- Dewan Biksu Chapter Malwatte mencopot seluruh jabatan Ven. Hemarathana pada 30 Mei 2026 akibat tersangkut skandal hukum besar.
- Polisi menangkap Hemarathana di Colombo pada 9 Mei atas dugaan tindak pidana yang melibatkan seorang anak korban.
- Pengadilan melarang Hemarathana bepergian ke luar negeri sementara proses hukum terhadap dirinya dan ibu korban masih berlangsung.
Suara.com - Otoritas Sri Lanka menangkap biksu senior Pallegama Hemarathana atas dugaan pelecehan seksual terhadap seorang gadis berusia 11 tahun di sebuah kuil Buddha pada 2022.
Kasus ini menjadi salah satu skandal terbesar yang menyeret tokoh agama Buddha di Sri Lanka.
Sebagai respons atas kasus tersebut, Dewan Biksu Chapter Malwatte mengambil langkah tegas dengan mencopot seluruh jabatan dan tanggung jawab Hemarathana.
Keputusan itu diumumkan pada Sabtu (30/5/2026), sembari menunggu proses hukum yang masih berlangsung.
"Dewan Biksu Chapter Malwatte hari ini memutuskan untuk menangguhkan Ven. Hemarathana hingga proses hukum terhadap dirinya selesai," demikian bunyi pernyataan resmi para pemimpin agama Buddha Sri Lanka seperti dilansir dari Aljazeera.
Hemarathana yang berusia 71 tahun diketahui menjabat sebagai kepala pengurus pohon suci Jaya Sri Maha Bodhi di Anuradhapura, salah satu situs keagamaan paling penting bagi umat Buddha.
Pohon tersebut diyakini berasal dari bibit pohon Bodhi yang menaungi Buddha saat mencapai pencerahan.
Polisi menangkap Hemarathana pada 9 Mei ketika ia sedang menjalani perawatan di sebuah rumah sakit swasta di Colombo.
Dalam penyelidikan yang sama, aparat juga menangkap ibu korban dengan tuduhan membantu dan mendukung tindakan yang dituduhkan kepada sang biksu.
Baca Juga: Variety Show Dokbak Tour 5 Tayang Juni, Sri Lanka Jadi Destinasi Perdana
Meski telah mendapatkan pembebasan dengan jaminan, pengadilan melarang Hemarathana bepergian ke luar negeri hingga proses hukum selesai.
Kasus ini masih dalam tahap penyelidikan dan persidangan.
Kuil Jaya Sri Maha Bodhi setiap hari dikunjungi ribuan peziarah dari berbagai wilayah Sri Lanka maupun luar negeri.
Karena statusnya yang sangat dihormati, kasus yang melibatkan Hemarathana langsung menarik perhatian luas masyarakat.
Penangguhan jabatan Hemarathana terjadi bertepatan dengan perayaan Vesak, hari suci umat Buddha yang memperingati kelahiran, pencerahan, dan wafatnya Buddha. Momentum tersebut membuat kasus ini semakin menjadi sorotan publik.
Meski sebelumnya pernah muncul kasus pelecehan anak yang melibatkan rohaniwan di Sri Lanka, Hemarathana disebut sebagai biksu paling senior yang pernah menghadapi tuduhan seberat ini.
Kasus tersebut memicu kembali perdebatan mengenai akuntabilitas tokoh agama dan perlindungan anak di lingkungan keagamaan.
Hingga kini, proses hukum terhadap Pallegama Hemarathana masih terus berjalan.
Berita Terkait
-
Variety Show Dokbak Tour 5 Tayang Juni, Sri Lanka Jadi Destinasi Perdana
-
Michael Jackson Dituding Predator Seks Berantai Gunakan Juice Jesus hingga Xanax
-
Drummer Band Hardcore Whispers Jadi Biksu: Menepi dari Ingar-bingar, Menabung Pahala
-
Era Baru Dimulai, Robot Rp234 Juta Disumpah Jadi Biksu Buddha
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
Terkini
-
Menaker: Sertifikasi Kompetensi Diberikan Gratis bagi Alumni MagangHub di 21 Balai Pelatihan Vokasi
-
Bukan Pembersihan Biasa! Butuh 6 Bulan untuk Bikin Tugu Monas Kembali Kinclong
-
Mendagri Tito Ajak PIKI Ambil Peran Strategis Wujudkan Indonesia Emas 2045
-
Jaga Stabilitas dan Pemerataan Ekonomi, Mendagri Dorong Kepala Daerah se-Sulawesi Perkuat Sinergitas
-
Cek Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen Kupang, Gus Ipul: Sudah Mendekati 75 Persen
-
Mensos Gus Ipul Ajak Kepala Daerah se-NTT Bangun Sekolah Rakyat
-
Prabowo Beri Penghormatan Terakhir untuk Jenderal Ryamizard Ryacudu di Kemhan Pagi Ini
-
Idul Adha Berdarah di Gaza! Drone Israel Tewaskan Dokter Senior dan Warga Sipil
-
Mama Sinta Bantah Diintimidasi TNI dan Naik Jet Haji Isam ke Jakarta: Itu Provokator!
-
Negosiasi Memanas! Trump Ubah Syarat Damai, Iran Belum Mau Mengalah