan sekadar film misteri, lebih jauh film Brick bisa dikategorikan dalam genre thriller dan psikologis.
Penonton akan disuguhkan ketegangan emosional karakter-karakternya, sekaligus elemen-elemen fiksi ilmiah dalam film Brick.
Dikutip dari IMDb, Brick dikategorikan sebagai film bergenre drama, misteri, sci-fi, dan thriller.
Itu dia sinopsis film Brick serta pemeran dan berbagai fakta menariknya. Tonton hanya di Netflix, jangan di link bajakan ya!
Kontributor : Neressa Prahastiwi
Berita Terkait
-
Tak Ada di Netflix, Ini Cara Legal Nonton Drakor Viral S Line
-
Review Cell: Film Zombie Dibintangi John Cusack dan Samuel L Jackson, Tayang Malam Ini
-
Sinopsis The Purge: Film Horor Provokatif yang Tayang Malam Ini di Trans TV
-
9 Series Barat Season Baru Tayang Paruh Kedua 2025, Ada Stranger Things 5
-
Komposer Lagu Your Idol dari Saja Boys Sebut Dirinya Terinspirasi dari EXO
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
- 3 HP Murah dengan Kamera Underwater Rp2 Jutaan, Cocok Buat Foto dan Video dalam Air
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Sadis! Rampok Ponsel Tebas Telinga Korban hingga Nyaris Putus di Semarang
-
Ranking FIFA Terbaru: Spanyol Kudeta Argentina, Timnas Indonesia Jauh di Bawah
-
6 Daftar Negara yang Lolos Piala Dunia 2030, Spanyol hingga Argentina
-
Di Balik COD: Niat Jual Motor, Pemuda di Lampung Selatan Disekap dan Diborgol Kawanan Bersenjata
-
Menteri Ekonomi Kreatif: FHI 2026 Ajang Akselererasi Ekspor Jenama Lokal
-
Purbaya Pamer Rating Utang Dapat Nilai Tinggi dari China: Kita Emang Jago, Orang RI yang Tak Percaya
-
Fakta Baru Ricuh Final Piala Dunia 2026: Gavi Tinju Punggung Leandro Paredes
-
Eks Jampidsus Febrie Ardiansyah Belum Ditahan, DPR Ingatkan Kejagung Soal Transparansi
-
Industri Otomotif China Terjebak Persaingan Brutal yang Mengancam Loyalitas Konsumen
-
LDA Keraton Solo Ancam Buka Paksa Akses yang Dikunci, Penghalang Revitalisasi Bakal Dipidanakan