Suara.com - Komika Tretan Muslim dan Wanda Wancoy melontarkan kritik pedas terhadap fenomena podcast besar yang kerap mengangkat isu-isu viral, termasuk kasus antara Erika Carlina dan DJ Panda.
Keduanya menyinggung bahwa masalah pribadi yang sensitif kini berisiko dieksploitasi dan hanya menjadi konten untuk meraup keuntungan komersial atau "AdSense".
Sentilan tajam ini diungkapkan Tretan Muslim saat membuka program "Aduan Masyarakat", Selasa, 29 Juli 2025.
Ia secara blak-blakan menyatakan tidak akan membahas detail kasus Erika karena sudah menjadi konsumsi komersial di platform lain, salah satunya podcast Deddy Corbuzier.
"Kita nggak bahas kasus Erika-nya. Soalnya kan udah jadi AdSense di Deddy Corbuzier kan," celetuk Tretan Muslim yang dilanjut tawa.
Pernyataan ini seolah menjadi pemantik diskusi yang lebih dalam mengenai etika media digital saat ini. Wanda Wancoy, yang menjadi bintang tamu, sependapat dan memberikan pandangannya mengenai tanggung jawab yang seharusnya diemban oleh pemilik media besar.
Menurut Wancoy, platform dengan jutaan pengikut memiliki kekuatan besar untuk membentuk opini, namun kekuatan itu seharusnya tidak digunakan untuk kepentingan sepihak.
"Kalau bisa, memang kalau Anda mempunyai media yang udah gede banget kan, pakailah media itu buat hiburan aja," saran Wanda Wancoy.
Pria yang juga dikenal dengan sebutan "Mr. Number" ini turut memperingatkan agar media besar tidak mengeksploitasi sebuah isu, apalagi kalau benar hanya untuk keuntungan kelompok tertentu.
Baca Juga: Lagi Makan, Anies Baswedan Ditodong Tretan Muslim: Lebih Enak Program MBG Prabowo?
"Jadi, jangan buat kepentingan satu kaum," tegasnya.
Wancoy turut menambahkan bahwa jika niat awal mengangkat sebuah kasus sensitif adalah untuk tujuan komersial semata, maka hal tersebut sebaiknya tidak dilakukan.
"Kalau emang niatnya kayak begitu, jangan," ujarnya.
Diskusi ini menyoroti perdebatan yang semakin relevan di era digital. Di satu sisi, podcast bisa menjadi panggung bagi mereka yang suaranya tidak terdengar untuk mencari keadilan.
Namun di sisi lain, ada risiko besar di mana penderitaan seseorang justru diubah menjadi tontonan yang mendatangkan pundi-pundi Rupiah.
Kritik ini juga menjadi pengingat bagi publik untuk lebih bijak dalam mengonsumsi konten. Apakah sebuah isu diangkat untuk tujuan mulia dan edukasi, atau hanya sekadar mengikuti tren demi menaikkan jumlah penonton dan pendapatan iklan.
Berita Terkait
-
Maia Estianty Pernah Larang El Rumi Pacari Erika Carlina karena Gaya Hidup Seks Bebas?
-
Wanda Wancoy Komentari Kasus Erika Carlina dan DJ Panda: Ini Sih ke Politik Larinya
-
CEK FAKTA: Beredar Undangan Erika Carlina dan DJ Bravy Menikah pada 28 Juli 2025
-
Cek Fakta: Lintang Adik Nikita Mirzani Tantang DJ Panda Adu Jotos, Benarkah?
-
Padahal Sudah Baikan, Kenapa Anies Baswedan Tidak Follow Instagram Ahok?
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- Apa Varian Tertinggi Isuzu Panther? Begini Spesifikasinya
Pilihan
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
-
Amukan Si Jago Merah Hanguskan 10 Rumah dan 2 Lapak di Bintaro
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
Terkini
-
Terseret Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis SAM, Syekh Ahmad Al-Misry Beri Respons Menohok
-
Siskaeee Geram Pelaku Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Belum Ditangkap: Giliran Bokepku Bisa!
-
Apakah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Menikah? Ini Profil Lengkapnya
-
Bikin Bangga! Indonesia Berhasil Produksi Film Sci-Fi 'Pelangi di Mars' dengan Standar Internasional
-
Pengacara Beberkan Bukti, Laporan Shella Saukia Terhadap Doktif Naik ke Tahap Penyidikan
-
Review Film Pelangi di Mars: Visual Berkelas Karya Anak Bangsa, Meski Menyimpan Satu Teka-teki
-
Rambutnya Dibikin Rusak Hair Stylist, Nirina Zubir Berharap Tak Ada Korban Lagi
-
Baru Dibongkar, Ada Lantunan Al Fatihah di Lagu Demi Waktu Milik Ungu
-
'Jebakan' Fanny Ghassani Bikin LDR dengan Suami Selama 7 Tahun
-
Polemik Mobil Tamu Pemkot Samarinda: Biaya Sewa Rp7,3 Miliar Jadi Sasaran Amuk Warganet