- Venna Melinda menyampaikan aspirasi salah satu wujud negara demokrasi
- Kata Venna Melinda, berdemo boleh asalkan jangan berujung tindakan kekerasan atau merusak fasilitas umum
- Venna Melinda minta agar anggota DPR jangan memperkaya diri
Suara.com - Mantan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Venna Melinda, angkat bicara menyoroti kemarahan masyarakat buntut aksi joget para anggota parlemen belum lama ini.
Perempuan kelahiran Surabaya, 29 Juli 1972 menyebut dinamika dalam dunia politik merupakan suatu keniscayaan yang harus dihadapi.
Pengalaman sebagai wakil rakyat dari daerah pemilihan Jawa Timur VI menjadi dasar Venna dalam berpendapat atas situasi yang terjadi.
"Tentunya, pasti politik ada dinamika. Pasti ada pro dan kontra," ujarnya di kawasan Tendean, Jakarta, Jumat, 12 September 2025.
Ia pun menekankan pentingnya menjaga situasi agar tetap kondusif dan tidak berujung pada tindakan kekerasan atau merusak fasilitas umum.
Venna, yang kini berusia 53 tahun, berharap semua pihak dapat menahan diri demi kebaikan bangsa Indonesia ke depan.
"Iya, pokoknya intinya kita berdemokrasi tetap tidak boleh anarki ya. Kita harus bener-bener, kalau kita mau ingin lebih baik lagi Indonesia," imbaunya.
Politikus yang pernah duduk di Senayan selama dua periode, yakni 2009-2014 dan 2014-2018, ini tak lupa mengingatkan agar setiap proses demokrasi harus berjalan dengan terukur.
"Yang paling penting, yang seperti saya bilang tadi, kalau kita semuanya terukur, InsyaAllah, Allah yang jaga," kata Venna.
Baca Juga: Mundur dari DPR RI, Mengintip Isi Garasi Rahayu Saraswati
Namun di sisi lain, peringatan keras juga ia berikan kepada mereka yang kini duduk di Senayan, untuk tetap amanah menjaga kepercayaan rakyat yang meloloskan mereka ke sana.
Hal itu penting untuk diterapkan, agar kemarahan rakyat yang sempat memicu aksi demonstrasi besar-besaran seperti sebelumnya tidak terulang lagi.
"Nggak boleh greedy, nggak boleh punya sifat ingin memperkaya diri. Itu semua dibayar oleh negara, artinya uang rakyat," kata Venna.
Berita Terkait
-
DPR Pertanyakan, Pemerintah Menjawab, Dari Mana Datang Isu Kipas Angin Rp1,8 T untuk Kopdes?
-
Soal Usulan Hak Angket Ketegangan Polri-Kejagung, Pimpinan DPR: Itu Hak Konstitusional Anggota
-
Kabar Duka, Anggota DPR RI Rachmat Gobel Meninggal Dunia
-
Bupati Purwakarta Minta Maaf Soal Lagu 'Lalaki Langit', Bantah Rendahkan Wanita
-
Ray Rangkuti Sentil Mentalitas '5D' DPR: Datang, Duduk, Duit, dan Jadi Jubir Pemerintah
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
DPR dan Pemerintah Jangan Akali Konstitusi: Pisahkan Anggaran MBG dari Dana Pendidikan Mulai 2027!
-
PLTA Batang Toru Kembali Digenjot, Proyek yang Sempat Dihentikan Gegara Dugaan Picu Banjir Bandang
-
Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati: Tentang Bertahan Hidup Lewat Hal-Hal Kecil
-
Apa Tujuan Donald Trump di Perang AS-Iran Hingga Belum Mau Berhenti Menyerang?
-
Spesifikasi JETOUR T2 i-DM PHEV dengan Jarak Tempuh Tembus 1200 Km
-
Ekonomi Amerika Anjlok, Rupiah Bangkit ke Rp18.055 per Dolar AS,
-
Eks La Liga Sebut Timnas Indonesia Layak Jadi Juara Piala AFF 2026
-
Bawa Garnacho dan Abraham, Aston Villa Siap Uji Mental Indonesia All Stars
-
Bersama Danantara, BTN Jadi Penyalur Terbesar dalam Akad Massal 62.000 Rumah Subsidi
-
Destry Singgung Independensi BI Usai Perry Warjiyo Mundur