Suara.com - Agama Sophia Latjuba kembali menjadi pertanyaan setelah membagikan momen anjingnya yang bernama Bacon didoakan pemuka agama.
Melalui Instagram Story pada Rabu, 23 Juli 2025, Sophia Latjuba mengunggah video Bacon bersama tiga orang biksu.
Salah satu biksu yang berkaca mata merapalkan doa dengan cepat sambil salah satu tangannya menggerakkan butiran-butiran tasbih.
Karena telampau cepat, doa yang diucapkan biksu tersebut tak begitu terdengar. Sekilas doa-doanya terdengar bukan dalam bahasa Indonesia.
Sementara biksu lainnya meneteskan air ke tubuh Bacon dengan alat mirip sapu ijuk berukuran kecil saat doa dibacakan.
Biksu terakhir berada di belakang biksu pertama yang berkaca mata, kemungkinan juga ikut membaca doa.
Sebagai keterangan videonya, Sophia Latjuba menjelaskan bahwa Bacon sedang didoakan oleh kedua rekannya.
"Hari ini, Bacon kesayangan kami diberkati dan didoakan oleh sahabat kami, Gelong Ugyen dan Lopon Dorji," tulis Sophia Latjuba dalam bahasa Inggris.
"Kami sangat bersyukur atas berkat ini, sebuah pengingat bahwa cinta, kebaikan, dan doa melampaui semua makhluk," sambung ibu dua anak tersebut.
Baca Juga: Profil Wilawan Emsawat, Miss Golf dalam Kasus Pemerasan dan Skandal Seks Biksu
Belakangan ini Sophia Latjuba terus membagikan kondisi Bacon yang tak diketahui pasti menderita sakit apa. Bacon hanya diungkap membutuhkan donor darah.
Di unggahan selanjutnya, Sophia Latjuba membagikan potret Bacon yang tampak begitu akrab dengan bisku berkacamata sambil menambahkan lagu "Budha Light" dari Raj Chandra.
Biksu berkaca mata itu rupanya bernama Ugyen Pema Lundup. Nama aslinya Paul Amron Yuwono sebelum menjadi biksu.
Akun Instagram @indonesiandancefestival pada Mei 2024 pernah mengungkap bagaimana Paul Amron mulai tertarik menjadi biksu pada 2020.
"Ugyen Pema Lundup adalah nama barunya setelah menerima sumpah di Namdroling Monastery, Karnataka, India," terang akun @indonesiandancefestival.
Sedangkan Lopon Dorje Shirab yang mendampingi Ugyen Pema Lundup saat mendoakan Bacon tidak memiliki media sosial.
Berita Terkait
-
10 Biksu Tewas Ditabrak Mobil Pikap yang Dikendarai Anak Kecil
-
Biadab! Biksu 71 Tahun Pengurus Pohon Suci Budha Lecehkan Gadis 11 Tahun
-
Drummer Band Hardcore Whispers Jadi Biksu: Menepi dari Ingar-bingar, Menabung Pahala
-
Era Baru Dimulai, Robot Rp234 Juta Disumpah Jadi Biksu Buddha
-
Kisah Striker Thailand: Pulang Abroad dari Liga Jerman Demi Jadi Biksu
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim