Suara.com - Sinopsis Mendalam Thriller Psikologis Korea Film Wall to Wall.
Seo-joon (diperankan oleh Kang Ha Neul) adalah seorang komposer jenius yang sedang berada di titik terendah dalam hidupnya.
Dihantui oleh kegagalan proyek terakhirnya dan menderita tinitus parah, ia memutuskan untuk melarikan diri dari hiruk pikuk Seoul.
Ia menemukan pelarian yang sempurna. Sebuah unit apartemen di "The Elysian," sebuah bangunan hunian baru yang canggih.
Terkenal dengan teknologi kedap suara 'wall to wall' yang revolusioner dan menjanjikan keheningan absolut.
Bagi Seo-joon, keheningan bukan lagi kemewahan, melainkan kebutuhan untuk menyelamatkan kewarasannya dan kariernya.
Awalnya, The Elysian adalah surga. Keheningan begitu pekat hingga ia bisa mendengar detak jantungnya sendiri.
Ia mulai menyusun kembali melodi-melodi yang hilang di kepalanya. Namun, surga itu tidak bertahan lama.
Pada malam ketiga, ia mendengar sesuatu yang mustahil. Suara samar dari balik dinding apartemennya. Bukan suara tetangga biasa, melainkan suara gesekan lembut, seperti kuku yang ditarik perlahan di atas beton.
Baca Juga: Review Film Wall to Wall: Ketegangan Psikologis yang Bikin Jantungan!
Seo-joon mencoba mengabaikannya, menyalahkan tinitusnya yang semakin parah. Namun, suara itu kembali setiap malam, semakin jelas dan menakutkan.
Suara gesekan itu kini ditemani oleh bisikan lirih seorang wanita, yang menyanyikan lagu nina bobo yang sumbang dan penuh kepedihan.
Manajemen gedung dengan dingin meyakinkannya bahwa unit di sebelahnya kosong dan belum pernah ditempati. Mereka menunjukkan catatan digital yang sempurna.
Polisi menganggap laporannya sebagai keluhan sepele dari seorang musisi stres. Teman-temannya mulai meragukan kewarasannya.
Terisolasi dan putus asa, Seo-joon menjadi terobsesi dengan dinding itu. Dinding yang seharusnya menjadi pelindungnya kini menjadi sumber terornya.
Dengan keahliannya sebagai komposer, ia menggunakan peralatan rekaman canggih untuk menangkap suara itu, tetapi mikrofonnya hanya merekam keheningan statis.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Pembiayaan UMKM, Dukung Target 100.000 Sultan Muda Sumsel
-
Intimidasi Satpam MRT Usai Terobos Lampu Merah, 3 Polisi Arogan Polda Jabar Di Patsus 21 Hari
-
Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri
-
Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang
-
Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026
-
Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi
-
Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1
-
Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa
-
Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik
-
Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian