Suara.com - Pinkan Mambo yang kembali menjadi sorotan, karena jualan donat justru mendapat teguran dari Raffi Ahmad dan Irfan Hakim ketika mengeluh.
Berawal dari Raffi Ahmad yang penasaran dengan siapa Pinkan Mambo membuat donatnya yang sedang ramai pesanan.
Mantan rekan duet Maia Estianty itu lantas bercerita kalau dirinya melakukan semuanya sendiri, mulai dari masak, mengemas hingga mengantar donat ke pembelinya.
Pinkan Mambo pun sempat ingin menangis ketika bercerita dirinya harus membuat donat sekaligus memeriksa ponsel untuk menanggapi pesan orang-orang yang memesan.
"(Masak donat, ngepack donat) sendiri, antar juga, admin juga kak. Jadi, kalau lagi goreng gitu aku sambil mencet HP sambil lihatin netizen yang julid," ujar Pinkan Mambo dilansir dari Youtube Trans 7 Official, Kamis 24 Juli 2025.
Terkadang, Pinkan Mambo mengaku dirinya juga ingin marah ketika ada pembeli yang komplain donat pesanannya tak jadi tepat waktu.
"Ada yang komplain katanya jadi jam 2 tapi baru jadi jam 3, aku pengen ngomel tapi ya udah sabar-sabar," ujar Pinkan Mambo.
Karena itu, Raffi Ahmad lantas memastikan seberapa banyak Pinkan Mambo mampu membuat donat dalam sehari tanpa bantuan siapa pun.
Raffi Ahmad meminta Pinkan Mambo mengutarakan kesanggupannya yang sebenarnya, agar orang-orang yang hendak memesak donatnya bisa memahami kondisinya.
Baca Juga: Perankan Erika di A Normal Woman, Gisella Anastasia Takut Dijambak Penonton
"Jadi, sekarang sanggupnya bikin berapa sehari kalau sendiri? Biar orang-orang juga tahu," tanya Raffi Ahmad.
Namun, Pinkan Mambo justru sibuk bercerita soal rasa lelahnya mengurus anak sekaligus membuat donat.
Irfan Hakim mendengar hal tersebut pun menilai Pinkan Mambo justru mengeluh ketika donatnya laku keras.
Begitu pula dengan Raffi Ahmad yang menegur Pinkan Mambo agar lebih bersyukur ketika donatnya banyak yang beli, meskipun cukup lelah.
"Ini kok laku tapi ngedumel," ujar Irfan Hakim.
"Iya, kalau laku kan harusnya bersyukur Alhamdulillah," sahut Raffi Ahmad.
Berita Terkait
-
Raffi Ahmad Kolaborasi dengan Haji Isam, Kode Proyek Gede? Warganet Heboh
-
Abaikan Pesanan Donat, Ingat Lagi Maia Estianty Sebut Pinkan Mambo Tak Profesional
-
Tasyi Athasyia Batal Review Donat Pinkan Mambo, Sudah Bayar Tapi Tak Kunjung Dikirim
-
Klarifikasi Pinkan Mambo Soal Pasang Tarif Rp 10 Juta Buat Konten Kreator yang Mau Review Donatnya
-
Balasan Telak Pinkan Mambo Setelah Donatnya Dihujat Malah Daftar Tunggunya Sebulan
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
DPM Dorong Kemandirian Ekonomi Masyarakat Melalui Pelatihan Pertukangan Kayu-Pelatihan UMKM
-
10 HP Murah Rp1 Jutaan Spek Bagus, Ideal Buat Daily Driver Maupun Hadiah Lomba 17 Agustus
-
7 Penyebab Motor Matic Kurang Tenaga di Tanjakan, Ketahui sebelum Terlanjur Mogok
-
Cara Pesan Tiket Shinkansen untuk Liburan di Jepang, Kini Bisa Lebih Praktis dari Indonesia
-
Diresmikan Jokowi, Kini PT GNI Terancam Bangkrut dan PHK Ribuan Karyawan! Bahlil: Jangan Tanya Saya!
-
3 Zodiak yang Diprediksi Memasuki Era Baru Mulai 5 Agustus 2026, Hidup Jadi Lebih Baik
-
Spesifikasi dan Harga Honda Super-ONE, Mobil yang Bikin Purbaya Nyeletuk: Mahal Juga!
-
5.925 PNS Daerah Dipecat Mulai Agustus 2026, Ketahuan Curang saat Ujian ASN Thailand
-
DPRD DKI Soroti Kesiapan LPDP Jakarta, Usul Anggaran Diprioritaskan untuk Sekolah Gratis
-
Ekonomi RI di Kuartal II Diselamatkan Oleh Masyarakat yang Sering Makan di Restoran