Suara.com - Di tengah lautan pelayat dan sorotan kamera yang memenuhi rumah duka Mpok Alpa, terselip sebuah momen yang begitu tulus dan menyayat hati.
Momen tersebut tidak datang dari gemerlap dunia hiburan, melainkan dari lingkaran terdekat yang turut membentuk kehidupan anak-anak almarhumah Mpok Alpa.
Adalah putra kedua Mpok Alpa, Fatih yang tampak begitu tegar menahan duka, mendapatkan pelukan hangat dan bisikan semangat dari para pahlawan tanpa tanda jasanya, guru-guru sekolahnya.
Pemandangan ini terekam di tengah keramaian di depan kediaman Mpok Alpa di Ciganjur, Jakarta Selatan.
Fatih, yang mengenakan kaus biru, berdiri di antara para pelayat dengan tatapan yang mencoba kuat, meski kesedihan jelas tergambar di wajahnya yang masih begitu belia.
Satu per satu, serombongan wanita yang ternyata adalah para gurunya di sekolah, datang menghampiri untuk memberikan penghiburan.
Mereka tidak datang dengan tangan kosong, melainkan dengan pelukan keibuan dan sentuhan lembut yang sarat akan kasih sayang.
Terlihat para guru bergantian memeluk Patih, mencium tangannya, dan mengusap air mata yang coba ia tahan.
Salah seorang guru bahkan dengan sabar membujuknya untuk tersenyum, sebuah permintaan berat di tengah duka, namun menunjukkan betapa mereka ingin melihat anak didiknya itu kembali ceria.
Baca Juga: Dulu Dihujat karena Biaya Persalinan Dibantu Raffi Ahmad, Rupanya Mpok Alpa Punya Cerita Memilukan
"Ini guru-gurunya Patih," terdengar suara seorang pria menjelaskan, mengonfirmasi identitas rombongan yang memberikan kehangatan luar biasa bagi sang anak.
Dikelilingi oleh para pendidiknya, Fatih yang tadinya berusaha tegar akhirnya tak kuasa menahan tangisnya.
Ia menyeka matanya berkali-kali, sebuah pemandangan yang membuat siapa pun yang melihatnya ikut merasakan kepedihan yang ia tanggung.
Tidak hanya para guru perempuan, seorang pria berpeci yang juga merupakan salah satu pendidiknya, berjongkok untuk mensejajarkan pandangannya dengan Patih.
Dengan suara yang lembut namun penuh penekanan, ia memberikan pesan yang begitu penting untuk masa depan sang anak.
"Semangat ya. Entar sekolahnya tetap semangat, oke?" bisiknya sambil mengelus kepala Fatih.
Berita Terkait
-
Dulu Dihujat karena Biaya Persalinan Dibantu Raffi Ahmad, Rupanya Mpok Alpa Punya Cerita Memilukan
-
Ikut Turun ke Liang Lahad, Billy Syahputra Menyesal Tak Paham Kode Mpok Alpa
-
Sebelum Mpok Alpa Wafat, Momen Raffi Ahmad Rasakan Hal Yang Aneh: Tidak Seperti Biasanya
-
Momen Mpok Alpa Tetap Berikan ASI Eksklusif untuk Anak Meski Idap Kanker
-
Selain Mpok Alpa, 5 Artis Ini Juga Meninggal Dunia karena Kanker Payudara
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Bangkit dari Persahabatan SMA, This is EQUAL Resmi Debut Lewat EP Kirei
-
Bebizie Pamer Jabatan Baru, Tapi Visi-Misinya Cuma Sebatas Makeup dan Hairdo!
-
Venom: Ketika Tom Hardy Berbagi Tubuh dengan Parasit Luar Angkasa, Malam Ini di Trans TV
-
Kisah Anas Fikry dan Risky Adelia Membangun Konten Berbasis Kejujuran dan Aksi Sosial
-
Sineas Muda Soroti Akses Layar Bioskop, Menekraf Janji Perkuat Ekosistem Film Nasional
-
GJF International 2026: Menikmati Musik Jazz Berasa di Eropa
-
Pulang Kampung Setelah Sukses Go Internasional, Icha Yang Disambut Meriah di Jember
-
Pendidikan Mufli Budi Ananda, Asisten Raffi Ahmad Kini Jadi Komisaris
-
Dari Tulus hingga Hindia, Sunset di Kebun Tawarkan Pengalaman Festival Musik di Tengah Ruang Hijau
-
Andai Waktu Bisa Diulang Kembali: Dilema Davina Karamoy Antara Cinta dan Kehormatan