Suara.com - Perseteruan antara musisi Sammy Simorangkir dan mantan rekan satu bandnya, Badai, terkait royalti lagu-lagu Kerispatih tampaknya memasuki babak baru.
Baru-baru ini, Sammy Simorangkir mengunggah sebuah pernyataan singkat namun sarat makna melalui Instagram Story miliknya, yang diduga kuat merupakan respons atas pernyataan Badai sebelumnya.
Unggahan tersebut sontak menyita perhatian publik, terutama karena muncul tidak lama setelah Badai mengungkapkan kekecewaan karena namanya ikut terseret dalam sidang sengketa hak cipta di Mahkamah Konstitusi (MK) yang melibatkan Sammy.
Melalui akun Instagram pribadinya, @sammysimorangkir, penyanyi berusia 42 tahun itu mengunggah sebuah foto kebersamaannya dengan beberapa musisi kenamaan Tanah Air, seperti Bunga Citra Lestari (BCL), Kevin Aprilio, dan Piyu 'Padi'. Namun, yang menjadi sorotan utama adalah tulisan yang tersemat dalam unggahan tersebut.
Dalam tulisannya, Sammy seolah menekankan pentingnya dialog dalam menyelesaikan perbedaan. Ia tidak menyebut nama secara spesifik, namun publik langsung mengaitkannya dengan konflik yang sedang memanas dengan Badai.
"Berbeda pendapat boleh-boleh aja. Tapi orang dewasa tuh ngobrol, dan tetep bisa berteman," tulis Sammy Simorangkir dalam unggahannya.
Kutipan tersebut dinilai sebagai sindiran halus sekaligus ajakan terbuka dari Sammy kepada Badai. Frasa "orang dewasa tuh ngobrol" seakan menjadi penekanan bahwa perselisihan seharusnya diselesaikan melalui diskusi yang matang, bukan dengan saling melempar pernyataan di media.
Konteks unggahan ini menjadi krusial jika menilik pada peristiwa sebelumnya. Diketahui, Badai, selaku pencipta sebagian besar lagu hits Kerispatih, merasa kecewa karena namanya disebut dalam persidangan di Mahkamah Konstitusi (MK) mengenai Undang-Undang Hak Cipta, di mana Sammy Simorangkir menjadi salah satu pihak yang hadir.
Pernyataan Sammy yang menyebut "tetep bisa berteman" juga menjadi bagian yang menarik untuk dianalisis.
Baca Juga: Badai Ungkap Alasan Pilu Tolak Reuni Kerispatih: Bukan soal Uang!
Ini bisa diartikan sebagai sebuah sinyal bahwa meskipun mereka memiliki sengketa profesional terkait hak ekonomi atas lagu, Sammy masih membuka pintu untuk menjaga hubungan pertemanan personal yang pernah terjalin.
Kehadiran musisi lain seperti BCL, Kevin Aprilio, dan Piyu dalam foto tersebut juga seolah menjadi penegas bahwa Sammy tetap menjaga hubungan baik dengan rekan-rekan seprofesinya di tengah pusaran konflik yang sedang dihadapinya.
Mereka tampak akrab dalam sebuah acara yang terlihat seperti seminar atau pertemuan para pelaku industri musik.
Kisruh antara Sammy dan Badai ini merupakan cerminan dari perdebatan yang lebih besar di industri musik Indonesia mengenai hak pencipta lagu (composer) dan hak pelaku pertunjukan (performer).
Persoalan ini telah lama menjadi diskursus hangat dan kini mencapai puncaknya dengan adanya uji materiil di Mahkamah Konstitusi.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan langsung dari pihak Badai mengenai unggahan Sammy Simorangkir tersebut.
Berita Terkait
-
Perkuat Lini Serang, Kendal Tornado FC Rekrut Winger Jepang Yushi Yamaya
-
Perkuat Sektor Wing Back, Kendal Tornado FC Datangkan Eks Pemain Timnas U-19
-
Gabung Kendal Tornado FC, Diego Dalloca: Saya Ingin Menciptakan Sejarah!
-
Badai Petir Terjang New York Jelang Final Piala Dunia 2026
-
Polemik Revisi UU Hak Cipta, Google Respon Wacana Pemerintah
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Bukan Pagar Malnya yang Salah, Diamnya Manajemen Dinilai Bikin Geram
-
Bobby Nasution: Sumut Siap Jadi Pusat Fashion Indonesia Lewat Wastra
-
Lapas Jadi Markas Penipuan Online, Polda Jatim Bongkar Sindikat Emas Palsu
-
Pembangunan RS Regional di Gowa Dekatkan Layanan Kesehatan di Wilayah Pegunungan
-
Jinakkan El Nino Pakai Garam Laut: Ide Brilian atau Malapetaka Baru?
-
Bahlil Buka Suara Soal Ekspor Mineral Tertahan, Kandungan Logam Tanah Jarang Jadi Sorotan
-
Erick Thohir Ketok Palu: Pemilihan Ketum PSSI Resmi Mundur ke Juli 2027, Ini Alasannya
-
Basarnas: Cuaca Buruk Jadi Tantangan Evakuasi Korban KMP Mutiara Sentosa II
-
Hujan Deras Tak Surutkan Militansi Suporter Garuda, Pakansari Membara Jelang Indonesia vs Vietnam
-
Bahlil Rem Ekspor Batu Bara, Ekonomi Daerah Terancam Tak Lagi Membara